Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya temukan data uang Jokowi ribuan Triliun disimpan di Bank China” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “laporan harta kekayaan Joko Widodo terbaru”. Penelusuran teratas mengarah ke laman resmi elhkpn.kpk.go.id yang berisi informasi publik laporan keuangan pejabat negara.
Dalam dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, harta kekayaan Joko Widodo berdasarkan data terakhir, Kamis (13/3/2025) hanya sebesar Rp105,1 miliar, berupa nilai tanah dan bangunan Rp80,5 miliar, alat transportasi dan mesin Rp397 miliar, kas dan setara kas Rp23,8 miliar dan harta bergerak lainnya Rp367,9 miliar. Angka itu tidak mencapai triliunan sebagaimana klaim yang beredar.
Dilansir dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu) e-ppid.kemenkeu.go.id, pihak kementerian telah menegaskan bahwa narasi yang menyatakan "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data uang Jokowi ribuan triliun di bank Cina" adalah tidak benar atau hoaks.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Purbaya ungkap uang Jokowi ribuan triliun disimpan di Bank China”.
Faktanya, tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi “Purbaya ungkap data uang Jokowi ribuan triliun disimpan di Bank China” itu merupakan konten palsu (fabricated content).