• Cek Fakta: Hoaks BMKG Prediksi Gempa Megathrust Akan Terjadi di Seluruh Indonesia pada 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 23 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Himbauan Resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
    BMKG menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi, termasuk kemungkinan gempa megathrust yang secara ilmiah memang menjadi bagian dari dinamika wilayah Indonesia.
    Indonesia berada di kawasan cincin api, sehingga aktivitas gempa merupakan hal yang perlu diwaspadai bersama. Namun hingga saat ini, gempa bumi tidak dapat diprediksi secara pasti waktu kejadiannya.
    BMKG mengajak masyarakat untuk:
    Mengikuti informasi resmi hanya dari BMKG dan instansi terkait.
    Mempersiapkan tas siaga bencana dan memahami jalur evakuasi di lingkungan masing-masing.
    Tidak mudah percaya pada isu atau kabar yang belum terverifikasi.
    Tetap waspada, perbanyak doa, dan tingkatkan kesiapsiagaan tanpa menyebarkan kepanikan. Bersama kita bisa lebih siap menghadapi segala kemungkinan."
    Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "BMKG MENGHIMBAU UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA
    TETAP BERHATI-HATI DAN WASPADA
    ADA GEMPA MEGATHRUST DI SELURUH PULAU INDONESIA DI TAHUN 2026 DALAM WAKTU DEKAT AKAN SEGERA TERJADI
    Gempa Megathrust
    Gempa megathrust adalah gempa bumi besar yang terjadi di zona subduksi, di mana lempeng tektonik satu menunjam di bawah lempeng lainnya
    SIAPKAN DIRI AND DENGAN ALAT PELINDUNG SIAPKAN RUMAH ANDA SIAPKAN KELUARGA ANDA SIAPKAN KOMUNIKASI ANDA
    2026
    DALAM WAKTU DEKAT AKAN SEGERA TERJADI"
    Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com. 

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram resminya @infobmkg.
    Dalam unggahannya, BMKG menyampaikan informasi yang menyebutkan bahwa pihaknya memprediksi gempa megathrust besar akan terjadi di seluruh Indonesia pada tahun 2026 adalah hoaks.
    "Informasi tersebut tidak benar. BMKG tidak pernah menyampaikan prediksi waktu pasti terjadinya gempa bumi. Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi secara tepat dan akurat," tulis BMKG yang dikutip pada Kamis (26/2/2026). 
    BMKG menyampaikan secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik, kajian potensi sumber gempa, dan penyampaian informasi resmi berbasis data.
    Penting untuk dipahami, kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. Informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kepanikan.
    "Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Pastikan selalu memeriksa informasi melalui website resmi: www.bmkg.go.id, media sosial resmi: @infobmkg," demikian pernyataan BMKG.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026 merupakan hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Peraturan Baru 2026, Denda Tilang Naik hingga 150 persen

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Pada Rabu (18/02/2026) akun Facebook “Ujang ULen” mengunggah video [arsip]  dengan narasi : 

    “Kapolri buka aturan tilang untuk tahun 2026 🤔😱 Kapolri Listyo Sigit telah mengajukan proposal ke Mahkamah DPR untuk aturan tilang baru, Kapolri ingin aturan tilang manual diberlakukan kembali dan kenaikan denda tilang sebesar 150% dari sebelumnya.”

    Hingga Kamis (26/02/2026) unggahan tersebut disukai dilihat 1.800 kali, disukai lebih dari 1.900, dan menuai lebih dari 1.000 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “aturan baru tilang 2026” di mesin pencarian Google. Namun tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim. 

    Dilansir dari Kompas.com, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho mengatakan sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas.

    Besaran denda tilang masih merujuk pada aturan lama, yaitu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang dapat diakses di pusiknas.polri.go.id.

    Kesimpulan

    Tidak ada kebijakan resmi dari Polri terkait kenaikan denda tilang. Unggahan dengan narasi “Peraturan baru 2026, denda tilang naik hingga 150 persen” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Pemerintah Sediakan Puluhan Ribu Mobil Murah untuk Guru

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Rijal” pada Minggu (22/2/2026) mengunggah video [arsip] disertai narasi:

    “ KABAR GEMBIRA

    1. Pemerintah mulai memperhatikan nasib guru

    2. Menyediakan 50 rb mobil murah buat guru

    3. Menyediakan 20 rb rumah bersubsidi buat guru

    4. Tahun 2026 di usahakan semua guru bersertifikasi

    5. Guru swasta disetarakan dengan PNS

    6. Guru ASN bisa mengajar di swasta”

    Hingga Kamis (26/2/2026) unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 300 ribu kali, disukai 1,9 ribu, dan menuai 508 komentar.  

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “pemerintah sediakan puluhan ribu mobil murah untuk guru” di mesin pencarian Google. Namun tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim. 

    TurnbackHoax kemudian memasukkan kata kunci “program pemerintah untuk guru” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa pemerintah memiliki tiga program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. 

    Dilansir dari laman kemendikdasmen.go.id, ketiga program tersebut meliputi penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG), bantuan bagi guru non-ASN, serta percepatan sertifikasi guru.

    Selain 3 program strategis tersebut, pada Maret 2025, Pemerintah juga luncurkan 20 ribu rumah subsidi guru, tersebar di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan memberikan akses hunian layak dengan skema pembiayaan terjangkau.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi resmi yang membenarkan klaim. Unggahan dengan narasi “Pemerintah sediakan puluhan ribu mobil murah untuk guru” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Sembako Ramadan 1447 H dari Pertamina

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Tina situmorang1” pada Selasa (17/2/2026) membagikan tautan [arsip] yang diklaim sebagai tautan pendaftaran program pembagian sembako Ramadan 1447 H dari PT Pertamina. Berikut narasi lengkapnya:

    “PEMBAGIAN SEMBAKO RAMADHAN 1447 H

    PT PERTAMINA (PERSERO)

    Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan program kepedulian sosial melalui pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Indonesia".

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa situs resmi dan laman media sosial resmi milik PT Pertamina (Persero). Tidak ditemukan adanya pembagian sembako dalam rangka memperingati Ramadan 1447 H.

    TurnBackHoax kemudian membuka tautan yang dibagikan “Tina situmorang1” di profilnya. Tautan tersebut meminta beberapa informasi seperti nama lengkap sesuai E-KTP, alamat lengkap, dan nomor Telegram. Setelah itu, TurnBackHoax memindai tautan tersebut ke urlscan.io dan hasilnya tidak menunjukkan adanya afiliasi dengan PT Pertamina (Persero).

    Kesimpulan

    PT Pertamina (Persero) tidak pernah menyelenggarakan program pembagian sembako dalam rangka Ramadan 1447 H dan tautan yang dibagikan merupakan percobaan phishing. Jadi, unggahan berisi tautan “pembagian sembako Ramadhan 1447 H PT Pertamina (Persero)” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini