• [SALAH] Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diserang 4 Rudal Balistik Iran

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 03/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Hasib Azizi” pada Senin (2/3/2026) mengunggah sebuah gambar [arsip] dengan disertai narasi sebagai berikut:

    “Dulu dipuja sebagai benteng terapung yang tak terkalahkan, kini USS Abraham Lincoln berada dalam bidikan presisi. Hanya butuh empat hantaman rudal balistik untuk mengubah simbol kekuatan menjadi puing sejarah. Dunia terperangah melihat bagaimana aset triliunan dolar bisa terancam oleh serangan yang terukur. Era dominasi kapal induk sedang dipertaruhkan! Per4ng Iran-isrewel Ass sebagai umat Islam senang lihat ini. Senyum dikit”




    Hingga Selasa (3/3/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan reaksi lebih dari 75.900 kali, dikomentari lebih dari 11.800 kali, dan dibagikan lebih dari 1640 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan cara memasukkan kata kunci “Kapal induk USS Abraham Lincoln diserang 4 rudal balistik Iran” ke mesin pencari Google. Salah satu hasil penelusuran adalah artikel berita berjudul “Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diklaim Diserang Iran, Ini Fakta dan Spesifikasi Lengkapnya” yang tayang di kompas.com pada Senin (2/3/2026).

    Dikutip dari artikel ini, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln (CVN-72), menggunakan empat rudal balistik pada Minggu (1/3/2026). Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa laporan Iran tidak benar. CENTCOM memastikan USS Abraham Lincoln tetap beroperasi secara normal dan tidak mengalami kerusakan akibat serangan rudal.

    Selain itu, melalui akun X resminya, CENTCOM juga menyatakan bahwa USS Abraham Lincoln tidak terkena serangan rudal, bahkan rudal yang diluncurkan Iran tidak mendekati sasaran.

    Kesimpulan

    U.S. Central Command (CENTCOM) membantah klaim tersebut. CENTCOM menyatakan bahwa USS Abraham Lincoln tidak terkena serangan rudal, bahkan rudal yang diluncurkan Iran tidak mendekati sasaran. Unggahan foto berisi klaim “Kapal induk USS Abraham Lincoln diserang 4 rudal balistik Iran” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video "Pemakaman Presiden Iran Ali Khamenei"

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 03/03/2026

    Berita

    Akun Instagram “lisuverclips” pada Senin (2/3/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    “Sejarah sedang tercipta. Media pemerintah Iran secara resmi telah mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, setelah serangan militer terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Israel. Masa berkabung selama 40 hari telah diumumkan di Iran, sementara kawasan bersiap menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya”

    Per Selasa (3/3/2026) video itu dilihat 1.6 juta, disukai 69 ribu, dibagikan ulang 1.618 kali dan menuai 816 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tersebut ke Google Lens. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel milik Tempo.co denga judul artikel “Ribuan Muslim Syiah Irak Rayakan Haul Imam Musa al-Kadzim yang tayang pada Selasa (6/2/2024).


    Konteks asli video merupakan Muslim Syiah membawa peti mati tiruan saat memperingati kematian Imam Moussa al-Kadzim, di sebuah kuil di Bagdad, Irak, Selasa (6/2/2024). Bukan Pemakaman Presiden Iran Ali Khamenei seperti yang pada klaim yang disebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, konteks asli video tersebut adalah ketika Muslim Syiah membawa peti mati tiruan saat memperingati kematian Imam Moussa al-Kadzim, di sebuah kuil di Bagdad, Irak, Selasa (6/2/2024). Unggahan video berisi narasi “pemakaman Presiden Iran Ali Khamenei” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bansos Ibu Hamil Sebesar Rp 3 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) salah satunya untuk ibu hamil sebesar Rp 3.000.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 27 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗞𝗲𝗹𝘂𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 (𝗣𝗞𝗛) 𝟮𝟬𝟮6 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗷𝗲𝗻𝗶𝘀 𝗯𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝘀𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝘀𝗲𝘀𝘂𝗮𝗶 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗮𝘁𝗲𝗴𝗼𝗿𝗶 𝗽𝗲𝗻𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮, 𝘆𝗮𝗶𝘁𝘂 :
    1. Ibu Hamil-Nifas- Rp.,3.000.000
    2. Anak Usia Dini-Balita- Rp.3.000.000
    3. Lansia- Rp.2.400.000
    4. Penyandang Disabilitas- Rp.2.400.000
    5. Anak SD Rp.900.000
    6. Anak SMP Rp.1.500.000
    7. Anak SMA/SMK Rp.2.400.000
    𝐔𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐌𝐞𝐧𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐬𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥( 𝐏𝐊𝐇, 𝐊𝐏𝐌 & 𝐁𝐏𝐍𝐓 )
    INFO PENDAFTAR BANSOS (Bantuan Sosial)
    1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Masukkan Nama Lengkap Sesuai KTP, dan Nomor Telegram Aktif
    3. Masukkan kode OTP dari TELEGRAM
    4. Ikuti prosedur Yang Telah di Tentukan.
    5 cara daftar silakan klik Daftar yang dibawa 👇👇"
    Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs tertentu. Situs ini meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bansos PKH untuk ibu hamil sebesar Rp 3 juta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bansos PKH untuk ibu hamil sebesar Rp 3 juta. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Cara Daftar Bansos Kemensos dan Tips Hindari Penipuan".
    Dalam artikel ini, Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan berbagai jenis bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Sembako, serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
    Pendaftaran dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu daring (online) menggunakan aplikasi resmi atau luring (offline) melalui kantor desa/kelurahan setempat.
    Pendaftaran bansos Kemensos secara online, dapat dilakukan melalui aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Berikut langkahnya: 
    1. Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Pastikan aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menjamin keasliannya.
    2. Buat Akun Baru: Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun Baru". Isi data pribadi sesuai Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), termasuk Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon aktif, serta username dan password. Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) sambil memegang KTP.
    3. Verifikasi Akun: Proses verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email dari Kemensos. Tunggu verifikasi akun oleh admin Kemensos yang mungkin memerlukan waktu beberapa hari.
    4. Ajukan Usulan Bansos: Setelah akun aktif, login kembali ke aplikasi. Pilih menu "Daftar Usulan", lalu "Tambah Usulan". Lengkapi data diri dan pilih jenis bantuan yang diinginkan, seperti PKH atau BPNT. Usulan akan diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat. Anda juga bisa mengusulkan keluarga atau tetangga yang layak.
    5. Pantau Status Usulan: Pantau status usulan secara berkala melalui menu "Status Usulan" di aplikasi. Jika ditolak, pahami alasannya dan ajukan sanggahan jika memungkinkan.
    Bagi masyarakat yang lebih memilih jalur luring, pendaftaran dapat dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai alamat domisili. Bawa dokumen pendukung seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
    Kemudian, ajukan permohonan sebagai calon penerima bansos kepada petugas. Permohonan ini akan dibahas dalam musyawarah desa atau kelurahan (Musdes/Muskel) untuk menentukan kelayakan.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bansos PKH untuk ibu hamil sebesar Rp 3 juta, tidak benar.
    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Mudik Bersama PLN

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran mudik bersama PLN, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Februari 2026.
    Klaim link pendaftaran mudik bersama PLN berupa tulisan sebagai berikut.
    "Mudik Bersama PLN balik lagi nih!
    Melalui Program Mudik Gratis 2026 “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, PLN menyiapkan 12.500 kuota untuk kamu yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman
    Tersedia mode transportasi Bus, Kereta Api, Pesawat, dan kapal laut dari berbagai kota keberangkatan. Yuk tentukan rute dan preferensi mudikmu dari sekarang
    Pendaftaran dibuka hanya melalui link pendaftaran ini"
    Unggahan tersebut disertai menu daftar, berikut linknya.
    https://daftarkansgra-okno10.netlify.app/?fbclid=IwY2xjawQTdqFleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFSeWdoSWd3dXBJeThTaXk5c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHv0VDeTo7yyz7Dybra02LKJkt7fpt9e5Z5wMgprNz9ut2fuRt5YyXeUlc57U_aem_I3ufcQCeRAR9lycUOeWxGg
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital.
    Benarkah klaim link pendaftaran mudik bersama PLN? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran mudik bersama PLN, penelusuran mengarah pada akun Instagram resmi PT PLN (Persero) @pln_id.
    Unggahan akun Instagram @pln_id mengulas tentang program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan PLN, berikut keterangan unggahan tersebut.
    "Hai Electrizen, Mudik Bersama PLN balik lagi nih!
    Melalui Program Mudik Gratis 2026 “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, PLN menyiapkan 12.500 kuota untuk kamu yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman.
    Tersedia moda transportasi Bus, Kereta Api, dan Kapal Laut dari berbagai kota keberangkatan. Yuk tentukan rute dan preferensi mudikmu dari sekarang!
    Pendaftaran dibuka tanggal 25–28 Februari 2026 dan hanya melalui aplikasi PLN Mobile.
    Amankan seat-mu sebelum kehabisan.
    Syarat & ketentuan berlaku.
    Mau mudik jadi lebih nyaman? Download PLN Mobile sekarang!".

    Kesimpulan


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran mudik bersama PLN tidak benar.
    Unggahan akun Instagram @pln_id menyebutkan, pendaftaran dibuka tanggal 25–28 Februari 2026 dan hanya melalui aplikasi PLN Mobile.
    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini