• Keliru, Rudal Israel Hantam Kedutaan Korea Utara di Teheran

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook yang mengklaim Israel melakukan kesalahan besar karena rudal Israel menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran.



    Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Aal Septian” (arsip) pada Minggu (15/04/2026). Dalam unggahan disebutkan bahwa rudal nyasar menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran secara tidak sengaja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Israel melakukan kesalahan besar rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Taheran. Lah, ko serangannya makin kesini makin ngaur Israel. Bagaimana nanti kedepannya setelah kedutaan Korea Utara dapat serangan dari Israel,” begitu narasi dalam gambar unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan bahwa serangan rudal tersebut terjadi secara tidak sengaja. Gambar dalam video memperlihatkan Kim Jong Un sedang menunjuk Benjamin Netanyahu dengan latar belakang gedung yang hancur.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Rudal israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan besar korea utara di taheran,” begitu narasi dituliskan pengunggah.

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (22/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 295 likes, 17 komentar, 7 kali dibagikan, dan 67 ribu kali ditayangkan.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

    periksa fakta Israel Bom Kedubes Korut.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Tempo yang menyatakan bahwa bukan Kedutaan Besar Korea Utara yang terkena serangan, melainkan Kedutaan Besar Korea Selatan yang lokasinya berdekatan dengan titik ledakan rudal Israel. Narasi yang mengatakan rudal Israel tanpa sengaja menyasar Kedubes Korea Utara di Teheran adalah hoaks.

    Menurut Snopes, peta lokasi tersebut dirilis guna membuktikan posisi Kedutaan Besar Korea Utara tidak berada di sekitar area pengeboman Israel dan Amerika Serikat di Teheran. Ledakan tersebut terjadi di dekat gedung Kedutaan Besar Korea Selatan di Teheran pada 10 Maret 2026, bukan menyasar kantor perwakilan Korea Utara. Insiden ini pecah di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang terjadi sejak 28 Februari lalu.

    Lebih lanjut, Tirto mengamati gambar pada video tersebut. Gambar terlihat tidak proporsional dan tidak nyata. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, Tirto menduga konten suara dibuat oleh akal imitasi (AI). Untuk memastikannya, kami menggunakan Hive Moderation. Berdasarkan hasil pengecekan, probabilitas penggunaan AI pada gambar tersebut terdeteksi tinggi, yakni 99,9 persen, yang mengindikasikan bahwa suara dalam konten tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa, bukan gambar asli Netanyahu dan Kim Jong Un.

    Dalam laporan FN News dan sejumlah media Korea, foto ledakan tersebut berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun, menegaskan pada 17 Maret 2026 bahwa negaranya bukan musuh Iran. Menurut Cho, kedutaan mereka adalah salah satu kantor diplomatik asing yang masih bertahan di Teheran.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah. Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Baca juga:Update Perang Iran-AS: Trump Umumkan Perpanjang Gencatan Senjata

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung Kedutaan Korea Utara di Teheran adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar yang digunakan di dalam video bukan merupakan gambar asli, melainkan dibuat menggunakan AI.

    Foto ledakan tersebut berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Ledakan tersebut terjadi di dekat gedung Kedutaan Besar Korea Selatan di Teheran pada 10 Maret 2026, bukan menyasar kantor perwakilan Korea Utara.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks, Tautan Pendaftaran Bantuan Budidaya Ikan

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim pemerintah berikan bantuan budidaya ikan air tawar. Dalam unggahan disebutkan pendaftaran bantuan dapat dilakukan melalui tautan yang dicantumkan pada bio akun.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “PROGRAM PEMERINTAH 2025/2026” (arsip) pada 16 April 2026. Dalam unggahan menampilkan poster suasana perairan dan gambar ikan dengan narasi utama “Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar Dari Pemerintah.”

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “� Program Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar dari Pemerintah! �
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat melalui bantuan budidaya ikan air tawar. � Kriteria penerima: Petani pemula, Kelompok tani, Pekerja yang membutuhkan dukungan usaha, � Segera manfaatkan kesempatan ini! � Berlaku sampai bulan Desember. � Bersama kita tingkatkan produksi ikan air tawar Indonesia! � LINK DAFTAR ADA DI BIO PROFIL.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Pengunggah mencantumkan tautan https://pendaftaran-terbuka02.xrem.pro pada bio akun profil. Tautan ini diklaim untuk mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar tersebut.

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (23/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1,1 ribu tanda suka, 232 komentar, dan 51 kali dibagikan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Mushof Gabluker Chanel” dalam obrolan grup “mancing mania waduk cengklik.” Unggahan tersebut menampilkan gambar yang sama terkait bantuan budidaya ikan air tawar.

    Lantas. bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Tips Budidaya Ikan Arwana untuk Pemula yang Perlu Diketahui

    Periksa Fakta Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Akun tersebut menggunakan logo Kemensos sebagai foto profil dan memiliki 10 ribu pengikut. Ditemukan bahwa akun tersebut beberapa kali mengunggah informasi terkait bantuan budidaya ikan yang diklaim berasal dari pemerintah melalui tautan yang dicantumkan pada bio akun. Dari situ diketahui bahwa akun tersebut merupakan akun tidak resmi milik pemerintah maupun Kemensos,

    Adapun akun Facebook resmi milik Kemensos bernama “Kementerian Sosial RI” dengan 344 ribu pengikut dan memiliki centang biru.

    Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Liputan6, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui akun Instagram resminya yakni @budidayakkp, minta masyarakat waspada terhadap penipuan dan hoaks yang mengatasnamakan pihaknya.

    “Pastikan selalu cek kebenaran informasi melalui kanal resmi, seperti media sosial Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Tetap waspada, jangan sampai tertipu ya,” begitu tulis Ditjen Budidaya KKP yang dikutip pada Kamis (9/4/2026).

    Kemudian, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar yang dicantumkan pada bio profil akun https://pendaftaran-terbuka02.xrem.pro. Tautan tersebut mengarahkan pengunjung ke laman dengan tulisan “Pendaftaran Umum Republik Indonesia” dan pengisian data diri berupa nama lengkap dan nomor Telegram aktif.

    Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan keterangan bahwa laman pendaftaran dilindungi oleh hak cipta dan semua hak dilindungi.

    Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.

    Selanjutnya, Tirto mencoba mengecek keaslian tautan yang diklaim untuk mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukkan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah. Tautan tersebut milik CLOUDFLARENET, berlokasi di Ascension Island dengan domain terbuka02.xrem.pro, dibuat pada 2 April 2026, dan berlaku selama 3 bulan. Dengan demikian, tautan yang beredar bukanlah tautan resmi dan berpotensi penipuan.

    Dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 81 Tahun 2025, pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar tidak dilakukan melalui link online, melainkan pengajuan proposal resmi kepada Dinas Perikanan Kabupaten/Kota atau Dinas Provinsi. Bantuan biasanya ditujukan bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang terdaftar. Dengan demikian tautan yang mengklaim untuk pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar adalah tidak benar.

    Penyaluran bantuan sarana berupa bantuan benih ikan diberikan kepada calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

    Kelompok Masyarakat;Kelompok Masyarakat Hukum Adat;Lembaga Swadaya Masyarakat;Lembaga Pendidikan; danLembaga Keagamaan.

    memiliki Kusuka elektronik (e-Kusuka);berbadan hukum atau terdaftar di Dinas; dansalah satu pengurus atau anggota Kelompok Masyarakat merupakan peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan nasional.

    kkp.go.id.

    Baca juga:Dinas Peternakan Sumatra Selatan Ajukan 500 Ribu Vaksin PMK

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim adanya tautan untuk mendaftar PPPK bantuan budidaya ikan air tawar bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Adapun tautan yang disertakan tidak berasal dari kanal resmi milik pemerintah dan berujung pada permintaan data pribadi. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

    Pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar tidak dilakukan melalui link online, melainkan pengajuan proposal resmi kepada Dinas Perikanan Kabupaten/Kota atau Dinas Provinsi.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Keliru, Rudal Israel Hantam Kedutaan Korea Utara di Teheran

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook yang mengklaim Israel melakukan kesalahan besar karena rudal Israel menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran.



    Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Aal Septian” (arsip) pada Minggu (15/04/2026). Dalam unggahan disebutkan bahwa rudal nyasar menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran secara tidak sengaja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Israel melakukan kesalahan besar rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Taheran. Lah, ko serangannya makin kesini makin ngaur Israel. Bagaimana nanti kedepannya setelah kedutaan Korea Utara dapat serangan dari Israel,” begitu narasi dalam gambar unggahan.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan bahwa serangan rudal tersebut terjadi secara tidak sengaja. Gambar dalam video memperlihatkan Kim Jong Un sedang menunjuk Benjamin Netanyahu dengan latar belakang gedung yang hancur.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Rudal israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan besar korea utara di taheran,” begitu narasi dituliskan pengunggah.

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (22/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 295 likes, 17 komentar, 7 kali dibagikan, dan 67 ribu kali ditayangkan.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

    periksa fakta Israel Bom Kedubes Korut.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Tempo yang menyatakan bahwa bukan Kedutaan Besar Korea Utara yang terkena serangan, melainkan Kedutaan Besar Korea Selatan yang lokasinya berdekatan dengan titik ledakan rudal Israel. Narasi yang mengatakan rudal Israel tanpa sengaja menyasar Kedubes Korea Utara di Teheran adalah hoaks.

    Menurut Snopes, peta lokasi tersebut dirilis guna membuktikan posisi Kedutaan Besar Korea Utara tidak berada di sekitar area pengeboman Israel dan Amerika Serikat di Teheran. Ledakan tersebut terjadi di dekat gedung Kedutaan Besar Korea Selatan di Teheran pada 10 Maret 2026, bukan menyasar kantor perwakilan Korea Utara. Insiden ini pecah di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang terjadi sejak 28 Februari lalu.

    Lebih lanjut, Tirto mengamati gambar pada video tersebut. Gambar terlihat tidak proporsional dan tidak nyata. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, Tirto menduga konten suara dibuat oleh akal imitasi (AI). Untuk memastikannya, kami menggunakan Hive Moderation. Berdasarkan hasil pengecekan, probabilitas penggunaan AI pada gambar tersebut terdeteksi tinggi, yakni 99,9 persen, yang mengindikasikan bahwa suara dalam konten tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa, bukan gambar asli Netanyahu dan Kim Jong Un.

    Dalam laporan FN News dan sejumlah media Korea, foto ledakan tersebut berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun, menegaskan pada 17 Maret 2026 bahwa negaranya bukan musuh Iran. Menurut Cho, kedutaan mereka adalah salah satu kantor diplomatik asing yang masih bertahan di Teheran.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah. Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Baca juga:Update Perang Iran-AS: Trump Umumkan Perpanjang Gencatan Senjata

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung Kedutaan Korea Utara di Teheran adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar yang digunakan di dalam video bukan merupakan gambar asli, melainkan dibuat menggunakan AI.

    Foto ledakan tersebut berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Ledakan tersebut terjadi di dekat gedung Kedutaan Besar Korea Selatan di Teheran pada 10 Maret 2026, bukan menyasar kantor perwakilan Korea Utara.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks, Tautan Pendaftaran Bantuan Budidaya Ikan

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim pemerintah berikan bantuan budidaya ikan air tawar. Dalam unggahan disebutkan pendaftaran bantuan dapat dilakukan melalui tautan yang dicantumkan pada bio akun.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “PROGRAM PEMERINTAH 2025/2026” (arsip) pada 16 April 2026. Dalam unggahan menampilkan poster suasana perairan dan gambar ikan dengan narasi utama “Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar Dari Pemerintah.”

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “� Program Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar dari Pemerintah! �
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat melalui bantuan budidaya ikan air tawar. � Kriteria penerima: Petani pemula, Kelompok tani, Pekerja yang membutuhkan dukungan usaha, � Segera manfaatkan kesempatan ini! � Berlaku sampai bulan Desember. � Bersama kita tingkatkan produksi ikan air tawar Indonesia! � LINK DAFTAR ADA DI BIO PROFIL.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Pengunggah mencantumkan tautan https://pendaftaran-terbuka02.xrem.pro pada bio akun profil. Tautan ini diklaim untuk mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar tersebut.

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (23/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1,1 ribu tanda suka, 232 komentar, dan 51 kali dibagikan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Mushof Gabluker Chanel” dalam obrolan grup “mancing mania waduk cengklik.” Unggahan tersebut menampilkan gambar yang sama terkait bantuan budidaya ikan air tawar.

    Lantas. bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Tips Budidaya Ikan Arwana untuk Pemula yang Perlu Diketahui

    Periksa Fakta Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Akun tersebut menggunakan logo Kemensos sebagai foto profil dan memiliki 10 ribu pengikut. Ditemukan bahwa akun tersebut beberapa kali mengunggah informasi terkait bantuan budidaya ikan yang diklaim berasal dari pemerintah melalui tautan yang dicantumkan pada bio akun. Dari situ diketahui bahwa akun tersebut merupakan akun tidak resmi milik pemerintah maupun Kemensos,

    Adapun akun Facebook resmi milik Kemensos bernama “Kementerian Sosial RI” dengan 344 ribu pengikut dan memiliki centang biru.

    Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Liputan6, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui akun Instagram resminya yakni @budidayakkp, minta masyarakat waspada terhadap penipuan dan hoaks yang mengatasnamakan pihaknya.

    “Pastikan selalu cek kebenaran informasi melalui kanal resmi, seperti media sosial Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Tetap waspada, jangan sampai tertipu ya,” begitu tulis Ditjen Budidaya KKP yang dikutip pada Kamis (9/4/2026).

    Kemudian, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar yang dicantumkan pada bio profil akun https://pendaftaran-terbuka02.xrem.pro. Tautan tersebut mengarahkan pengunjung ke laman dengan tulisan “Pendaftaran Umum Republik Indonesia” dan pengisian data diri berupa nama lengkap dan nomor Telegram aktif.

    Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan keterangan bahwa laman pendaftaran dilindungi oleh hak cipta dan semua hak dilindungi.

    Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.

    Selanjutnya, Tirto mencoba mengecek keaslian tautan yang diklaim untuk mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukkan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah. Tautan tersebut milik CLOUDFLARENET, berlokasi di Ascension Island dengan domain terbuka02.xrem.pro, dibuat pada 2 April 2026, dan berlaku selama 3 bulan. Dengan demikian, tautan yang beredar bukanlah tautan resmi dan berpotensi penipuan.

    Dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 81 Tahun 2025, pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar tidak dilakukan melalui link online, melainkan pengajuan proposal resmi kepada Dinas Perikanan Kabupaten/Kota atau Dinas Provinsi. Bantuan biasanya ditujukan bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang terdaftar. Dengan demikian tautan yang mengklaim untuk pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar adalah tidak benar.

    Penyaluran bantuan sarana berupa bantuan benih ikan diberikan kepada calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

    Kelompok Masyarakat;Kelompok Masyarakat Hukum Adat;Lembaga Swadaya Masyarakat;Lembaga Pendidikan; danLembaga Keagamaan.

    memiliki Kusuka elektronik (e-Kusuka);berbadan hukum atau terdaftar di Dinas; dansalah satu pengurus atau anggota Kelompok Masyarakat merupakan peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan nasional.

    kkp.go.id.

    Baca juga:Dinas Peternakan Sumatra Selatan Ajukan 500 Ribu Vaksin PMK

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim adanya tautan untuk mendaftar PPPK bantuan budidaya ikan air tawar bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Adapun tautan yang disertakan tidak berasal dari kanal resmi milik pemerintah dan berujung pada permintaan data pribadi. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

    Pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar tidak dilakukan melalui link online, melainkan pengajuan proposal resmi kepada Dinas Perikanan Kabupaten/Kota atau Dinas Provinsi.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini