• [SALAH] Prabowo Bakal Bongkar Dana Rp100 Triliun Milik Gibran

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 06/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “I Kadek Mariana” pada Rabu (21/1/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “PRABOWO BONGKAR DANA 100 T GIBRAN AKAN SEGERA DI TAHAN 

    TERBONGKAR!! pakta dan sudah terbukti ,k3bij4kan sang m4ntan hany4 untuk memperkaya diri!? gimana menurut masyarakat ???”

    Unggahan disertai takarir:

    “prabowo bongkar dana 100t”

    Per Senin (6/4/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 4.000-an tanda suka, menuai 2.700-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 399 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Prabowo bongkar dana Rp100 triliun milik Gibran” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Berita cnbcindonesia.com “Prabowo: 100 Hari Pertama Kami Amankan Lebih dari Rp300 T”, tayang Senin (24/2/2025). Berita ini melaporkan bahwa Presiden Prabowo menyatakan pemerintahannya mampu mengamankan dana lebih dari Rp300 triliun dalam 100 hari kerja.

    • Berita katadata.co.id “Emiten Adik Prabowo (WIFI) Bongkar Strategi Usai Menang Lelang Frekuensi 1,4 GHz”, tayang Selasa (21/10/2025). Berita ini melaporkan bahwa Emiten milik adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo yakni PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge berencana meluncurkan layanan internet murah bernama Starlite.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Presiden Prabowo bongkar dana Rp100 triliun milik Gibran”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan foto berisi klaim “Prabowo bongkar dana Rp100 triliun milik Gibran” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Kerja di LPSK

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 06/04/2026

    Berita

    Akun TikTok “infolpskindonesia” pada (13/2/2026) mengunggah video [arsip] berisi lowongan kerja Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Narasi lengkapnya sebagai berikut:

    “LOWONGAN KERJA

    LEMBAGA PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN (LPSK)

    Kami Mengundang Putra-Putri Terbaik Bangsa untuk Bergabung Bersama LPSK

    Persyaratan Umum:

    • Warga Negara Indonesia

    • Pendidikan minimal D3/S1 sesuai formasi

    • Sehat jasmani dan rohani

    • Tidak pernah terlibat tindak pidana

    • Mampu bekerja dalam tim

    • Memiliki integritas dan komitmen tinggi

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari informasi lowongan LPSK ini di media sosial resmi milik LPSK. Pada unggahan tersebut terlihat akun TikTok “infolpskindonesia” dan video yang diunggah akun tersebut telah dinyatakan hoaks. Informasi lowongan LPSK hanya berasal dari akun resmi LPSK dan situs lpsk.go.id

    TurnBackHoax juga menganalisis video unggahan “infolpskindonesia” tersebut dengan Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video itu merupakan hasil buatan AI dengan probabilitas 99.8%.

    Kesimpulan

    Video merupakan hasil buatan AI dan informasi lowongan resmi hanya dibagikan melalui situs lpsk.go.id serta akun media sosial resmi LPSK. Jadi, unggahan berisi tautan “lowongan kerja Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Purbaya Umumkan Bantuan untuk Lansia

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bantuan untuk lansia. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "🎁 HUBUNGI WA BENDAHARA 🎁
    👉 HANYA 20 ORANG TERPILIH 👇
    0857-6889-5223 #fyp #trendingreels #viralreels #branda #1m"
    Unggahannya disertai pernyataan Purbaya dengan tulisan "HUBUNGI BENDAHARA JIKA KMU LANSIA"
    Berikut isi videonya:
    "Assalamualaikum saya Purbaya Menteri Keuangan Indonesia, jangan diskip karena ini bisa jadi rezekimu, jika video ini muncul di berandamu itu tanda ada kebaikan yang sedang mendekat. Yang komentar amin semoga yang pertama merasakan kabar baik, yang berdoa insyaallah lebih dulu merasakannya. Folow akun ini jika kamu ingin setiap hari ada pengingat yang menenangkan hatimu"
    Lalu benarkah klaim video Menkeu Purbaya mengumumkan bantuan untuk lansia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Menkeu Purbaya mengumumkan bantuan untuk lansia. Penelusuran menemukan, video klaim identik dengan kegiatan Purbaya pada 11 dan 12 November 2025 seperti yang terlihat pada akun TikTok Purbaya Yudhi Sadewa yakni @purbayayudhis dan akun Instagram di @menkeuri.
    Pada unggahan di TikTok pada 11 November 2025, Purbaya menyampaikan, dia meninjau langsung pelaksanaan tugas dan layanan yang dilakukan Bea Cukai Tanjung Perak.
    Dia melihat langsung proses pemeriksaan fisik barang ekspor impor yang ada di longroom/tempat pemeriksaan barang ekspor impor di Pelabuhan Petikemas.
    Sedangkan pada postingan 12 November yang identik dengan klaim, Purbaya menyampaikan:
    "Untuk teman-teman Bea dan Cukai, semangat. Anda ada di titik terdepan untuk menjaga keutuhan integritas pasar dalam negeri dari produk-produk ilegal"
    Cek Fakta Liputan6.com pun menelusuri klaim video menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
    Dari hasil penelusuran, video klaim Purbaya mengumumkan bantuan untuk lansia menunjukkan 12,1 persen hasil buatan AI, sedangkan audio menunjukkan 99,2 persen dihasilkan oleh AI.
    Tidak ada pernyataan mengenai pengumuman bantuan untuk lansia seperti dalam klaim yang beredar di Facebook.
     
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menkeu Purbaya mengumumkan bantuan untuk lansia merupakan hoaks dan buatan AI.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran CPNS dan PPPK 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 Maret 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "CPNS & PPPK tahun 2026 resmi dibuka!
    FORMASI UMUM
    -Tenaga Administrasi
    -Tenaga Kesehatan
    -Tenaga teknis
    -Tenaga pendidikan
    -Formasi Umum & Khusus
    PERSYARATAN UMUM
    -Warga Negara Indonesia (WNI)
    -Usia Minimal 18 tahun
    -Pendidikan SMA/SMK, D3 ,D4 ,S1 ,S2
    -Sehat jasmani & rohani
    -Tidak pernah dipidana
    -Tidak pernah diberhentikan tidak hormat
    TAHAPAN SELEKSI
    -Seleksi administrasi
    -SKS (CAT BKN)
    -SKB
    -Pengumuman Kelulusan
    Untuk pendaftaran silakan langsung klik link yang ada di bio .... !!!!"
    Unggahan disertai menu daftar sekarang. Jika menu tersebut diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Terbarunya".
    Dalam artikel ini disampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajarannya untuk menggelar rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2026. Hanya saja, proses itu masih terus dimatangkan guna memperhitungkan kemampuan fiskal dengan adanya keterbatasan APBN.
    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, hampir seluruh menteri telah menyampaikan kebutuhan soal CPNS baru. Sayangnya, ia belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih menghitung kebutuhan lain selain belanja pegawai.
    "Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi. Karena walau bagaimana juga kita harus mempertimbangkan kondisi kita secara fiskal," ujar Mensesneg dikutip dari siaran video resmi Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (18/3/2026).
    Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) disebut telah berkirim surat ke masing-masing kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah (pemda), untuk memetakan kebutuhan baru ASN.
    Namun lantaran adanya keterbatasan fiskal, pemerintah perlu mempertimbangkan proporsi antara jumlah ASN/PNS baru hingga mereka yang mendekati masa pensiun.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
    Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026, tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini