[HOAX] Informasi Tentang Jembatan Peudada di Aceh Ambruk
Sumber: www.facebook.comTanggal publish: 17/11/2017
Berita
“Aceh kembli berdka shbatqu smuanya.,,,tdi jam 3 jmbatan banda aceh peudada patah dan ambruk.,,,mobil sdag jlan jtuh ke sugai.,,,dan 13 orag nlayan trcepit dibwah jmbtan,.,”.
Hasil Cek Fakta
Masyarakat di Kabupaten Bireuen bahkan di sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh, dihebohkan berita hoax yang mengabarkan bahwa Jembatan Peudada patah dan ambruk.
Info hoax itu menyebutkan Jembatan Peudada ambruk dan puluhan mobil jatuh ke sungai. Informasi yang tersebar melalui media sosial itu telah menimbulkan kekhawatiran banyak pihak.
Padahal, fakta sebenarnya, Jembatan Peudada masih normal.
“Nggak ada itu. Semua hoak besar dan sudah mengganggu warga dan pengguna jalan saja,” kata Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kasat Polair Polres Bireuen, Iptu Ameer Hamzah kepada Serambinews.com, Senin (13/11/2017).
Sementara Camat Peudada, Cut Hasan kepada Serambinews.com mengatakan, tidak ada kerusakan Jembatan Peudada dan semua aktivitas lalu lintas berjalan lancar.
Untuk diketahui, satu postingan yang tersebar melalui media sosial menulis “Aceh kembali berduka sahabatku, tadi jam 3 jembatan Banda Aceh-Peudada patah dan ambruk 24 mobil jatuh sedang jalan jatuh ke sungai dan 13 orang nelayan terjepit dibawah jembatan bersama”
Berdasarkan penelusuran Serambinews.com, info hoax itu dipublis di akun Yahya Ramadhani Chrystal. Menyikapi hal itu, Camat Peudada, Cut Hasan langsung ke lokasi dan memotret jembatan tersebut dalam keadaan masih utuh.
“Nyan berita hoak, nyo foto Jembatan Peudada jino (Itu berita hoax, ini foto jembatan Peudada sekarang),” demikian Camat Peudada Cut Husen
Info hoax itu menyebutkan Jembatan Peudada ambruk dan puluhan mobil jatuh ke sungai. Informasi yang tersebar melalui media sosial itu telah menimbulkan kekhawatiran banyak pihak.
Padahal, fakta sebenarnya, Jembatan Peudada masih normal.
“Nggak ada itu. Semua hoak besar dan sudah mengganggu warga dan pengguna jalan saja,” kata Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kasat Polair Polres Bireuen, Iptu Ameer Hamzah kepada Serambinews.com, Senin (13/11/2017).
Sementara Camat Peudada, Cut Hasan kepada Serambinews.com mengatakan, tidak ada kerusakan Jembatan Peudada dan semua aktivitas lalu lintas berjalan lancar.
Untuk diketahui, satu postingan yang tersebar melalui media sosial menulis “Aceh kembali berduka sahabatku, tadi jam 3 jembatan Banda Aceh-Peudada patah dan ambruk 24 mobil jatuh sedang jalan jatuh ke sungai dan 13 orang nelayan terjepit dibawah jembatan bersama”
Berdasarkan penelusuran Serambinews.com, info hoax itu dipublis di akun Yahya Ramadhani Chrystal. Menyikapi hal itu, Camat Peudada, Cut Hasan langsung ke lokasi dan memotret jembatan tersebut dalam keadaan masih utuh.
“Nyan berita hoak, nyo foto Jembatan Peudada jino (Itu berita hoax, ini foto jembatan Peudada sekarang),” demikian Camat Peudada Cut Husen
Rujukan
[KLARIFIKASI] Video Mayat Timbul Dari Tanah Kuburan
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 17/11/2017
Berita
“Wah… seumur-umur baru ini liat kejadian aneh
Apakah ini pertanda alam sudah bosan ?? Seperti lagu itu.…”.
Apakah ini pertanda alam sudah bosan ?? Seperti lagu itu.…”.
Hasil Cek Fakta
Sebuah video berbau mistis terjadi di pemakaman Kelurahan Sei Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat. Video itu mempertontonkan mayat yang timbul dari tanah kuburan.Dari video yang beredar di media sosial, terlihat warga mengerumuni lokasi. Viralnya video tersebut membuat geger masyarakat Indonesia.
Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalbar AKP Cucu Safiyudin memberikan penjelasan terkait peritiwa heboh itu.
Dikutip dari detik.com, Cucu mengatakan mengatakan mayat tersebut adalah jenazah warga setempat. “Berdasarkan keterangan Winto dan Abid sepupu dari alm Asnah menyatakan bahwa mayat timbul tersebut adalah benar ibu kandung Saudara Winto yang sudah meninggal dan dimakamkan sejak 30 hari yang lalu,” ujar Cucu dalam pesan kepada detikcom, Rabu (15/11/2017).
Cucu mengatakan jenazah tersebut telah dikuburkan 30 hari yang lalu. Diduga adanya air pasang dan struktur tanah yang lembek menjadikan mayat tersebut timbul dari dalam tanah.
“Kemungkinan akibat air pasang di pemakaman umum Gang Kenari, Pontianak Barat. Struktur tanah di pemakaman sangat lembek disebabkan posisi tanah yang rendah sehingga jika hujan dan air pasang tanah tersebut menjadi lembut,” jelas Cucu.
Keluarga almarhum serta warga setempat akhirnya menguburkan kembali mayat tersebut. Mayat dikuburkan menggunakan peti jenazah.
“Atas kejadian tersebut, Polsek Pontianak Barat menghubungi ketua RT dan sekretaris RT serta keluarga almarhum. Telah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga agar menguburkan kembali jenazahnya dengan menggunakan peti terbuat dari kayu,” kata Cucu.
Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalbar AKP Cucu Safiyudin memberikan penjelasan terkait peritiwa heboh itu.
Dikutip dari detik.com, Cucu mengatakan mengatakan mayat tersebut adalah jenazah warga setempat. “Berdasarkan keterangan Winto dan Abid sepupu dari alm Asnah menyatakan bahwa mayat timbul tersebut adalah benar ibu kandung Saudara Winto yang sudah meninggal dan dimakamkan sejak 30 hari yang lalu,” ujar Cucu dalam pesan kepada detikcom, Rabu (15/11/2017).
Cucu mengatakan jenazah tersebut telah dikuburkan 30 hari yang lalu. Diduga adanya air pasang dan struktur tanah yang lembek menjadikan mayat tersebut timbul dari dalam tanah.
“Kemungkinan akibat air pasang di pemakaman umum Gang Kenari, Pontianak Barat. Struktur tanah di pemakaman sangat lembek disebabkan posisi tanah yang rendah sehingga jika hujan dan air pasang tanah tersebut menjadi lembut,” jelas Cucu.
Keluarga almarhum serta warga setempat akhirnya menguburkan kembali mayat tersebut. Mayat dikuburkan menggunakan peti jenazah.
“Atas kejadian tersebut, Polsek Pontianak Barat menghubungi ketua RT dan sekretaris RT serta keluarga almarhum. Telah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga agar menguburkan kembali jenazahnya dengan menggunakan peti terbuat dari kayu,” kata Cucu.
Rujukan
[Hoax]”Perbedaan Es Batu dari Air Matang atau Mentah”
Sumber: Media OnlineTanggal publish: 17/11/2017
Berita
“Kamu mungkin pecinta minuman dingin yang selalu menambahkan es batu dalam minuman kamu. Es batu juga enak digigit, suaranya yang renyah bikin good mood. Namun, kamu sebagai konsumen harus tahu juga apakah es batu yang ada di minuman kamu itu dibuat dari air matang atau mentah. Jangan asal meminumnya saja, ya. Kamu sudah harus selektif dan hati-hati.
Walau terlihat sepele, es batu akan mencair dan menyatu dengan minumanmu. Jika kamu tidak selektif dan cenderung cuek, kamu juga yang akan rugi karena itu berbahaya buat kesehatan. Kenali perbedaan es batu yang dibuat dari air matang atau mentah serta dampaknya di sini.
Es batu yang dibuat dari air matang warnanya bening seperti kristal.
Perhatikan es batu dalam minuman, apakah tampilannya bening seperti kristal? Jika iya, maka es batu tersebut dibuat dengan air matang. Ternyata, air mengikat udara dalam molekul-molekulnya sehingga saat proses pembekuan, molekul udara yang terperangkap di dalam es tidak terlalu banyak dan membuat warnanya menjadi bening.
Es batu yang dibuat dengan air mentah warnanya putih seperti susu.
Hal itu karena tidak adanya proses perebusan. Jika es batu yang dibuat dengan air matang berhasil melepaskan molekul udara yang diikat oleh air, maka jika tidak melalui proses perebusan alias pakai air mentah, molekul udara yang dilepaskan oleh air terperangkap dan akhirnya membentuk gelembung serta keruh.
Es batu yang dibuat dengan air mentah mengandung bakteri escherichia coli yang berbahaya bagi pencernaan.
Yaitu muntaber yang bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah karena dehidrasi yang ditimbulkan dari bakteri ini. Dehidrasi yang tidak mendapatkan cairan pengganti dengan cepat dapat mengakibatkan kerusakan ginjal, serta organ tubuh lainnya yang berfungsi menghilangkan racun. Kamu tentu tidak mau mengalami penyakit ini kan? Untuk itu, alangkah baiknya untuk memilih es batu seperti apa yang kamu konsumsi.
Pabrik es batu menggunakan air mentah karena memang bukan untuk dikonsumsi, tapi untuk mengawetkan makanan seperti ikan dan makanan laut lainnya.
Pabrik es yang memproduksi es balok tentu tidak menggunakan air matang karena jumlahnya sangat banyak. Namun, es balok dari pabrik ini bukan untuk dikonsumsi, melainkan digunakan untuk mengawetkan makanan, bukan pendingin minuman. Jadi jika kamu merasa haus dan ingin membeli minum di pinggir jalan, kamu harus melihat apakah es batu yang digunakan menggunakan es batu atau tidak karena kalau iya, maka lebih baik jangan membelinya.
Jika kamu sudah mengetahui informasi ini, maka sebaiknya kamu waspada saat hendak membeli minuman dengan es batu. Jika bukan kamu sendiri yang peduli akan kesehatanmu, siapa lagi?”.
Walau terlihat sepele, es batu akan mencair dan menyatu dengan minumanmu. Jika kamu tidak selektif dan cenderung cuek, kamu juga yang akan rugi karena itu berbahaya buat kesehatan. Kenali perbedaan es batu yang dibuat dari air matang atau mentah serta dampaknya di sini.
Es batu yang dibuat dari air matang warnanya bening seperti kristal.
Perhatikan es batu dalam minuman, apakah tampilannya bening seperti kristal? Jika iya, maka es batu tersebut dibuat dengan air matang. Ternyata, air mengikat udara dalam molekul-molekulnya sehingga saat proses pembekuan, molekul udara yang terperangkap di dalam es tidak terlalu banyak dan membuat warnanya menjadi bening.
Es batu yang dibuat dengan air mentah warnanya putih seperti susu.
Hal itu karena tidak adanya proses perebusan. Jika es batu yang dibuat dengan air matang berhasil melepaskan molekul udara yang diikat oleh air, maka jika tidak melalui proses perebusan alias pakai air mentah, molekul udara yang dilepaskan oleh air terperangkap dan akhirnya membentuk gelembung serta keruh.
Es batu yang dibuat dengan air mentah mengandung bakteri escherichia coli yang berbahaya bagi pencernaan.
Yaitu muntaber yang bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah karena dehidrasi yang ditimbulkan dari bakteri ini. Dehidrasi yang tidak mendapatkan cairan pengganti dengan cepat dapat mengakibatkan kerusakan ginjal, serta organ tubuh lainnya yang berfungsi menghilangkan racun. Kamu tentu tidak mau mengalami penyakit ini kan? Untuk itu, alangkah baiknya untuk memilih es batu seperti apa yang kamu konsumsi.
Pabrik es batu menggunakan air mentah karena memang bukan untuk dikonsumsi, tapi untuk mengawetkan makanan seperti ikan dan makanan laut lainnya.
Pabrik es yang memproduksi es balok tentu tidak menggunakan air matang karena jumlahnya sangat banyak. Namun, es balok dari pabrik ini bukan untuk dikonsumsi, melainkan digunakan untuk mengawetkan makanan, bukan pendingin minuman. Jadi jika kamu merasa haus dan ingin membeli minum di pinggir jalan, kamu harus melihat apakah es batu yang digunakan menggunakan es batu atau tidak karena kalau iya, maka lebih baik jangan membelinya.
Jika kamu sudah mengetahui informasi ini, maka sebaiknya kamu waspada saat hendak membeli minuman dengan es batu. Jika bukan kamu sendiri yang peduli akan kesehatanmu, siapa lagi?”.
Hasil Cek Fakta
“Awas Hoax! Matang Tidaknya Es Batu Tak Kelihatan dengan Mata Telanjang
Informasi ini sempat pula muncul di akun twitter milik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kepala BPOM Roy Sparringa yang tidak tahu menahu soal ‘cuitan’ tersebut buru-buru meluruskan sebelum informasi menyesatkan tersebut telanjur menyebar.
“Tidak bisa seperti itu, aman tidaknya es batu harus diuji di laboratorium,” kata Roy saat dihubungi detikHealth, Jumat (27/3/2015).
Baca juga: BPOM: Dampak Es Batu Berbakteri Sangat Beragam, Typus Salah Satunya
Roy juga mengingatkan, aman tidaknya produk es batu tidak bisa dilihat dari bentuknya. Beberapa orang meyakini es batu berbentuk ice cube lebih aman dibandingkan es batu berbentuk balok, namun anggapan ini dibantah oleh Roy. Ice cube sekalipun, belum tentu aman.
Saran Roy untuk konsumen, saat berada di restoran sebaiknya tidak sungkan untuk cerewet menanyakan asal-usul es batu. Jika es batu diproduksi sendiri oleh restoran tersebut, keamanannya lebih mudah ditelusuri. Jika tidak yakin, lebih baik pesan minuman dingin yang tidak menggunakan es batu.
“Saya mengalami sendiri, dianggap ‘orang gila’ karena cerewet tanya-tanya soal es batu. Memang harus begitu,” tutur Roy.”.
Informasi ini sempat pula muncul di akun twitter milik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kepala BPOM Roy Sparringa yang tidak tahu menahu soal ‘cuitan’ tersebut buru-buru meluruskan sebelum informasi menyesatkan tersebut telanjur menyebar.
“Tidak bisa seperti itu, aman tidaknya es batu harus diuji di laboratorium,” kata Roy saat dihubungi detikHealth, Jumat (27/3/2015).
Baca juga: BPOM: Dampak Es Batu Berbakteri Sangat Beragam, Typus Salah Satunya
Roy juga mengingatkan, aman tidaknya produk es batu tidak bisa dilihat dari bentuknya. Beberapa orang meyakini es batu berbentuk ice cube lebih aman dibandingkan es batu berbentuk balok, namun anggapan ini dibantah oleh Roy. Ice cube sekalipun, belum tentu aman.
Saran Roy untuk konsumen, saat berada di restoran sebaiknya tidak sungkan untuk cerewet menanyakan asal-usul es batu. Jika es batu diproduksi sendiri oleh restoran tersebut, keamanannya lebih mudah ditelusuri. Jika tidak yakin, lebih baik pesan minuman dingin yang tidak menggunakan es batu.
“Saya mengalami sendiri, dianggap ‘orang gila’ karena cerewet tanya-tanya soal es batu. Memang harus begitu,” tutur Roy.”.
Rujukan
[HOAX] “Video Peresmian Masjid terbesar di RUSIA”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 16/11/2017
Berita
“Subhanallaah….
Video Peresmian Masjid terbesar di RUSIA
Dekorasi & Arsitekturnya membayangkan Surga… yang penuh dengan buah2an dan air yang mengalir di bawahnya.
AYat Al Qur’an yang dibaca adalah dari Q.S Ar Rahman.
Selamat menonton.”
Video Peresmian Masjid terbesar di RUSIA
Dekorasi & Arsitekturnya membayangkan Surga… yang penuh dengan buah2an dan air yang mengalir di bawahnya.
AYat Al Qur’an yang dibaca adalah dari Q.S Ar Rahman.
Selamat menonton.”
Hasil Cek Fakta
informasi dari situs “FARS News Agency” menyatakan bahwa sebelumnya video ini dipergunakan untuk menyebarkan hoax dengan narasi “Perayaan pemerintah Iran dalam acara pertemuan ketiga para pimpinan pada acara Pertemuan Eksportir Gas yang turut hadir juga Presiden Rusia Vladimir Putin”.
video dari situs “FARS News Agency” yang menyatakan video tersebut ditayangkan oleh situs dimana acara tersebut berlangsung (Tajikistan) pada acara “Shanghai Cooperation Organization” di Dushanbe, ibu kota Tajikistan.
video dari situs “FARS News Agency” yang menyatakan video tersebut ditayangkan oleh situs dimana acara tersebut berlangsung (Tajikistan) pada acara “Shanghai Cooperation Organization” di Dushanbe, ibu kota Tajikistan.
Rujukan
Halaman: 8175/8365






