Hoax Uang Rupiah Bertuliskan Partai Komunis Indonesia Dan Lambang Palu Arit Serta Gambar Senapan
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/07/2018
Berita
Pembuat dan penyebar video ini mengklaim ada tulisan Parta Komunis Indonesia dan gambar palu arit serta senapan di uang pecahan Rp 100.000 ketika melakukan pengecekan dengan lampu ultraviolet
Hasil Cek Fakta
Faktanya, tampilan uang Rp 100.000 ketika diperiksa menggunakan lampu UV tidaklah seperti itu. Dan terlihat sekali pembuat video ini menulis dan menggambar sendiri menggunakan tinta uv.
Rujukan
[SALAH] Tawaran Kartu Kredit Plafon 28 Juta Rupiah dari Bank Mandiri
Sumber: yd1.siteTanggal publish: 12/07/2018
Berita
Bank Mandiri memberikan kartu kredit senilai Rp. 28.644.061 untuk 8000 orang pertama. Cepatlah tidak akan ada kesempatan seperti ini lagi https://yd1.site/mandiri.
Hasil Cek Fakta
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memastikan bahwa kabar tentang pemberian kartu kredit dengan nilai tertentu di jejaring aplikasi percakapan Whatsapp tidak benar atau hoaks. Bank Mandiri meminta masyarakat untuk lebih waspada dengan mengecek ke call center Bank Mandiri jika menerima informasi terkait perusahaan.
Rujukan
[BENAR] Klarifikasi Temuan Tim Investigasi Unnes Terkait Dugaan Plagiarisme Rektor Unnes
Sumber:Tanggal publish: 12/07/2018
Hasil Cek Fakta
Tim Investigasi Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan klarifikasi temuan terkait dugaan plagiarisme Rektor Unnes, Prof. Fathur Rokhman, M.Hum. Dilansir dari solopos.com dan jawapos.com, Ketua tim investigasi Unnes, Prof. Mungin Edi Wibowo mengatakan, dari hasil investigasi dan penelitian yang dilakukan, maka menyimpulkan jika Fathur tidak melakukan plagiasi terhadap skripsi Anif Rida, mahasiswa Unnes. “Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa Fathur Rokhman tidak melakukan plagiat. Memang ada kesamaan antara artikel Anif Rida dengan Fathur Rokhman,” kata Mungin.
Rujukan
[KLARIFIKASI] Klarifikasi Temuan Tim Investigasi Unnes Terkait Dugaan Plagiarisme Rektor Unnes
Sumber:Tanggal publish: 12/07/2018
Hasil Cek Fakta
Tim Investigasi Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan klarifikasi temuan terkait dugaan plagiarisme Rektor Unnes, Prof. Fathur Rokhman, M.Hum. Dilansir dari solopos.com dan jawapos.com, Ketua tim investigasi Unnes, Prof. Mungin Edi Wibowo mengatakan, dari hasil investigasi dan penelitian yang dilakukan, maka menyimpulkan jika Fathur tidak melakukan plagiasi terhadap skripsi Anif Rida, mahasiswa Unnes. “Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa Fathur Rokhman tidak melakukan plagiat. Memang ada kesamaan antara artikel Anif Rida dengan Fathur Rokhman,” kata Mungin.
Rujukan
Halaman: 8176/8574




