• [SALAH] Tangkapan Layar Pembaruan Aplikasi Peduli Lindungi

    Sumber: TWITTER
    Tanggal publish: 08/02/2023

    Berita

    “:thought_balloon: poin ke 4 :joy:”

    Hasil Cek Fakta

    Akun autobase Twitter @convomfs mengunggah cuitan dengan lampiran tangkapan layar yang diklaim merupakan pembaruan Aplikasi Peduli Lindungi. Cuitan dalam akun autobase ini berasal dari Direct Message yang dikirimkan pengikut akun @convomfs dan secara otomatis menjadi cuitan yang bersifat anonim.

    Dalam tangkapan layar tersebut, logo Aplikasi Peduli Lindungi berwarna merah dengan keterangan pembaruan sebagai berikut:

    1. Early detection of Cordyceps fungus infection (deteksi dini infeksi Cordyceps fungus)
    2. Screening for hospitalized patient of Cordyceps fungus infection (pemantauan pasien yang dirawat akibat Cordyceps fungus)
    3. Emergency call to nearest hospital (Panggilan darurat ke rumah sakit terdekat)
    4. Please stay at home and do emergency call if you feeling unwell or have bitten by someone (Mohon untuk tetap di rumah dan lakukan panggilan darurat apabila Anda sakit dan tergigit oleh orang lain)

    Diketahui, infeksi Cordyceps fungus merupakan bagian cerita dari series “The Last of Us” yang ditayangkan oleh HBO. Series ini menceritakan mengenai infeksi masal jamur Cordyceps yang menyebabkan manusia menjadi zombie.

    Selain itu, hasil penelusuran melalui Google Play saat ini Aplikasi Peduli Lindungi tidak mengalami perubahan warna logo seperti yang terdapat pada tangkapan layar yang beredar. Logo aplikasi ini berwarna biru dengan keterangan bahwa aplikasi ini merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk menghentikan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

    Aplikasi Peduli Lindungi tidak mengalami perubahan warna logo dan pembaruan seperti yang terdapat pada tangkapan layar yang beredar.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] CHINA KETAR KETIR!!TEPAT HARI INI JOKOWI AMBIL LAHKAH BEGINI

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 08/02/2023

    Berita

    Akun Youtube ZONA MERAH mengunggah video dengan judul “CHINA KETAR KETIR!!TEPAT HARI INI JOKOWI AMBIL LAHKAH BEGINI” pada tanggal 29 Januari 2023. Dalam video disebutkan bahwa ketegangan antara Indonesia dan China meningkat atas klaim laut Natuna Utara dan akuisisi jet tempur yang dilakukan Indonesia disebut berhubungan dengan sengketa China.

    Hasil Cek Fakta

    Penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut merupakan kumpulan video yang diedit dengan narasi yang menyesatkan. Cuplikan video pertama yang ditampilkan adalah video pidato Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa di Gedung Europa, Brussels, Rabu (14/11/2022). Dalam pidatonya di KTT tersebut, Presiden Jokowi mendorong agar kemitraan ASEAN dan Uni Eropa harus didasarkan pada prinsip kesetaraan.

    Video kedua yang ditampikan adalah video kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Natuna, Provinsi Riau pada 8 Januari 2020 untuk memastikan tak ada kapal yang memasuki perairan Indonesia. Video ketiga yang ditampilkan adalah video cuplikan berita dengan judul: “China Klaim Natuna, Protes Minta RI Setop Pengeboran Minyak dan Gas” yang diunggah akun Youtube VIVA.CO.ID pada tanggal 2 Desember 2021.

    Video lain yang ditampilkan adalah video pidato Presiden China Xi Jinping di depan anggota DPR pada tanggal 3 Oktober 2013. Xi Jinping menguraikan visi China, mempromosikan hubungan bilateral dan China se-ASEAN, serta konsep pembangunan China yang damai.

    Kesimpulan

    Konten yang Menyesatkan. Penelusuran menunjukkan bahwa tidak ada kaitannya antara akuisisi jet tempur dengan konflik Indonesia dan China perihal laut Natuna. Video merupakan kumpulan dari beberapa video yang diedit menjadi satu disertai dengan narasi yang menyesatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video Kemunculan Burung Garuda di Jawa Timur

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 08/02/2023

    Berita

    “Yang menonton vidio ini beruntung bisa melihat Burung Garuda dalam wujud nyata, walau hanya dalam Video. Simpan video ini sebagai Dokumentasi, karena Burung Garuda Yg menjadi Lambang Negara kita ini Sangat Langka dan sebagian orang menganggapnya sebagai Mitos bahwa Tidak Ada burung yang suka melebarkan sayapnya hingga 24 Jam ….. Sangat Gagah, Ditakuti Semua Burung. Di Dunia Ini dia adalah Rajanya Burung.
    Ternyata Burung Garuda Bukan Hanya Mitos Atau Dongeng. Dalam Cerita Ramayana Dia Adalah Jatayu. Burung Yang Sangat Jarang Menampakkan Dirinya. Tapi Baru2 Ini Garuda Telah Menampakkan Dirinya Di Daerah Hutan Gunung Penanggungan, Jawa Timur. Burung Yg Sayapnya Luar Biasa Lebar Dan sangat Indah. Mudah2 an Dengan Kemunculan Burung Ini menjadi Penanda Negara kita Republik Indonesia Tetap Kuat dan Jaya. Semoga Saudara2 Ku Yang menyaksikan Video Ini senantiasa diberikan rahmat berkah kesehatan, Panjang Umur, Bahagia lahir dan batin 🙏🙏🙏”
    Garuda burungku
    Penampakan garuda
    “garuda penanggungan”
    "Garuda penanggungan"
    Garuda Penanggungan
    Garuda penanggungan

    Hasil Cek Fakta

    Beredar kembali sebuah video burung yang mengepakkan sayap di daerah pegunungan melalui sebuah akun Facebook. Video tersebut diklaim adalah video burung garuda yang muncul di daerah hutan Gunung Penanggungan, Jawa Timur. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Irma Wati pada 1 Februari 2023.

    Setelah ditelusuri video tersebut adalah hoaks lama yang dibagikan kembali. Turnbackhoax.id pernah membahas kalim serupa pada 9 Agustus 2022 dengen judul “[SALAH] Video Burung Garuda di Gunung Penanggungan, Jawa Timur”. Artikel tersebut menjelaskan bahwa video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Silvana V Andrade” (https://www.facebook.com/silvana.v.andrade/). Silvana sendiri merupakan pendiri ANDA, sebuah organisasi pencinta hewan di Argentina. Burung dalam video tersebut bukan burung garuda melainkan seekor burung Andean condor yang baru dikembalikan ke alam liar dari penangkaran di Catamarca, Argentina.

    Pada 9 Mei 2022, Turnbackhoax.id juga membahas klaim sama dengan judul “[SALAH] Video Burung Garuda”. Ditemukan artikel yang membahas video dan gambar serupa di thedodo.com dengan judul “Giant Condor Stops To ‘Thank’ Rescuers Before Returning To Wild” jika diterjemahkan “Condor Raksasa Berhenti Untuk ‘Berterima Kasih’ kepada Penyelamat Sebelum Kembali ke Alam Liar”.

    Berdasarkan penjelasan di atas klaim burung garuda muncul di Jawa Timur adalah salah dan termasuk dalam kategori konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Informasi salah, burung yang terdapat pada video tersebut adalah seekor burung Andean condor yang baru dikembalikan ke alam liar dari penangkaran di Catamarca, Argentina.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video “4 Februari 2023, Deklarasi tambah 1 Periode lagi ini di Hadiri Langsung Oleh Presiden RI Joko Widodo”

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 06/02/2023

    Berita

    Akun Twitter Andi Sinulingga (twitter.com/AndiSinulingga) pada 4 Februari 2023 mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut:

    “Deklarasi tambah 1 Periode lagi ini di Hadiri Langsung Oleh Presiden RI Joko Widodo, dan kelihatannya beliau senang sekali.”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang diklaim sebagai deklarasi tambah satu periode untuk Presiden Joko Widodo dan dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi pada 4 Februari 2023 merupakan klaim yang menyesatkan.

    Faktanya, bukan pada tahun 2023. Peristiwa di video itu terjadi pada tahun 2019, saat sebagian Alumni Sekolah Menengah Atas Pangudi Luhur atau SMA PL Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin menjelang Pilpres 2019.

    Foto yang identik dengan kondisi di video itu dimuat di artikel berjudul “Jokowi ke Alumni Pangudi Luhur: Kok Dukung Saya?” yang terbit di situs tempo.co pada Kamis, 7 Februari 2019.

    Foto ini diberi keterangan: “Calon presiden Joko Widodo menerima cinderamata berupa sapu lidi dari perwakilan Alumni Pangudi Luhur BerSATU di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta, Rabu malam, 6 Februari 2019.”

    Persamaan antara video dan foto itu adalah peserta yang mengenakan kaus hitam bertuliskan “Berbeda tapi BerSATU” dan adanya Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf saat itu, Erick Thohir.

    Kesimpulan

    BUKAN pada tahun 2023. Peristiwa di video itu terjadi pada tahun 2019, saat sebagian Alumni Sekolah Menengah Atas Pangudi Luhur mendeklarasikan dukungan kepada Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin menjelang Pilpres 2019.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini