• [SALAH] “KAHMI Menyelenggarakan Deklarasi Dukungan untuk Anies Baswedan sebagai Capres 2019 ”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Beredar di media sosial Facebook dan Twitter, meme yang berupa undangan dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) terkait kegiatan deklarasi dukungan kepada Anies Baswedan sebagai Capres 2019. Undangan yang mengatasnamakan Presidium dan Sekretaris Jenderal KAHMI, Situ Zuhro dan Manimbang Kahairady.

    Hasil Cek Fakta

    Anggota Presidium KAHMI JAYA, Naufan Firman Yusrak membantah meme yang berisi informasi bahwa KAHMI akan mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai Capres 2019. “Terkait beredarnya meme yang bertuliskan Deklarasi KAHMI di Balai Kota untuk Mas Anies sebagai calon presiden, saya pastikan itu adalah kabar bohong alias HOAX,” tulis Naufal di akun Twitternya seperti dikutip kumparan, Rabu (11/7).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] PEMBULUH DARAH DI MATA PECAH AKIBAT SERING BERMAIN HP

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Dunia maya dihebohkan dengan pesan berantai yang tersebar di media sosial (medsos). Pesan tersebut berisi informasi seorang remaja berusia 15 tahun yang mengalami pecah pembuluh darah di mata akibat sering menggunakan handphone atau gadget. Dalam pesan berantai yang beredar di grup WhatsApp foto remaja tersebut ikut ditampilkan. Di mana pada kedua matanya terdapat bercak merah seperti darah di bagian mata putih.

    Hasil Cek Fakta

    Sontak informasi yang beredar di media sosial ini menimbulkan reaksi dari banyak pihak. Salah satunya adalah pemilik akun twitter @ferdiriva, yang belakangan diketahui adalah seorang doks=ter spesialis mata bernama dr Ferdiriva Hamzah, SpM.

    Menanggapi isu pembuluh dara mata remaja yang pecah tersebut, dengan tegas Ferdi membantah bahwa penyebab mata menjadi merah adalah akibat sering bermain handphone. Hal itu terlihat dari postingan yang ia unggah di twitter

    “Mega super duper gigantic humongous HOAX,” tulis @ferdiriva.

    Menurutnya, pesan berantai itu adalah hoax, sehingga masyarakat diimbau tidak mempercayainya begitu saja. Dijelaskannya, kondisi mata merah itu disebut subconjunctival bleeding yang tidak berbahaya. Pasalnya, dalam dua minggu darah di mata tersebut dapat terserap dengan sendirinya. Ia menambahkan, mata memerah bisa saja disebabkan oleh berbagai hal.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] Abu Bakar Baasyir Meninggal Dunia

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Inna lillahi wa inna Illaihi raaji'uun.

    Telah berpulang KH Abu Bakar Baasyir semoga Allah tempatkan Almarhum disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, aamiin ya Rabb.

    lahul Fatihah

    https://m.kiblat.net/2018/07/09/ustadz-basri-wafat-dalam-tahanan-tpm-minta-ustadz-abu-bakar-baasyir-dirumahkan/

    Hasil Cek Fakta

    Informasi dari pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan Abu Bakar Baasyir meninggal dunia adalah informasi yang keliru. Dilansir dari detik.com, Achmad Michdan, anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) meluruskan, sosok yang disebutkan meninggal sebenarnya ialah M Basri bukanlah Baasyir. “Itu informasinya tertukar, itu salah. Yang meninggal adalah Ustaz Basri, bukan Ustaz Ba'asyir,” ujarnya.

    Rujukan

    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Liputan 6
    • Times Indonesia
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] "14 TNI diselundupkan ke tanah Arab"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Klaim "diselundupkan" yang disebutkan di narasi video di post sumber tidak disertai sumber referensi informasi yang valid, dan beberapa nama prajurit yang disebut tidak benar. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini