• Hoaks! Video Prabowo ajak masyarakat dukung Donald Trump

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

    Dalam video tersebut, Prabowo disebut meminta masyarakat berpihak kepada Amerika Serikat serta mendoakan Trump.

    “SAYA PRABOWO SUBIANTO INGIN MENGAJAK KALIAN UNTUK MENDOAKAN DONALD TRUMP SEMOGA CEPAT SEMBUH SAYA HARAP KALIAN SELALU BERPIHAK KE AMERIKA AGAR INDONESIA AMAN DARI TERORIS BRUTAL, SAYA TIDAK MAU MATI SAYA TAKUT SIKSA KUBUR

    seberapa banyak kristen dan Islam ingin mendoakan kakek tua ini”

    Namun, benarkah Prabowo mengajak masyarakat mendukung Donald Trump?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun laporan dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan tingkat kemiripan tinggi.



    Selain itu, dalam berbagai kesempatan, Prabowo justru mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan nasional dan menghadapi tantangan global, bukan mendukung tokoh politik luar negeri tertentu.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo mengajak masyarakat Indonesia mendukung Donald Trump merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Prabowo ajak masyarakat dukung Donald Trump

    Klaim: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Prabowo perintahkan siap perang dengan Israel usai tewasnya tiga TNI

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial TikTok mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Indonesia untuk bersiap perang dengan Israel setelah tiga prajurit TNI dilaporkan tewas di Lebanon.

    Unggahan tersebut menampilkan potongan video pidato yang diklaim sebagai pernyataan resmi terkait keputusan tersebut.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “INDONESIA SIAP PERANG MELAWAN ISRAEL

    Info terkini atas perintah presiden Indonesia siap perang dengan Israel atas tewasnya 3 prajurit di Libanon dan 5 luka berat akibat di rudal oleh IDF ISRAEL”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Presiden Prabowo memerintahkan Indonesia untuk berperang dengan Israel?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Istana maupun laporan dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Video yang beredar serupa dengan unggahan ini yang merupakan potongan dari pernyataan Prabowo terkait kondisi geopolitik global dan rencana kunjungan ke Timur Tengah, bukan perintah untuk berperang.

    Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap berperan sesuai kapasitas dan kemampuan dalam menjaga perdamaian, bukan terlibat dalam konflik bersenjata.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo memerintahkan Indonesia siap perang dengan Israel adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Rating: Prabowo perintahkan siap perang dengan Israel usai tewasnya tiga TNI

    Klaim: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Lansia di atas 60 tahun tidak bisa tarik tunai di ATM

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di media sosial TikTok mengeklaim bahwa masyarakat lanjut usia (lansia) berusia di atas 60 tahun tidak dapat melakukan tarik tunai di mesin ATM mulai 1 April 2026 karena adanya aturan baru dari pemerintah.

    Unggahan tersebut juga menampilkan sosok yang diklaim sebagai Menteri Keuangan yang seolah-olah mengumumkan kebijakan tersebut.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Mulai 01 April lansia 60+ bisa gagal tarik tunai di ATM karena aturan baru? Hari ini Jumat tanggal 27 Maret tahun 2026”

    Namun, benarkah lansia tidak bisa menarik uang tunai di ATM mulai 1 April 2026?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan kebijakan resmi dari pemerintah, lembaga perbankan, maupun laporan media kredibel yang menyatakan adanya pembatasan penarikan tunai di ATM bagi lansia.

    Foto dalam unggahan tersebut diketahui identik dengan potongan konferensi pers ini terkait kondisi ekonomi, bukan pengumuman kebijakan pembatasan transaksi.

    Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa suara dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).



    Dengan demikian, klaim yang menyebut lansia tidak bisa tarik tunai di ATM mulai 1 April 2026 merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Lansia di atas 60 tahun tidak bisa tarik tunai di ATM

    Klaim: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Foto WNI sumbang ratusan miliar ke Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa seorang warga Indonesia menyumbangkan dana dalam jumlah sangat besar kepada Iran.

    Unggahan tersebut menampilkan foto seorang pria dan menyebut bahwa seorang pengusaha bernama M. Hasbi Al-Khairi memberikan bantuan hingga ratusan triliun rupiah.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “DEMI ISLAM!! Seorang Pengusaha Bernama M. Hasbi Al-Khairi Asal ATB Memberikan Bantuan Uang Sebanyak 548 Triliun Kepada Iran”

    Namun, benarkah foto warga Indonesia yang menyumbangkan dana sebesar itu ke Iran?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan sumber resmi maupun laporan dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Selain itu, hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector menunjukkan bahwa gambar yang beredar kemungkinan merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).



    Dengan demikian, klaim yang menyebut warga Indonesia menyumbangkan dana ratusan triliun rupiah ke Iran merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Rating: Warga Indonesia sumbang ratusan miliar ke Iran

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini