• [SALAH] Akun TikTok Informasi Bantuan Pemerintah

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 21/01/2026

    Berita

    Ditemukan akun TikTok “info.pemerintahidn” [arsip] yang rutin mengunggah video berisi klaim terkait bantuan pemerintah dan kebijakan negara. Akun dengan jumlah pengikut lebih dari 30 ribu tersebut menyajikan narasi seolah-olah bersumber dari pemerintah, tanpa mencantumkan rujukan atau tautan ke kanal resmi, serta mencantumkan tautan menuju akun Telegram pada profilnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri akun TikTok “info.pemerintahidn” dan membandingkan isi unggahannya dengan informasi resmi yang dipublikasikan oleh kementerian dan lembaga pemerintah terkait.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa akun tersebut bukan akun resmi pemerintah dan tidak terafiliasi dengan kementerian, lembaga, maupun instansi negara mana pun. Sejumlah klaim yang disampaikan dalam video-video akun tersebut tidak ditemukan padanannya dalam siaran pers, pengumuman resmi, maupun kanal komunikasi pemerintah seperti situs web kementerian, akun media sosial terverifikasi, atau pernyataan pejabat berwenang.

    Pemerintah sendiri secara konsisten mengingatkan masyarakat agar hanya merujuk informasi bantuan sosial dan kebijakan publik melalui kanal resmi, seperti situs kementerian terkait, akun media sosial bercentang biru, serta pengumuman langsung dari pejabat berwenang. Informasi yang beredar di luar kanal resmi berpotensi merupakan hoaks atau informasi menyesatkan.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga sering mengulas informasi palsu mengenai akun ataupun tautan yang mencatut lembaga pemerintah, diantaranya:

    Kesimpulan

    Akun TikTok “info.pemerintahidn” bukan merupakan akun resmi pemerintah dan tidak memiliki otoritas untuk menyampaikan informasi kebijakan maupun bantuan sosial. Sejumlah unggahan yang dimuat akun tersebut terbukti tidak sesuai dengan informasi resmi pemerintah dan berpotensi menyesatkan masyarakat. Dengan demikian, klaim bahwa “akun TikTok informasi bantuan pemerintah” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video “Keributan saat Sidang Nadiem Makarim”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Maman Arief Rahman” pada Jumat (16/1/2026), isinya memperlihatkan sejumlah orang di ruang persidangan sedang ribut di depan hakim.

    Unggahan berisi narasi:

    “Terjadi Keributan Di Persidangan Nadiem Makarim, Hotman Paris Membongkar Kebenaran Yg Selama Ini Membuat Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    Pihak Yg Menuduh Nadi Makarim Korupsi Tidak Terima Hotman Membongkar Kebenarannya Sehingga Terjadi Keributan Dan Hotman Hampir Di Pvkvl

    Terus Bongkar dan tetap membela kebenaran bang Hotman Paris”.

    Hingga Rabu (21/1/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 60 komentar dan dibagikan ulang lebih dari 90 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “keributan sidang Nadiem Makarim yang melibatkan Hotman Paris” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tempo.com “Debat Hotman Paris dan Ahli dari Kejagung soal Nadiem Makarim”.

    Pemberitaan yang tayang pada Rabu (8/10/2025) itu melaporkan bahwa Hotman Paris Hutapea (kuasa hukum Nadiem Makarim) berdebat dengan ahli hukum pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, dalam sidang praperadilan melawan Kejaksaan Agung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa video yang disertakan dalam unggahan akun Facebook “Maman Arief Rahman”. Penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube kompas.com. Diketahui, video yang diunggah akun Facebook “Maman Arief Rahman” adalah cuplikan dari video di kanal YouTube “kompas.com”.

    Konteks asli video adalah momen ricuh saat sidang kasus pencemaran nama baik antara dua pengacara (Hotman Paris Hutapea dan Razman Arif Nasution) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (6/2/2025).

    Untuk diketahui, dilansir dari detik.com, mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim terjerat kasus korupsi dalam dugaan pengadaan laptop Chromebook. Nadiem ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung pada Kamis (4/9/2025). Hotman Paris merupakan kuasa hukum Nadiem Makarim dalam kasus tersebut. Namun, sejak pertengahan November 2025 Hotman Paris tidak lagi menjadi kuasa hukum Nadiem.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah momen ricuh saat sidang kasus pencemaran nama baik antara dua pengacara (Hotman Paris Hutapea dan Razman Arif Nasution) pada Februari 2025. Jadi, unggahan video berisi klaim “keributan saat sidang Nadiem Makarim” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Listrik dan ATM Bakal Mati selama 7 Hari

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 21/01/2026

    Berita

    Akun TikTok .semprul11 pada Sabtu, (17/01/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan nama Dharma Pongrekun, disertai klaim bahwa listrik dan layanan ATM di Indonesia akan mati selama tujuh hari ke depan. Unggahan tersebut disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Segera bagikan ke teman atau saudara kalian#dharmapongrekun #fyp #panikglobal#fyppppppppppppppppppppppp #beritaviral Persiapan Menghadapi Listrik Mati Selama 7 Hari Pelajari cara bertahan hidup 7 hari tanpa listrik. Siapkan diri sebelum terjadi kepanikan! #dharmapongrekun #panikglobal #beritaviral

    Keywords: persiapan darurat tanpa listrik, bertahan hidup 7 hari, tips survive listrik mati, cara siapkan makanan tahan lama, keadaan darurat siap sedia, antisipasi matinya listrik, pentingnya persiapan menghadapi bencana, tips menjaga air bersih darurat, menghadapi panic buying, percaya diri dalam persiapan

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 42 ribu kali, 194 suka, 41 interaksi komentar, 34 disimpan, dan 383 dibagikan ulang.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video yang beredar menggunakan fitur Google Image Search. Hasil penelusuran menemukan unggahan serupa pada saluran YouTube “Ngaji Roso” tayang Jum’at (09/01/2026). Potongan video yang beredar mengenai listrik mati selama 7 hari ditemukan pada durasi 1:24:57.

    Video yang beredar memperlihatkan Dharma Pongrekun sebagai salah satu pihak yang memberikan penjelasan. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Dharma kerap menyampaikan pandangan yang bernuansa spekulatif dan dikaitkan dengan narasi konspirasi, khususnya terkait isu kesehatan, pandemi, serta agenda global.

    Dalam cuplikan podcast tersebut, juga disinggung bahwa selain Belanda, Jerman disebut telah menyiapkan skenario keadaan darurat. Namun, tidak ditemukan penjelasan maupun pernyataan resmi yang mengaitkan status darurat tersebut dengan konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.

    Pernyataan Dharma dalam video lebih berupa ajakan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Meski demikian, tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim bahwa konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.

    Hingga saat ini, pemerintah maupun PT PLN (Persero) juga belum mengeluarkan pengumuman atau peringatan apa pun terkait rencana pemadaman listrik secara nasional selama tujuh hari sebagaimana klaim yang beredar.

    Kesimpulan

    Video yang beredar hanya menampilkan pernyataan Dharma Pongrekun yang bersifat imbauan umum tanpa disertai data, sumber resmi, atau keterangan otoritas terkait. Hingga saat ini, tidak ada pengumuman dari pemerintah maupun PT PLN (Persero) mengenai rencana pemadaman listrik nasional sebagaimana diklaim. Dengan demikian, video dengan klaim “listrik dan ATM bakal mati selama 7 hari” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 21/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “info.seputar.cpns5” pada Selasa (6/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    RESMI! SELEKSI KEMENKES TAHUN 2026 DIBUKA DAFTAR LOKER KEMENTRIAN KESEHATAN RI 2026

    1. DOKTER SPESIALIS: 15JT 2. DOKTER UMUM: 10JT 3. PERAWAT: 7,5JT 4. AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK: 5 JT 5. BIDAN: 7.5JT 6. DIETISIEN: 5JT 7. EPIDIOMOLOG: 5JT 8. TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN: 5JT 9. APOTEKER: 5JT 10. RADIOGRAFER: 5JT 11. REKAM MEDIS: 5JT 12. AHLI GIZI: 5JT 13. ELEKTROMEDIS: 5JT 14. PSIKOLOGIS KLINIS: 5JT 15. KESEHATAN LINGKUNGAN: 5JT

    KemenkesRI kembali memanggil para talenta muda untuk bergabung jadi insan kemenkes melalui sele

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan yang dibagikan akun TikTok “info.seputar.cpns5”. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi Kemenkes RI (kemkes.go.id). Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke laman yang meminta pengisian data pribadi, seperti nama, asal provinsi, hingga nomor Telegram.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Pencarian mengarah ke pemberitaan antaranews.com “Kemenkes: Perkuat vaksinasi, COVID-19 varian baru masih ditemukan” pada Senin (27/2/2023). Pemberitaan tersebut memuat pernyataan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, yang mengimbau masyarakat untuk memperkuat vaksinasi COVID-19 seiring masih ditemukannya kasus varian baru di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 di Balai Sidang JCC, Jakarta, Jumat (23/2/2023), dan tidak memiliki kaitan dengan pembukaan seleksi CPNS Kementerian Kesehatan tahun 2026.

    Sementara itu, berdasarkan informasi dari laman resmi CASN Kementerian Kesehatan, sesuai dengan ketentuan Alur Pendaftaran CASN 2024, pelamar dapat memperoleh informasi dan persyaratan terkait pendaftaran CPNS melalui laman casn.kemkes.go.id. Selain itu, pelamar juga dapat mengakses portal resmi SSCASN melalui laman sscasn.bkn.go.id.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Kemenkes RI (kemkes.go.id) maupun laman pendaftaran CPNS Kemenkes RI (casn.kemkes.go.id). Dengan demikian, unggahan berisi tautan “pendaftaran CPNS Kemenkes 2026” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini