• [SALAH] Puan Maharani Usulkan Rakyat Sumbangkan Harta untuk Bantu Program MBG

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 04/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Duta Heboh” pada Sabtu (21/2/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “Ketua DPR RI usulkan Rakyat Sumbangkan Hartanya Untuk Bantu Program MBG.”

    Unggahan disertai takarir: 

    “Breaking News ! Puan Maharani Ketua DPR RI Pusat usulkan Rakyat Agar Ikut andil Sumbangkan Hartanya Untuk Program MBG, sebab Anggaran Negara Menipis.”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa di unggahan akun Instagram “beauty_glam_brebes” [arsip] dan akun Threads “ninsil90’ [arsip].

    Per Rabu (4/3/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 661 tanda suka, menuai 1.500-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 131 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Puan Maharani usulkan rakyat sumbangkan harta untuk bantu program MBG” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:

    • Berita kompas.com “Soal Kasus Keracunan MBG, Puan: Evaluasi Harus Total, Jangan Saling Menyalahkan”, tayang Selasa (23/9/2025). Berita ini melaporkan bahwa Puan Maharani menyebut evaluasi terkait kasus keracunan dari program MBG harus dilakukan secara total.

    • Berita tempo.co “Tanggapan Puan Soal MBG Didesak Dihentikan”, tayang Kamis (2/10/2025). Berita ini melaporkan bahwa Puan Maharani menilai penghentian sementara program MBG belum diperlukan.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Puan Maharani usulkan rakyat sumbangkan harta untuk bantu program MBG”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan foto berisi klaim “Puan Maharani usulkan rakyat sumbangkan harta untuk bantu program MBG” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Purbaya Ingin Ganti Program MBG Jadi Sekolah Gratis

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 04/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Yayan Kurniawan Repvblik” pada Kamis (26/2/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “PURBAYA MAU GANTI MBG DENGAN SEKOLAH GRATIS. LUHUT MENOLAK. Rakyat Bertanya: Anak Kenyang Sehari Atau Anak Pintar Seumur Hidup? 

    Sekolah Gratis = Masa Depan

    MBG Tanpa Arah = Proyek Musiman

    Kalau Pendidikan Masih Mahal, Buat Apa Bangga Bagi-Bagi Makan? Yang Ditolak Bukan Ide Uang Rakyat, Tapi Ancaman Buat Kepentingan Lama. BAGAIMANA TANGGAPAN KALIAN??”

    Unggahan disertai takarir: 

    “Sekolah Gratis vs MBG: Mana Prioritas untuk Masa Depan Anak Bangsa?”

    Per Rabu (4/3/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 1.800-an tanda suka, menuai 622 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 167 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya ingin ganti program MBG jadi sekolah gratis” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan berita, antara lain:

    • Artikel turnbackhoax.id “[SALAH] Purbaya Bakal Transfer Anggaran MBG ke Rekening Orang Tua Siswa”, tayang Sabtu (21/2/2026). Artikel ini menyebut bahwa klaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya mengusulkan pergantian program MBG menjadi bantuan uang tunai adalah hoaks. 

    • Berita kompas.com “Menkeu Bakal Alihkan Anggaran MBG ke Bantuan Beras 10 Kg Jika Tak Terserap”, tayang Jumat (19/9/2025). Berita ini melaporkan bahwa Menkeu Purbaya akan mengalihkan anggaran program MBG ke program lain jika tidak terserap dengan baik, termasuk mengalihkan anggaran ke program bantuan pangan beras 10 kg.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Purbaya ingin ganti program MBG jadi sekolah gratis”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “Menkeu Purbaya ingin ganti program MBG jadi sekolah gratis” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] BGN Bakal Pidanakan Orang Tua Pengunggah Foto Menu MBG

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 04/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Iwan Tarapandjang” pada Sabtu (28/2/2026) yang menampilkan tangkapan layar dari kompas.com dengan narasi sebagai berikut:

    BGN; Orang tua yang memposting menu MBG dimedsos,bisa kami pidanakan,dengan undang undang ITE

    Hingga Rabu (4/3/2026) unggahan tersebut telah disukai sebanyak 4 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta liputan6.com.

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kebenaran klaim dengan menghubungi Kepala BGN, Dadan Hindayana. Dia menyebut postingan tersebut tidak benar.

    Penelusuran dilanjutkan dengan memasukkan gambar tersebut ke mesin pencarian gambar Google Lens. Hasilnya ditemukan unggahan artikel dari akun Facebook "Kompas.com" pada Rabu (18/2/2026) yang menampilkan gambar serupa namun dengan narasi "BGN: Insentif Rp 6 Juta Per Hari untuk SPPG Lebih Efisien Dibanding Bangun Sendiri".

    Dalam artikel tersebut sama sekali tidak membahas larangan untuk mengunggah menu MBG di medsos. Artikel itu memuat penjelasan Kepala BGN Dadan Hindayana soal insentif Rp6 juta per hari pada yayasan SPPG atau dapur MBG.

    Di sisi lain, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mempersilakan warga masyarakat untuk mengunggah gambar ataupun video menu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi anak-anak mereka ke media sosial.

    Meski demikian, Nanik menyarankan agar pengunggah gambar maupun video di media sosial itu mencantumkan keterangan yang lengkap tentang menu MBG yang diunggahnya itu.

    Kesimpulan

    Faktanya unggahan tersebut merupakan manipulasi dari artikel kompas.com dengan judul asli “BGN: Insentif Rp 6 Juta Per Hari untuk SPPG Lebih Efisien Dibanding Bangun Sendiri”. Unggahan berisi klaim "BGN bakal pidanakan orang tua pengunggah foto menu MBG" merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Kapolri Sebut Barang Bukti Sabu Kadang Hilang Sendiri karena Cuaca Panas

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut barang bukti sabu terkadang hilang sendiri karena cuaca panas. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 Maret 2026.
    Dalam postingannya terdapat foto Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan narasi sebagai berikut:
    "Polri klarifikasi barang bukti sabu hilang 30 KG meleleh karena cuaca panas"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Polri klarifikasi BB S4BU 'HILANG 30KG KARENA CUACA PANAS'
    Kapolri Listyo Sigit Prabowo Menjelaskan, S4bu Yang Selama Ini Di Publis Sebagai Hasil Barang Bukti Dari Tangkapan, Terkadang Suka Hilang Sendiri. ada beberapa faktor terjadinya, Biasanya karena faktor cuaca extrim yang membuat S4bu tersebut terurai menjadi udara. Hilangnya pun tidak main-main kadang sampai 5 hingga 6 ton. APAKAH SEMUA BISA DI PERCAYA ?"
    Lalu benarkah postingan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut barang bukti sabu terkadang hilang sendiri karena cuaca panas?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Polri. Bantahan itu disampaikan dalam unggahan di akun Instagram, @divisihumaspolri yang sudah bercentang biru atau terverifikasi pada 3 Maret 2026.
    "Telah beredar di media sosial dengan foto Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan narasi "Polri klarifikasi barang bukti sabu hilang 30 Kg meleleh karena cuaca panas.
    Faktanya informasi dalam unggahan ini tidak benar dan menyesatkan. Kapolri juga tidak pernah menyatakan barang bukti narkotikan jenis sabu "hilang karena cuaca panas" atau "terurai menjadi udara". Setiap barang bukti narkotika dicatat, diamankan, diuji secara forensik sesuai prosedur hukum yang ketat, termasuk pengawasan berlapis hingga proses pemusnahan resmi."
    Divisi Humas Polri juga menambahkan dalam unggahan tersebut:
    "Sobat Polri, beredar unggahan di media sosial yang menampilkan foto Listyo Sigit Prabowo dengan narasi bahwa barang bukti sabu hilang karena cuaca panas. Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Kapolri tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti itu. Setiap barang bukti narkotika dicatat, diamankan, serta diuji secara forensik sesuai prosedur hukum yang ketat, dengan pengawasan berlapis hingga proses pemusnahan resmi. Mari lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi. Pastikan kebenarannya sebelum menyebarkannya kembali."
    Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga membantah postingan yang beredar di masyarakat.
    "Ini hoaks. Mari kita menjaga ruang digital yang sehat dan produktif serta konstruktif bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara" ujarnya.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut barang bukti sabu terkadang hilang sendiri karena cuaca panas adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini