• Cek Fakta: Tidak Benar Video Prabowo Umumkan Bantuan untuk Modal Usaha dan Bayar Utang

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bantuan untuk masyarakat yang kesulitan ekonomi seperti modal usaha dan bayar utang. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 23 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Untuk mansyarakat indonesia yang ingin dibantu silahkan hubungi kami?"
    Unggahan juga berisi video pernyataan Prabowo, berikut isinya:
    "Siapapun dari kalian yang melihat video ini dan sedang dalam keadaan kesulitan ekonomi termasuk biaya untuk modal usaha, untuk bayar utang, uang sekolah dan lain lain tolong segera hubungi saya ya."
    Terdapat menu kirim pesan dalam postingan tersebut.
    Lalu benarkah klaim video Presiden Prabowo mengumumkan bantuan untuk masyarakat yang kesulitan ekonomi seperti modal usaha dan bayar utang? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Prabowo mengumumkan bantuan untuk modal usaha dan bayar utang. Penelusuran menunjukkan, video klaim identik dengan kegiatan Prabowo Subianto saat mengumumkan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui kewajiban penyimpanan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025.
    Dalam pernyataanya, Prabowo mengatakan, kebijakan ini dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025.
    "Dalam rangka memperkuat dan memperbesar dampak dari pengelolaan devisa hasil ekspor sumber daya alam maka pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025," ujar Prabowo.
    Melalui PP Nomor 8 Tahun 2025, pemerintah menetapkan bahwa eksportir di sektor pertambangan (kecuali minyak dan gas bumi), perkebunan, kehutanan, dan perikanan wajib menempatkan 100 persen DHE SDA dalam sistem keuangan nasional selama 12 bulan dalam rekening khusus di bank nasional. Sedangkan untuk sektor minyak dan gas bumi, aturan ini tetap mengacu pada PP Nomor 36 Tahun 2023.
    "Dengan langkah ini, di tahun 2025 devisa hasil ekspor kita diperkirakan bertambah sebanyak 80 miliar dolar Amerika. Karena ini akan berlaku mulai 1 Maret, kalau lengkap 12 bulan hasilnya diperkirakan akan lebih dari 100 miliar dolar," ungkap Presiden.
    Prabowo menjelaskan bahwa eksportir tetap diberikan fleksibilitas dalam menggunakan DHE SDA yang ditempatkan di dalam negeri. Diantaranya adalah untuk menukar ke rupiah di bank yang sama guna operasional bisnis, membayar kewajiban pajak dan penerimaan negara bukan pajak serta kewajiban lainnya dalam valuta asing, hingga membayar dividen dalam bentuk valuta asing.
    Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
    Hasil analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video tersebut 44,7 persen merupakan buatan AI, sedangkan audio menunjukkan 98,3 persen dihasilkan oleh AI.
     
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Prabowo mengumumkan bantuan untuk modal usaha dan bayar utang, tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "RESMI DIBUKA PENDAFTARAN CPNS KEJAKSAAN RI TAHUN 2026
    Kesempatan terbuka bagi yang ingin berkarir di Kejaksaan RI.
    Persyaratan Umum:
    - Pendidikan Min SMA/SMK, D3, S1 & S2 (Semua Jurusan)
    - Usia Min 20 Tahun Maks 40 Tahun
    - Sehat Jasmani Rohani
    - Berkelakuan Baik
    - Bersedia di Tempatkan di Kantor Wilayah Kab/Kota Kejaksaan RI
    NOTE : PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN!!! DAFTAR SEKARANG 👇👇"
    Unggahan disertai menu pendaftaran yang berisi link. Jika menu tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026. Penelusuran mengarah pada keterangan Kejaksaan melalui website resminya berjudul "Waspada Penipuan Terkait Pendaftaran CPNS".
    Dalam pernyataannya, Kejaksaan Agung melalui Biro Kepegawaian mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh masyarakat yang berminat mengikuti proses rekrutmen. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas, transparansi, dan mencegah terjadinya praktik penipuan yang merugikan calon pendaftar.
    Kejaksaan Agung menekankan dua poin utama sebagai berikut:
    Waspada Terhadap Oknum Penipuan (Calo)
    Kejaksaan Agung menegaskan bahwa seluruh proses seleksi CPNS Kejaksaan RI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas biaya. Kami mengimbau kepada calon pendaftar agar:
    Waspada terhadap oknum/pihak yang mengaku sebagai "orang dalam" atau memiliki koneksi di Kejaksaan Agung yang menjanjikan kelulusan. Abaikan tawaran bantuan dengan imbalan uang atau dalam bentuk apapun.
    Kejaksaan RI tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pelamar akibat praktik penipuan yang dilakukan pihak luar.
    Informasi Hanya Melalui Saluran Resmi
    Untuk menghindari disinformasi atau berita bohong (hoax), seluruh informasi mengenai persyaratan, formasi, jadwal, hingga pengumuman hasil seleksi hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, yaitu:
    Website Rekrutmen: https://rekrutmen.kejaksaan.go.id/
    Instagram Resmi: @biropegkejaksaan
    "Kami meminta masyarakat untuk mandiri dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Masuk menjadi insan Adhyaksa hanya dapat dicapai melalui jalur prestasi dan kemampuan murni sesuai standar yang ditetapkan," tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna.
    Kejaksaan Agung mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi informasi yang tidak berasal dari kanal resmi Kejaksaan. Jika menemukan adanya indikasi penipuan atau oknum yang menjanjikan kelulusan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi Kejaksaan RI yakni Contact Center Halo Jaksa dengan Nomor Pengaduan 150227 atau e-mail humas.puspenkum@kejaksaan.go.id.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 yang beredar di Facebook, tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Salah, Narasi Putin Akan Lindungi Indonesia dari Ancaman Amerika

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/05/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan akan melindungi Indonesia dari ancaman Amerika Serikat.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Aisyah Qirania” (arsip) pada Rabu (15/04/2026). Dalam unggahan video berdurasi 26 detik tersebut menampilkan Putin bersama dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh lainnya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Vladimir Putin sudah deklarasi bakal lindungi Indonesia dari ancaman Amerika Serikat. Prabowo berhasil menjawab kritik setelah diisukan mengizinkan pesawat AS melintas di langit RI. Presiden Indonesia ini berani terbang ke Kremlin untuk meminta perlindungan Rusia. Hebatnya permintaan tanah air direspon dengan sangat baik oleh Putin. (0:20) Dirinya bakal memberikan perlindungan penuh sekaligus mentransfer kekuatan militer ke Nusantara.” Begitu narasi yang diucapkan dalam unggahan video tersebut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keterangan pada unggahan “Vladimir Putin bakal lindungi Indonesia dari ancaman Amerika Serikat.”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (04/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 3,4 ribu tanda suka, 250 komentar, dan 148 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua, beberapa komentar menyatakan kepercayaannya dan menuliskan bahwa Indonesia memiliki hubungan baik dengan Rusia dan sebagian lainnya mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun YouTube bernama @SEAupdate yang menampilkan video serupa dengan klaim Putin yang menyatakan akan melindungi Indonesia dari ancaman Amerika.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Putin Undang Lagi Prabowo ke Rusia Mei dan Juli Mendatang

    Periksa Fakta Putin Deklarasi Lindungi Indonesia. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan ke laman Kompas yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengaku berkonsultasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026).

    Prabowo menyatakan perlunya konsultasi dengan Rusia di tengah ketidakpastian situasi geopolitik dunia. Adapun pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kemitraan strategis kedua negara dan tidak membahas ancaman militer dari AS terhadap Indonesia.

    Melansir laman Kementerian Sekretariat Negara RI, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/04/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerjasama strategis Indonesia dan Rusia di tengah dinamika geopolitik global yang berkembang pesat. Prabowo sekaligus berkonsultasi dengan Putin terkait situasi geopolitik dunia dan tidak ada deklarasi yang dikeluarkan oleh kedua negara.

    “Saya juga datang untuk konsultasi, karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat. Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” begitu keterangan Presiden Prabowo.

    Dalam laman Dewan Pertimbangan Presiden RI, Rusia memang pernah mengeluarkan deklarasi bersama Indonesia pada 19 Juni 2025. Namun, deklarasi itu sebatas kemitraan strategis. Deklarasi tersebut berisi hubungan bilateral Indonesia-Rusia, mencakup pendidikan dan ekonomi digital, investasi, transportasi, serta penguatan konektivitas antar lembaga strategis.

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyaksikan langsung prosesi pertukaran sejumlah dokumen kerja sama bilateral antara pemerintah Indonesia dan Rusia di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, pada Kamis, 19 Juni 2025. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara menyepakati “Deklarasi Kemitraan Strategis antara Federasi Rusia dan Republik Indonesia”.

    Selain itu, salah satu tayangan pada detik ke-12 dari video yang beredar menampilkan Putin. Klip yang dipakai merupakan pertemuan Putin dan Prabowo tahun lalu di YouTube Sekretariat Presiden, yaitu pertemuan Prabowo dengan Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada 10 Desember 2025.

    Dengan demikian, narasi yang menyebutkan Putin mendeklarasikan Indonesia dari ancaman Amerika Serikat adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah.

    Baca juga:Kado Presiden Prabowo untuk Buruh di May Day 2026

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Putin mendeklarasikan akan melindungi Indonesia dari ancaman Amerika Serikat adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Presiden Prabowo Subianto pernah berkonsultasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerjasama strategis Indonesia dan Rusia di tengah dinamika geopolitik global.

    Adapun deklarasi Rusia bersama Indonesia pernah dilakukan pada 19 Juni 2025. Namun, deklarasi itu sebatas kemitraan strategis dan tidak ada pembahasan terkait perlindungan Indonesia dari AS.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Penangkapan Pilot Jet Tempur AS di Iran Selatan

    Sumber: X
    Tanggal publish: 04/05/2026

    Berita

    Pada Jumat (3/04/2026), beredar sebuah video (arsip cadangan) di X oleh akun “Ji” (@jisatu01) dengan narasi: 

    “Breaking !!
    Warga Iran berhasil menangkap pilot jet tempur F-15 AS yang jatuh setelah ditembak oleh rudal pertahanan udara IRGC di Iran Selatan.”

    di unggahannya.

    Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah dilihat 41.5 ribu kali, mendapatkan 11 jawaban, di-post ulang 25 kali, disukai 108 kali, dan  disimpan sebagai favorit oleh 13 pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa gambar pratinjau (thumbnail) dari video yang disebarkan menggunakan Google Lens, hasilnya ditemukan beberapa sumber yang membagikan video sebelumnya dengan konteks yang benar. 

    Sumber pertama adalah akun X “Tashfeen Ali Yaftali” (@t_yaftali19) yang membagikan video dengan segmen yang sama dengan yang disebarkan oleh @jisatu01 pada 11 Mei 2025 lalu, dan sumber kedua adalah akun Facebook “Tushna Dairy” (facebook.com/profile.php?id=100093716417641) yang membagikan video dengan segmen yang sama lebih dahulu pada 7 Mei 2025. Sumber-sumber tersebut menginformasikan bahwa video yang dibagikan adalah video pendaratan darurat seorang penerbang paralayang dari Bangladesh di Bandara Chitral di provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan.

    Kesimpulan

    Faktanya, potongan video yang dibagikan adalah rekaman pendaratan darurat oleh penerbang paralayang dari Bangladesh di Bandara Chitral di provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan, pada tahun 2025 lalu. Unggahan yang berisi video dengan klaim penangkapan pilot jet tempur Amerika Serikat di Iran Selatan merupakan kategori konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini