Hoaks, Hantavirus 2026 Sudah Diprediksi Sejak 2022
Sumber:Tanggal publish: 03/06/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Marlintho Aditama Ishal” (arsip) dalam grup obrolan “Kabar Palestina Terkini” pada Jumat (08/05/2026). Unggahan tersebut memperlihatkan gambar akun ‘soothsayer’ dengan tulisan “2023: Corona ended, 2026: Hantavirus” yang diunggah pada 11 Juni 22.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Tanggal 11 juni 2022 Pemilik akun X ini sudah memprediksi akan ada HANTAVIRUS ditahun 2026. Mungkin Pemilik Akun ini Rajin membaca Teori-Teori konspirasi dan berita-berita perkembangan teknologi...😁😁😁” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (02/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 101 likes, 23 komentar, dan 30 kali dibagikan ulang. Kolom komentar dipenuhi dengan pertanyaan masyarakat terkait kebenaran informasi tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Di edit gak tuuu...?” begitu salah satu komentar dalam unggahan tersebut.
Lantas, benarkah Hantavirus sudah diprediksi sejak tahun 2022?
Baca juga:Salah, Video Klaim Rekayasa Produksi Hantavirus Gunakan APD
Periksa Fakta Prediksi Hantavirus. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius dilaporkan meninggal dunia, sementara satu penumpang lain masih menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan.
WHO menyebut hantavirus umumnya menular melalui urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Virus ini dapat menyerang paru-paru dan ginjal dengan gejala berat. Meski penularan antar manusia tergolong jarang, otoritas kesehatan tetap menyelidiki kemungkinan penyebaran di antara penumpang kapal.
Lebih lanjut, akun bernama “Soothsayer” tersebut bergabung dengan X sejak Juni 2022 dan berbasis di Filipina, persis di tengah situasi pandemi Covid-19. Cuitan akun Soothsayer tersebut beredar tanpa konteks sejarah yang utuh.
Melansir laman Tempo, pihaknya telah melayangkan permohonan konfirmasi kepada pemilik akun melalui platform X, namun belum menerima tanggapan hingga artikel ini diterbitkan.
Faktanya, virus hanta bukan hal baru melainkan ancaman lama yang telah memicu wabah besar di Korea Selatan sejak era 1950-an.
Artikel berjudul Hantaviruses pada laman ScienceDirect, menuliskan bahwa sebuah riset yang dilakukan Mohammed A. Mir, peneliti Kansas University Medical Center, terbitan tahun 2010, mengungkapkan bahwa demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS) menyerang lebih dari 3.000 pasukan PBB saat Perang Korea pada kurun 1951 sampai 1953. Rentetan kasus mematikan ini mendorong para ilmuwan melacak asal-usul penyakit.
Hasilnya, pada 1978 peneliti berhasil mengisolasi virus penyebab demam tersebut dari tikus yang terinfeksi di sekitar Sungai Hantan, Korea Selatan. Temuan itu kemudian dinamai virus Hantaan, merujuk pada nama sungai tersebut, sebelum akhirnya diklasifikasikan dalam genus baru bernama Hantavirus pada 1981.
Artikel pada laman Centers for Disease Control berjudul “COVID-19 vs. Hantavirus Pulmonary Syndrome” merangkum perbedaan mendasar antara Covid-19 dan hantavirus pemicu Sindrom Paru Hantavirus (HPS). Dari aspek historis, Covid-19 baru teridentifikasi pada 2019 di Wuhan, Cina. Sebaliknya, wabah virus hanta telah terlacak sejak era 1950-an di Korea Selatan sebelum akhirnya berhasil diisolasi dan dikenali pada 1978.
Pola penularan dan struktur biologis kedua virus ini juga bertolak belakang. Covid-19 menyebar secara massal lewat percikan cairan saluran pernapasan atau droplet. Sementara itu, manusia tertular HPS akibat menghirup udara atau debu yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus pembawa virus.
Senada dengan hal tersebut, Tirto dalam artikel “IDAI Sebut Risiko Penyebaran Hantavirus Tidak seperti COVID-19” menyebutkan bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta masyarakat tidak panik menyusul merebaknya pembahasan mengenai Hantavirus, khususnya varian Andes yang dikaitkan dengan kasus kematian penumpang kapal pesiar MV Hondius. IDAI menegaskan risiko penyebaran hantavirus tidak seperti COVID-19 dan kecil kemungkinan memicu wabah besar.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Penyakit Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Dominicus Husada, mengatakan Hantavirus berbeda dengan SARS-CoV-2 maupun influenza dari sisi pola penularan.
“Yang jelas virus Hanta ini relatif jarang bermutasi, tidak seperti SARS-CoV-2 itu atau yang lebih jahat adalah influenza dan HIV. Jadi dia ini relatif lebih jarang mengalami mutasi ya,” begitu keterangan Dominicus dalam seminar yang diselenggarakan secara daring, Jumat (8/5/2026).
Menurut Dominicus, hantavirus, khususnya varian Andes, memiliki tingkat penularan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan campak maupun COVID-19. Ia menyebut sejumlah literatur bahkan tidak mencantumkan angka reproduksi dasar atau basic reproduction number (R0) virus tersebut karena sangat kecil. Ia pun membandingkan tingkat penularan hantavirus dengan campak yang dikenal sangat mudah menular.
Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa kemunculan hantavirus pada 2026 sudah diprediksi sejak tahun 2022 adalah tidak benar dan tidak didukung dengan fakta ilmiah.
Baca juga:Hoaks, Hantavirus Efek Samping dari Vaksin Pfizer
Kesimpulan
Dari aspek historis, Covid-19 baru teridentifikasi pada 2019 di Wuhan, Cina. Sebaliknya, wabah virus hanta telah terlacak sejak era 1950-an di Korea Selatan sebelum akhirnya berhasil diisolasi dan dikenali pada 1978.
Pola penularan dan struktur biologis kedua virus ini juga bertolak belakang. Covid-19 menyebar secara massal lewat percikan cairan saluran pernapasan atau droplet. Sementara itu, manusia tertular HPS akibat menghirup udara atau debu yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus pembawa virus.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://x.com/search?q=soothsayer%20hantavirus&src=typeahead_click&f=top
- https://www.facebook.com/groups/352975460433426/posts/981157087615257/
- https://archive.today/5lpK5
- https://tirto.id/salah-video-klaim-rekayasa-produksi-hantavirus-gunakan-apd-hwHT
- https://www.instagram.com/p/DYEuqoVEfaT/
- https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-pandemi-virus-hanta-2026-telah-diprediksi-sejak-2022-2139300
- https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0272271210000053?via%3Dihub
- https://stacks.cdc.gov/view/cdc/103616
- https://tirto.id/idai-sebut-risiko-penyebaran-hantavirus-tidak-seperti-covid-19-hvPZ
- https://tirto.id/hoaks-hantavirus-efek-samping-dari-vaksin-pfizer-hwiZ
Keliru, Purbaya Siap Bagikan Bantuan Dana Pensiun 2026
Sumber:Tanggal publish: 03/06/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama @purbaya_yudhireal (arsip) pada Minggu (31/05/2026). Unggahan video berdurasi 20 detik tersebut menampilkan gambar presenter berita yang menyampaikan bahwa Purbaya memberikan klarifikasi terkait bantuan dana pensiun 2026. Kemudian pada detik ke-8 cuplikan video menampilkan gambar Purbaya yang menyampaikan bahwa bantuan diberikan jika masyarakat membantu memviralkan dan menekan tombol di samping unggahan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Pemirsa, Kementerian Keuangan ingin memberikan klarifikasi dan atas suara mengenai bantuan dana pensiunan 2026. Berikut penjelasannya.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Disini saya Purbaya Yudi Sadewa ingin menyampaikan bantuan dana pensiunan 2026 sudah siap dibagikan ke seluruh masyarakat Indonesia. Mohon dibantu viralkan cukup tekan tombol yang ada di samping.” Begitu narasi diucapkan dalam video.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga dicantumkan bahwa video klarifikasi Purbaya terkait dana pensiunan 2026 disampaikan pada 30 Mei 2026. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi yaitu salinan KTP, proposal singkat dan data diri lengkap.
“KLARIFIKASI PURBAYA YUDHI SADEWA MEMBERIKAN KLARIFIKASI TERKAIT DANA PENSIUNAN 2026 UNTUK SELURUH UMAT ISLAM SE-INDONESIA. Viral Hari ini, Bantuan Untuk Pensiunan 30 Mei 2026,” demikian keterangan tertulis dalam video.
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (03/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 158 likes, 71 komentar, 82 kali disimpan, dan 3366 kali ditayangkan.
Dalam kolom komentar ditemukan bahwa pengunggah mengarahkan pengunjung untuk menghubungi nomor yang tertera di bio akun untuk mendapatkan bantuan dana pensiun tersebut.
“Rusmijati.saya.mau dana pensiunan P.Purbaya bgm caranya? chat no yang ada di bio,” begitu reaksi pengunggah terhadap salah satu komentar.
Lantas, benarkah Purbaya berikan bantuan dana pensiun 2026 melalui nomor tersebut?
Baca juga:Purbaya Buka Peluang Sisipkan Anak Buahnya di PT DSI
Periksa Fakta Bantuan untuk pensiunan. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Pengunggah juga mencantumkan keterangan pada bio akun sebagai berikut: “Daftarkan segera Dana Bantuan. Modal usaha, melunasi hutang HUB.0882-2068-7578.”
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 467,9 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 98,9 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Metro TV News Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Contact Center Kemenkeu PRIME mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai beredarnya video hoaks yang mencatut nama dan wajah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait klaim penyaluran dana bantuan pensiun tahun 2026.
Dalam laman Instagram resmi @kemenkeu.prime, Kementerian Keuangan RI memberikan klarifikasi bahwa video yang beredar mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya yang menyatakan bahwa dana bantuan pensiun tahun 2026 sudah siap dibagikan ke seluruh masyarakat Indonesia merupakan video hoaks.
Senada dengan hal tersebut, dalam laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan, Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar adalah deepfake.
“[HOAKS] Dana Bantuan Para Pensiunan Tahun 2026. Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang menyatakan bahwa dana bantuan pensiun tahun 2026 sudah siap dibagikan ke seluruh masyarakat Indonesia merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip laman PPID Kemenkeu.
Purbaya tidak pernah menawarkan bantuan melalui nomor ataupun video tidak resmi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memang sering dijadikan sasaran hoaks karena posisinya yang mengelola keuangan negara dan gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos. Pelaku memanfaatkan popularitas ini untuk penipuan, manipulasi politik, hingga pencurian data pribadi masyarakat.
Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial dan selalu waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber, serta bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Kemenkeu Sebut Video Purbaya Bagi-bagi Bantuan Modal Usaha Hoaks
Kesimpulan
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Purbaya tidak pernah mengatakan atau mengumumkan perihal adanya bantuan dana pensiun 2026 dan menawarkan bantuan melalui nomor ataupun video tidak resmi.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@purbaya_yudhireal/video/7645721908197002516?is_from_webapp=1&web_id=7496041695453365767
- https://archive.today/rUU0D
- https://tirto.id/purbaya-buka-peluang-sisipkan-anak-buahnya-di-pt-dsi-hw3M
- https://www.tiktok.com/@purbaya_yudhireal/video/7646272185581014292
- https://www.tiktok.com/@purbaya_yudhireal/video/7646943314305994005
- https://www.tiktok.com/@menkeuri
- https://www.instagram.com/menkeuri/
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.metrotvnews.com/read/kBVCMAXG-kemenkeu-tegaskan-video-bantuan-pensiun-2026-yang-mencatut-purbaya-adalah-hoaks-deep-fake
- https://www.instagram.com/p/DZFHQNmkg-h/?img_index=1&igsh=NjV0NWcyamkyamU0
- https://e-ppid.kemenkeu.go.id/in/post/%5Bhoaks%5D-dana-bantuan-para-pensiunan-tahun-2026
- https://tirto.id/kemenkeu-sebut-video-purbaya-bagi-bagi-bantuan-modal-usaha-hoaks-hwiY
Hoaks, Hantavirus 2026 Sudah Diprediksi Sejak 2022
Sumber:Tanggal publish: 03/06/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Marlintho Aditama Ishal” (arsip) dalam grup obrolan “Kabar Palestina Terkini” pada Jumat (08/05/2026). Unggahan tersebut memperlihatkan gambar akun ‘soothsayer’ dengan tulisan “2023: Corona ended, 2026: Hantavirus” yang diunggah pada 11 Juni 22.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Tanggal 11 juni 2022 Pemilik akun X ini sudah memprediksi akan ada HANTAVIRUS ditahun 2026. Mungkin Pemilik Akun ini Rajin membaca Teori-Teori konspirasi dan berita-berita perkembangan teknologi...😁😁😁” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (02/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 101 likes, 23 komentar, dan 30 kali dibagikan ulang. Kolom komentar dipenuhi dengan pertanyaan masyarakat terkait kebenaran informasi tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Di edit gak tuuu...?” begitu salah satu komentar dalam unggahan tersebut.
Lantas, benarkah Hantavirus sudah diprediksi sejak tahun 2022?
Baca juga:Salah, Video Klaim Rekayasa Produksi Hantavirus Gunakan APD
Periksa Fakta Prediksi Hantavirus. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius dilaporkan meninggal dunia, sementara satu penumpang lain masih menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan.
WHO menyebut hantavirus umumnya menular melalui urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Virus ini dapat menyerang paru-paru dan ginjal dengan gejala berat. Meski penularan antar manusia tergolong jarang, otoritas kesehatan tetap menyelidiki kemungkinan penyebaran di antara penumpang kapal.
Lebih lanjut, akun bernama “Soothsayer” tersebut bergabung dengan X sejak Juni 2022 dan berbasis di Filipina, persis di tengah situasi pandemi Covid-19. Cuitan akun Soothsayer tersebut beredar tanpa konteks sejarah yang utuh.
Melansir laman Tempo, pihaknya telah melayangkan permohonan konfirmasi kepada pemilik akun melalui platform X, namun belum menerima tanggapan hingga artikel ini diterbitkan.
Faktanya, virus hanta bukan hal baru melainkan ancaman lama yang telah memicu wabah besar di Korea Selatan sejak era 1950-an.
Artikel berjudul Hantaviruses pada laman ScienceDirect, menuliskan bahwa sebuah riset yang dilakukan Mohammed A. Mir, peneliti Kansas University Medical Center, terbitan tahun 2010, mengungkapkan bahwa demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS) menyerang lebih dari 3.000 pasukan PBB saat Perang Korea pada kurun 1951 sampai 1953. Rentetan kasus mematikan ini mendorong para ilmuwan melacak asal-usul penyakit.
Hasilnya, pada 1978 peneliti berhasil mengisolasi virus penyebab demam tersebut dari tikus yang terinfeksi di sekitar Sungai Hantan, Korea Selatan. Temuan itu kemudian dinamai virus Hantaan, merujuk pada nama sungai tersebut, sebelum akhirnya diklasifikasikan dalam genus baru bernama Hantavirus pada 1981.
Artikel pada laman Centers for Disease Control berjudul “COVID-19 vs. Hantavirus Pulmonary Syndrome” merangkum perbedaan mendasar antara Covid-19 dan hantavirus pemicu Sindrom Paru Hantavirus (HPS). Dari aspek historis, Covid-19 baru teridentifikasi pada 2019 di Wuhan, Cina. Sebaliknya, wabah virus hanta telah terlacak sejak era 1950-an di Korea Selatan sebelum akhirnya berhasil diisolasi dan dikenali pada 1978.
Pola penularan dan struktur biologis kedua virus ini juga bertolak belakang. Covid-19 menyebar secara massal lewat percikan cairan saluran pernapasan atau droplet. Sementara itu, manusia tertular HPS akibat menghirup udara atau debu yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus pembawa virus.
Senada dengan hal tersebut, Tirto dalam artikel “IDAI Sebut Risiko Penyebaran Hantavirus Tidak seperti COVID-19” menyebutkan bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta masyarakat tidak panik menyusul merebaknya pembahasan mengenai Hantavirus, khususnya varian Andes yang dikaitkan dengan kasus kematian penumpang kapal pesiar MV Hondius. IDAI menegaskan risiko penyebaran hantavirus tidak seperti COVID-19 dan kecil kemungkinan memicu wabah besar.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Penyakit Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Dominicus Husada, mengatakan Hantavirus berbeda dengan SARS-CoV-2 maupun influenza dari sisi pola penularan.
“Yang jelas virus Hanta ini relatif jarang bermutasi, tidak seperti SARS-CoV-2 itu atau yang lebih jahat adalah influenza dan HIV. Jadi dia ini relatif lebih jarang mengalami mutasi ya,” begitu keterangan Dominicus dalam seminar yang diselenggarakan secara daring, Jumat (8/5/2026).
Menurut Dominicus, hantavirus, khususnya varian Andes, memiliki tingkat penularan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan campak maupun COVID-19. Ia menyebut sejumlah literatur bahkan tidak mencantumkan angka reproduksi dasar atau basic reproduction number (R0) virus tersebut karena sangat kecil. Ia pun membandingkan tingkat penularan hantavirus dengan campak yang dikenal sangat mudah menular.
Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa kemunculan hantavirus pada 2026 sudah diprediksi sejak tahun 2022 adalah tidak benar dan tidak didukung dengan fakta ilmiah.
Baca juga:Hoaks, Hantavirus Efek Samping dari Vaksin Pfizer
Kesimpulan
Dari aspek historis, Covid-19 baru teridentifikasi pada 2019 di Wuhan, Cina. Sebaliknya, wabah virus hanta telah terlacak sejak era 1950-an di Korea Selatan sebelum akhirnya berhasil diisolasi dan dikenali pada 1978.
Pola penularan dan struktur biologis kedua virus ini juga bertolak belakang. Covid-19 menyebar secara massal lewat percikan cairan saluran pernapasan atau droplet. Sementara itu, manusia tertular HPS akibat menghirup udara atau debu yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus pembawa virus.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://x.com/search?q=soothsayer%20hantavirus&src=typeahead_click&f=top
- https://www.facebook.com/groups/352975460433426/posts/981157087615257/
- https://archive.today/5lpK5
- https://tirto.id/salah-video-klaim-rekayasa-produksi-hantavirus-gunakan-apd-hwHT
- https://www.instagram.com/p/DYEuqoVEfaT/
- https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-pandemi-virus-hanta-2026-telah-diprediksi-sejak-2022-2139300
- https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0272271210000053?via%3Dihub
- https://stacks.cdc.gov/view/cdc/103616
- https://tirto.id/idai-sebut-risiko-penyebaran-hantavirus-tidak-seperti-covid-19-hvPZ
- https://tirto.id/hoaks-hantavirus-efek-samping-dari-vaksin-pfizer-hwiZ
[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Petrosea
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 03/06/2026
Berita
Akun TikTok “PT PETROSEA (TBK)” pada Kamis (9/4/2026) mengunggah foto [arsip] disertai takarir:
LOWONGAN KERJA PT PETROSEA DI SELURUH INDONESIA!
Periode Rekrutmen 2026-2027
KUALIFIKASI UMUM:
Min. SMA/SMK-S1 (sesuai posisi)
Siap bekerja di lapangan
Komunikatif & jujur
Mampu bekerja dengan target (khusus posisi lapangan)
POSISI DIBUKA:
Engineering
Foreman / Supervisor
Operator Alat Berat (Heavy Equipment)
Mekanik
Welder
Electrician
Safety Officer / HSE
Project Control
Procurement
Logistik / Warehouse
Admin Proyek
Dan posisi pendukung lainnya
Daftar sekarang - klik link di bio!
#lokerpetrosea #petroseatbk #lowongankerja #loker2026 #lokerterbaru #lokerindonesia #lokertambang #lokerbumn #infoloker
Hasil Cek Fakta
TurnBackHoax mengakses tautan dalam bio pengunggah. Diketahui, tautan mengarah ke halaman mencurigakan yang berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “pendaftaran lowongan kerja PT Petrosea”. Hasil penelusuran mengarah ke laman resmi career.petrosea.com. Diketahui, pendaftaran lowongan kerja PT Petrosea hanya dapat dilakukan melalui laman resmi tersebut.
Calon pelamar perlu mengeklik bagian “lowongan” untuk melihat posisi yang tersedia, kemudian membuat akun untuk melanjutkan proses melamar.




