• Manipulasi Foto Netanyahu bersama Prabowo Subianto

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/02/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan yang membawa narasi Perdana Menteri Israel Netanyahu menyebut Presiden Prabowo sebagai sahabat barunya. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Pendi Sianturi (arsip) pada Kamis (19/02/2026).

    ADVERTISEMENT

    Dalam unggahan tersebut, terdapat tangkapan layar seperti berita beserta judulnya. Konten itu menampilkan logo “Sabata news” di bagian atas, disertai foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang tampak merangkul Presiden Prabowo Subianto. Keduanya terlihat berdiri berdampingan dengan akrab.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Periksa Fakta Netanyahu Sebut Prabowo Sahabat Baru.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Judul yang tertera dalam unggahan itu berbunyi, “PM Israel: Prabowo Sahabat Baru Saya, Siapa Mengusik Dia Akan Berhadapan dengan Saya!” dengan tanda seru di akhir kalimat.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Baca juga:Hoaks Kejagung Tetapkan Luhut Tersangka Kasus Korupsi Batu BaraHoaks Purbaya Bongkar Fakta Hidden Debt dan IKN Terancam Dijual

    “Presiden Prabowo pemimpin cerdas! Turut bangga, Indonesia jadi sahabat Israel.” tulis keterangan unggahan.

    ADVERTISEMENT

    Hingga Jumat (20/02/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan sekitar 1,9 ribu tanda reaksi, 1 ribu komentar dan 47 kali dibagikan. Unggahan yang menyebut klaim dengan gambar serupa juga ditemukan di sini, ini, dan ini.

    Hasil Cek Fakta

    Melalui penelusuran di mesin pencari dengan kata kunci seperti narasi yang beredar, tidak ditemukan informasi atau pemberitaan resmi yang mendukung klaim bahwa Netanyahu menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai “sahabat barunya”.

    Dilansir Liputan6, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memang merespons pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam pernyataannya, Netanyahu hanya menyinggung pidato Prabowo sebagai bagian dari dinamika geopolitik, dengan mengatakan bahwa pidato tersebut merupakan “pertanda tentang apa yang bisa terjadi di masa depan”.

    Namun, dalam pernyataan tersebut Netanyahu tidak menyebut Prabowo sebagai sahabatnya maupun menyampaikan dukungan personal seperti yang diklaim dalam unggahan yang beredar. Isi pernyataannya berfokus pada pandangan politik dan hubungan kawasan, bukan hubungan pribadi dengan Presiden Indonesia.

    Baca juga:Hoaks Video Haji Isam Bagikan Bantuan Tunai

    Lebih lanjut, kami menelusuri sumber berita yang dicantumkan dalam tangkapan layar yang beredar. Hasilnya ditemukan sebuah artikel dari Sabata News yang diunggah pada 10 Februari 2026. Judul dan foto dalam artikel tersebut serupa dengan unggahan yang beredar, yang menyebut Netanyahu menganggap Prabowo sebagai sahabat barunya serta akan melindunginya.

    Sabata News sendiri tidak diketahui media yang berkedudukan di mana dan struktur redaksinya pun tidak ada. Ketika dicek di Direktori Perusahaan Pers milik Dewan Pers, tidak tercatat ada nama Sabata News di dalamnya. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa Sabata News hanya berupa website namun bukan media massa yang sudah tersertifikasi Dewan Pers.

    Namun, tidak ditemukan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari sumber resmi atau pernyataan langsung Netanyahu dalam forum internasional maupun konferensi pers. Selain itu, pada beranda media tersebut terdapat penanda “opini publik”, yang mengindikasikan bahwa konten yang dimuat merupakan opini, bukan laporan fakta berbasis peristiwa yang dapat diverifikasi.

    Kami juga memeriksa foto yang memperlihatkan Prabowo bersama Netanyahu yang beredar dalam unggahan tersebut menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan (AI). Hasil analisis dari Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas sebagai hasil buatan AI sebesar 99,9 persen.

    Periksa fakta manipulasi foto Netanyahu dan Prabowo

    Sementara itu, alat Undetectable AI menunjukkan hanya sekitar 3 persen bagian gambar yang terdeteksi asli, sedangkan sisanya merupakan hasil manipulasi.

    Temuan ini menunjukkan bahwa foto yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak dapat dijadikan bukti autentik atas peristiwa yang diklaim.

    Baca juga:Hoaks Anies Baswedan Laporkan Jokowi soal Ijazah Palsu

    Periksa fakta Netanyahu bersama Prabowo Subianto

    Tingginya probabilitas manipulasi mengindikasikan bahwa gambar tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa digital, sehingga tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk menyimpulkan adanya hubungan atau pernyataan seperti yang dinarasikan dalam unggahan.

    Kesimpulan

    Informasi yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadikan Presiden Prabowo Subianto sebagai “sahabat barunya” adalah tidak terbukti benar dan foto yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut terbukti merupakan hasil manipulasi artificial intelligence/kecerdasan buatan atau altered photo.

    Faktanya, tidak ada foto Netanyahu dan Prabowo berangkulan. Dalam pidatonya di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa pun Netanyahu hanya menyinggung pidato Prabowo sebagai bagian dari dinamika politik global tanpa menyebut adanya hubungan pribadi seperti yang diklaim.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Manipulasi Foto Netanyahu bersama Prabowo Subianto

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/02/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan yang membawa narasi Perdana Menteri Israel Netanyahu menyebut Presiden Prabowo sebagai sahabat barunya. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Pendi Sianturi (arsip) pada Kamis (19/02/2026).

    ADVERTISEMENT

    Dalam unggahan tersebut, terdapat tangkapan layar seperti berita beserta judulnya. Konten itu menampilkan logo “Sabata news” di bagian atas, disertai foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang tampak merangkul Presiden Prabowo Subianto. Keduanya terlihat berdiri berdampingan dengan akrab.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Periksa Fakta Netanyahu Sebut Prabowo Sahabat Baru.

    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Judul yang tertera dalam unggahan itu berbunyi, “PM Israel: Prabowo Sahabat Baru Saya, Siapa Mengusik Dia Akan Berhadapan dengan Saya!” dengan tanda seru di akhir kalimat.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Baca juga:Hoaks Kejagung Tetapkan Luhut Tersangka Kasus Korupsi Batu BaraHoaks Purbaya Bongkar Fakta Hidden Debt dan IKN Terancam Dijual

    “Presiden Prabowo pemimpin cerdas! Turut bangga, Indonesia jadi sahabat Israel.” tulis keterangan unggahan.

    ADVERTISEMENT

    Hingga Jumat (20/02/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan sekitar 1,9 ribu tanda reaksi, 1 ribu komentar dan 47 kali dibagikan. Unggahan yang menyebut klaim dengan gambar serupa juga ditemukan di sini, ini, dan ini.

    Hasil Cek Fakta

    Melalui penelusuran di mesin pencari dengan kata kunci seperti narasi yang beredar, tidak ditemukan informasi atau pemberitaan resmi yang mendukung klaim bahwa Netanyahu menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai “sahabat barunya”.

    Dilansir Liputan6, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memang merespons pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam pernyataannya, Netanyahu hanya menyinggung pidato Prabowo sebagai bagian dari dinamika geopolitik, dengan mengatakan bahwa pidato tersebut merupakan “pertanda tentang apa yang bisa terjadi di masa depan”.

    Namun, dalam pernyataan tersebut Netanyahu tidak menyebut Prabowo sebagai sahabatnya maupun menyampaikan dukungan personal seperti yang diklaim dalam unggahan yang beredar. Isi pernyataannya berfokus pada pandangan politik dan hubungan kawasan, bukan hubungan pribadi dengan Presiden Indonesia.

    Baca juga:Hoaks Video Haji Isam Bagikan Bantuan Tunai

    Lebih lanjut, kami menelusuri sumber berita yang dicantumkan dalam tangkapan layar yang beredar. Hasilnya ditemukan sebuah artikel dari Sabata News yang diunggah pada 10 Februari 2026. Judul dan foto dalam artikel tersebut serupa dengan unggahan yang beredar, yang menyebut Netanyahu menganggap Prabowo sebagai sahabat barunya serta akan melindunginya.

    Sabata News sendiri tidak diketahui media yang berkedudukan di mana dan struktur redaksinya pun tidak ada. Ketika dicek di Direktori Perusahaan Pers milik Dewan Pers, tidak tercatat ada nama Sabata News di dalamnya. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa Sabata News hanya berupa website namun bukan media massa yang sudah tersertifikasi Dewan Pers.

    Namun, tidak ditemukan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari sumber resmi atau pernyataan langsung Netanyahu dalam forum internasional maupun konferensi pers. Selain itu, pada beranda media tersebut terdapat penanda “opini publik”, yang mengindikasikan bahwa konten yang dimuat merupakan opini, bukan laporan fakta berbasis peristiwa yang dapat diverifikasi.

    Kami juga memeriksa foto yang memperlihatkan Prabowo bersama Netanyahu yang beredar dalam unggahan tersebut menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan (AI). Hasil analisis dari Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas sebagai hasil buatan AI sebesar 99,9 persen.

    Periksa fakta manipulasi foto Netanyahu dan Prabowo

    Sementara itu, alat Undetectable AI menunjukkan hanya sekitar 3 persen bagian gambar yang terdeteksi asli, sedangkan sisanya merupakan hasil manipulasi.

    Temuan ini menunjukkan bahwa foto yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak dapat dijadikan bukti autentik atas peristiwa yang diklaim.

    Baca juga:Hoaks Anies Baswedan Laporkan Jokowi soal Ijazah Palsu

    Periksa fakta Netanyahu bersama Prabowo Subianto

    Tingginya probabilitas manipulasi mengindikasikan bahwa gambar tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa digital, sehingga tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk menyimpulkan adanya hubungan atau pernyataan seperti yang dinarasikan dalam unggahan.

    Kesimpulan

    Informasi yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadikan Presiden Prabowo Subianto sebagai “sahabat barunya” adalah tidak terbukti benar dan foto yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut terbukti merupakan hasil manipulasi artificial intelligence/kecerdasan buatan atau altered photo.

    Faktanya, tidak ada foto Netanyahu dan Prabowo berangkulan. Dalam pidatonya di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa pun Netanyahu hanya menyinggung pidato Prabowo sebagai bagian dari dinamika politik global tanpa menyebut adanya hubungan pribadi seperti yang diklaim.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] BEM UGM Tuntut Rektor Mundur karena Bohong soal Ijazah Jokowi

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 23/02/2026

    Berita

    Kanal YouTube “Jejak istana”  pada Kamis (12/2/2026) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    BEM UGM TUNTUT REKTOR MUNDUR

    PUNCAK KEBOHONGAN REKTOR SOAL IJAZAH JKW

    RIBUAN MAHASISWA UGM GERUDUK GEDUNG REKTORAT

    Hingga Senin (23/2/2026) unggahan tersebut telah ditonton 12.200-an kali, mendapat 260-an tanda suka, serta 150-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “bem ugm tuntut rektor karena berbohong soal ijazah jokowi” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu menelusuri video tersebut dengan menggunakan Google Lens. Diketahui, video merupakan kompilasi beberapa cuplikan video yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Klip video pada detik-detik awal menampilkan cuplikan pemberitaan dari kanal YouTube Tribun Jogja Official yang diunggah pada Senin (2/5/2016). Dari pemberitaan tersebut, diketahui bahwa mahasiswa UGM demo besar-besaran di rektorat pada Mei 2016. Massa menuntut perbaikan kebijakan uang kuliah tunggal, pembatalan relokasi Kantin Bonbin, dan pencairan tunjangan kinerja tenaga kependidikan.

    • Klip video pada detik ke 02:43-03:17 menampilkan cuplikan berita di kanal YouTube KOMPASTV yang diunggah pada Senin (26/5/2025). Dari pemberitaan tersebut diketahui bahwa BEM UGM menyatakan mosi tidak percaya kepada rektornya, Ova Emilia. Ketua BEM UGM menyebut pemerintahan saat ini banyak mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, sementara mahasiswa yang mengkritik kerap mendapat intimidasi dari aparat.

    Setelah disimak hingga selesai, video yang diunggah kanal YouTube “Jejak istana” hanya menampilkan cuplikan berita lama, Tidak ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa BEM UGM menuntut rektor mundur karena berbohong dalam kasus ijazah Jokowi.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “BEM UGM tuntut rektor mundur karena berbohong soal ijazah Jokowi” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Warga Jateng Sepakat Tak Bayar Pajak Kendaraan, Polisi Gelar Razia Paksa

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Muhamad Cahya Kesuma” pada Minggu (15/2/2026) mengunggah foto [arsip] berisi narasi:

    “Jawa Tengah kompak tidak bayar pajak, polisi dikerahkan razia paksa di mall dan swalayan”

    Foto tersebut juga disertai narasi sebagai berikut:

    Berita panas tentang Stop bayar pajak di jawa tengah ,

    Sontak buat aparat kepolisian panik dan kerahkan personil razial paksa di parkiran2 dan swalayan agar ikuti aturan pemerintah.Baku hantam pun terjadi akibat di jajah negara sendiri "


    Hingga Senin (23/2/2026), unggahan telah disukai sekitar 2.400 akun, 136 kali dibagikan ulang, serta menuai 1.600-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap klaim dengan mengetikkan kata kunci “Polisi Jawa Tengah gelar razia paksa di mall buntut protes stop bayar pajak” di mesin pencarian Google, namun tidak ditemukan informasi yang relevan dengan klaim.

    TurnBackHoax lalu mengetikkan kata kunci “Polda Jateng gelar Operasi Lalu Lintas” di mesin pencarian Google. Hasil penelusuran teratas merujuk pada pemberitaan jateng.idntimes.com “Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir, Polda Jateng Fokus Pengamanan Mudik”.

    Berita yang tayang Minggu (15/2/2025) itu membahas mengenai operasi Lalu Lintas Candi yang dilaksanakan oleh Polda Jateng selama 14 hari dan telah selesai pada Minggu, 15 Februari. Berita tidak menyebutkan keterkaitan antara operasi Candi dengan klaim razia paksa terhadap kendaraan usai ramai kampanye ‘stop bayar pajak’ di Jawa Tengah.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang mendukung klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Warga Jateng sepakat tak bayar pajak kendaraan, Polisi gelar razia paksa” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini