• [HOAKS] Penangkapan Tuyul di Desa Karangejo Blitar

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook M Nasrul Arif yang menggegerkan warga Kabupaten Blitar.

    Dalam status yang dibuat oleh M Nasrul Arif itu, dikatakan kalau seorang warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar menangkap sebuah makhluk gaib seekor tuyul yang di masuk ke dalam botol.

    “Sing rumongso kelangan tuyul ndang reneo, inbok/ wa,08595321669388 timbang tak sikso,” tulis M Nasrul Arif.

    Yang dalam terjemahan dalam bahasa Indonesia berarti “Yang merasa kehilangan tuyul segera ke sini, daripada aku siksa tuyulnya”.

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi hal tersebut, pemerintah Desa Karangrejo melalui Kepala Desa, Sugiana, menyatakan informasi yang beredar adalah informasi hoaks.

    “Saya tidak pernah mendengar kalau ada warga saya yang menangkap tuyul,” katanya di halaman kantor Desa Karangrejo, Selasa (10/07/2018).

    Dari informasi yang beredar di media sosial, tuyul itu ditangkap warga di barat Kantor Desa Karangrejo.

    ”Rumah saya sebelah barat dan posisinya saja tidak jauh dari kantor desa dan saya tidak pernah mendengar berita semacam ini,” ungkapnya.

    Lebih lanjut pihaknya mengatakan, tidak ada kegaduhan yang terjadi di desa yang ia pimpin.

    Sugiana menuturkan untuk tidak gampang percaya dengan hal gaib seperti ini. Sebab barangkali ada orang yang ingin merusak ketenangan desanya.

    “Disini adem ayem mas. Kalaupun ramai itu kegiatan anak-anak mahasiswa yang lagi KKN menggelar kegiatan bangun desa,” pungkasnya.

    Rujukan

  • “Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bantah Arahkan Penggunaan Motor 2-Tak ke Pedesaan”

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Direktur Jenderal Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), M.R Karliansyah menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat perihal pelarangan penggunaan sepeda motor 2-tak di perkotaan, dan diarahkan ke pedesaan. “Sepanjang yang saya tahu KLHK tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Jadi saya tekankan bahwa surat itu tidak benar alias palsu,” kata, Karliansyah, Senin (9/7).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] KEPULANGAN TIMNAS BRASIL DISAMBUT LEMPARAN BATU DAN TELUR DARI PENGGEMAR

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 10/07/2018

    Berita

    Sebuah video yang diunggah ke youtube dan diberi judul

    “Pulang ke Brasil, Neymar dkk dilempari baru oleh fans!!”

    “bus timnas brasil dilempari batu oleh suporter karena gagal di piala dunia 2018”

    “mengenaskan! Timnas brasil dilempari batu karena gagal di piala dunia 2018”

    Hasil Cek Fakta

    Namun hal tersebut tidak benar lantaran video yang dimaksud adalah video yang sudah beredar sejak 26 Maret 2018 atau lebih tepatnya sebelum turnamen akbar Piala Dunia dimulai.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [MISINFORMASI] Pipa Gas Bawah Laut di Perairan Bojonegara, Banten Milik PGN

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/07/2018

    Berita

    1. warning..warning.... ......

    Mohon ijin melaporkan :

    090718/0945wib.
    Terima info dari Kn.Trisula (Hotma) dan Pwa jaga Kn.333 KSOP Banten (Capt.Topan) bahwa telah terjadi kebocoran Pipa gas bawah laut sampai air laut menyembur kepermukaan pd posisi 05-55-52.S / 106-07-075.E sekitar ujung P.Panjang Bojonegara.

    090718/10.00wib.
    VTS Merak Broadcast Securite Messages utk dipancarkan ke semua kapals yg berada di sekitar TKP agar menjauh.
    Koordinasi dan melaporkan ke Perusahaan PGN Bojonegara (Bpk.Ryan).

    Dmkn dilaporkan utk perkembangan dilaporkan kesempatan pertama ... tks

    Hasil Cek Fakta

    Informasi atau pemberitaan yang menyebutkan bahwa pipa gas bawah laut di perairan Bojonegara, Serang, Banten adalah milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) adalah kurang tepat. Dilansir dari katadata.co.id, Sekretaris Perusahaan PGN Rahcmat Hutama mengatakan, berdasarkan informasi koordinat didapatkan dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten Senin (9/7) pukul 09.45 WIB maka lokasi pipa gas yang bocor berbeda dengan lokasi pipa milik PGN. “Dari plot koordinat, posisi kebocoran tidak berada di jalur pipa PGN, namun lebih dekat pada jalur pipa gas milik produsen yang mengalirkan gas dari Pulau Pabelokan ke Cilegon,” ujarnya.

    Adapun, menurut penelusuran dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) diketahui bahwa pipa gas yang bocor adalah milik China National Offshore Oil Corporation (CNOOC). Dilansir dari detik.com, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher mengatakan, pipa yang bocor menyalurkan gas dari Pabelokan CNOOC ke Cilegon.

    Rujukan

    • KataData
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Liputan 6
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini