• Hoaks! Foto bandara terbesar AS hancur

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa bandara terbesar di Amerika Serikat hancur lebur.

    Unggahan tersebut disertai gambar yang memperlihatkan kerusakan parah pada sejumlah pesawat dan area bandara.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Bandara terbesar di Amerika Serikat hancur lebur”

    Namun, benarkah bandara terbesar di Amerika Serikat mengalami kehancuran seperti yang diklaim?

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang menyebut bahwa bandara terbesar di Amerika Serikat mengalami kehancuran.

    Bandara Internasional Denver, yang merupakan salah satu bandara terbesar di dunia dan terluas di Amerika Serikat, hingga saat ini masih beroperasi secara normal.

    Selain itu, hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan sebesar 98,7 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).



    Dengan demikian, klaim yang menyebut bandara terbesar di Amerika Serikat hancur lebur merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Foto bandara terbesar AS hancur lebur

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek fakta, foto Mojtaba Khamenei dirawat akibat luka parah

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto seorang pria yang diklaim sebagai Mojtaba Khamenei sedang dirawat di rumah sakit akibat luka parah.

    Dalam unggahan tersebut, pria tersebut terlihat berada di ranjang rumah sakit dengan kondisi terluka dan mendapat perawatan medis.

    Narasi dalam unggahan tersebut menyebut bahwa Mojtaba Khamenei mengalami luka serius akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Ayatollah Mojtaba Khamenei terluka p4rah saat Amerika & Israel menyerang Iran”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Mojtaba Khamenei dirawat di rumah sakit akibat luka parah seperti yang diklaim?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,3 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).



    Selain itu, laporan ANTARA menyebut bahwa Mojtaba Khamenei memang mengalami luka, namun kondisinya dalam keadaan baik.

    Dengan demikian, foto Mojtaba Khamenei dirawat di rumah sakit akibat luka parah karena serangan Amerika Serikat dan Israel merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Foto Mojtaba Khamenei dirawat akibat luka parah

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Ukraina kerahkan ratusan jet tempur ke Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa Ukraina mengerahkan ratusan jet tempur untuk menyerang Iran, bahkan disebut menggempur ibu kota Teheran.

    Unggahan tersebut disertai gambar yang memperlihatkan serangan udara besar dan narasi yang menyebut sebanyak 120 jet tempur Ukraina menghancurkan kota Teheran sebagai bentuk balas dendam terhadap Iran.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “120 Jet tempur Ukraina gempur habis kota Taheran Iran

    Zalensky: ini adalah balas dendam Ukraina untuk Iran”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Ukraina mengerahkan jet tempur untuk menyerang Iran?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber resmi maupun media kredibel yang menyebut bahwa Ukraina melakukan serangan militer terhadap Iran.

    Pemeriksaan menggunakan alat AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa konten visual dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,5 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI).

    Selain itu, laporan ANTARA menyebut bahwa Menteri Luar Negeri Ukraina justru mendorong Iran untuk menghentikan eskalasi konflik di kawasan Teluk dan tidak menunjukkan adanya keterlibatan Ukraina dalam serangan terhadap Iran.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Ukraina mengerahkan ratusan jet tempur untuk menggempur Iran merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Ukraina mengerahkan ratusan jet tempur ke Iran

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! SBY dan AHY minta MBG digantikan dengan pendidikan gratis hingga sarjana

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    Unggahan tersebut menarasikan bahwa keduanya menyatakan setuju jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihapus dan digantikan dengan pendidikan gratis hingga jenjang sarjana.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Setuju tidak MBG dihapus, Pendidikan digratiskan saja sampai Sarjana”

    Namun, benarkah SBY dan AHY menyatakan hal tersebut?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang mengonfirmasi bahwa SBY dan AHY pernah menyampaikan pernyataan tersebut.

    Pemeriksaan menggunakan alat AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI).



    Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini masih berjalan di berbagai daerah.

    Dilansir dari ANTARA, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyatakan program ini juga dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat serta investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim yang menyebut SBY dan AHY setuju mengganti program MBG dengan pendidikan gratis hingga sarjana merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: SBY dan AHY minta MBG digantikan dengan pendidikan gratis hingga sarjana

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini