• [DISINFORMASI] ""Bangkai" KM Sinar Bangun Ditemukan"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/06/2018

    Berita

    ""BANGKAI" KM SINAR BANGUN DITEMUKAN

    Basarnas dan Mahakarya Geo disaksikan oleh Menteri Sosial Bapak Idrus Marham, pada pukul 11:12 WIB telah menemukan dan mengidentifikasi posisi kapal Sinar Bangun

    "Nga Dapot Be Hape Kapal'

    Hasil Cek Fakta

    @sutopo_pn: "Beredar foto KM Sinar Bangun di dasar Danau Toba. Foto ini Hoax. Foto editan. Hingga saat ini bangkai kapal belum ditemukan secara pasti. Apalagi difoto di dasar danau. Kedalaman dasar Danau Toba 490 m, kondisi gelap, dingin dan belum ada alat/penyelam hingga di dasar danau. https://t.co/zSLrfvXVBT", selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • [KLARIFIKASI] Foto “Salam Dua Jari” Kapolda Sumut Paulus Waterpauw Bersama Ketua Relawan Djarot-Sihar

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 26/06/2018

    Berita

    Foto Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw bersama dengan Meryl Saragih yang dalam akun media sosialnya merupakan Ketua Relawan Djarot-Sihar, keduanya pun tampak menunjukkan salam 2 jari. Banyak masyarakat yang menuduh Kepolisian Sumut tidak netral dalam Pilkada Sumut 2018.

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi tuduhan tersebut, Paulus Waterpauw memberikan klarifikasinya.



    "Saya tegaskan Polda Sumut netral pada Pilkada 2018. Tidak ada satupun anggota yang berpihak terhadap salah satu pasangan calon," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/6) siang.



    Paulus mengungkapkan, terkait beredarnya foto dirinya dengan salah satu anak kader politik pasangan calon nomor urut 2, tidak ada hubungannya sama sekali dengan Pilgubsu.



    Pasalnya, foto dirinya membentuk jari seperti angka 7 bukan angka 2 itu, merupakan lambang "Laju" singkatan dari lapan tujuh (87).



    "Saya membentuk jari angka 7 bukan angka 2 di foto itu. Angka 7 adalah 'Laju' singkatan dari 87. Artinya adalah saya alumni angkatan 87 di AKABRI dan lambang itu memang kami gunakan oleh sesama angkatan. Jadi itu bukan angka dua melainkan simbol 7," jelasnya.



    Paulus menambahkan, kalau foto yang beredar di akun Instagram @gerindrasumut itu, saat menyambut kedatangan mantan Presiden RI, tidak ada hubungannya dengan mendukung salah satu paslon.



    "Nah, saat itu ada seorang wanita kalau gak salah anaknya Pak Japorman, meminta foto bareng dengan saya di bandara. Telunjuk tangan saya lambang angka 7, wanita itu salam 2 jari dan viral setelah dipublikasi di medsos," tutur Kapolda.



    "Namun, kembali saya tegaskan kalau foto ini tidak ada hubungannya dengan Pilgubsu. Kami (Polri-red) Poldasu netral dalam pilkada 2018," pungkas Jenderal bintang dua ini.

    Rujukan

  • [DISINFORMASI] "Valid! Jokowi Menjual Indonesia"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/06/2018

    Berita

    "VALID !!
    JOKOWI MENJUAL INDONESIA*

    Jokowi Instruksikan Dirjen Imigrasi Rekrut PNS Baru Dengan Mengutamakan Etnis Cina dan Non Muslim. Ditempatkan Di Pos Pos Guna Memuluskan Kedatangan China RRC Yang Menggunakan ID WNI (e-KTP) Aspal Dengan Atau Tanpa Pasport.

    Jokowi Serahkan Sertifikat Pulau Reklamasi, Ini Kata Tim Anies-Sandi https://megapolitan.kompas.com/read/2017/08/21/05080051/jokowi-serahkan-sertifikat-pulau-reklamasi-ini-kata-tim-anies-sandi ..."

    Sisa narasi adalah salinan dari laman eramuslim.com, selengkapnya di poin (6) bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Berita yang disalin di narasi, mengenai UU Dwi Kewarganegaraan, adalah untuk kepentingan WNI yang di luar negeri, bukan untuk mempermudah non WNI masuk ke Indonesia. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • [SALAH] Bank BCA Bisa Bantu Nasabah Yang Kena Tipu Belanja Online

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/06/2018

    Berita

    Belakangan ini, berbelanja secara online memang lebih disukai oleh para kaum milenial karena disamping praktis juga tidak cape-cape harus pergi ke toko langsung.

    Namun disamping kepraktisan itu, tak sedikit pula yang tertipu dari berbelanja online seperti barang tidak sesuai keinginan atau bahkan tidak dikirim sama sekali.

    Terkait penipuan online ini, beredar informasi yang menyebutkan jika perbankan bisa mengatasi penipuan tersebut, menangkap sang pelaku dan mengembalikan uang nasabah. Salah satu bank yang disebut dapat segera menyelesaikan masalah ini adalah BCA

    Hasil Cek Fakta

    Namun, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan jika informasi yang beredar dan viral tersebut tidak benar.

    Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra menampik kebenaran dari sebaran tersebut. “Itu yang pasti bukan sebuah edaran resmi kami,” jelas dia kepada Liputan6.com, Selasa (26/6/2018).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini