Cek Fakta: Tidak Benar Jusuf Kalla Terbang ke Iran untuk Upaya Perdamaian
Sumber:Tanggal publish: 30/03/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan bahwa mantan Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK terbang ke Iran dalam upaya perdamaian. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 26 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"SEMOGA TIDAK TERJADI HAL YG TIDAK DI INGINKAN...!
Ditengah eskalasi konflik Timur Tengah yang masih memanas, Di kabarkan Jusuf Kalla dan Rombongan akan terbang ke lran Untuk upaya perdamaian.🇮🇷🇮🇷🇮🇷🇮🇩 #fyp #pengikut #pemula #motivasi #reels #fbpro #damai #israel #iran #AS #trump #Netanyahu #mujtaba"
Postingan menyertakan poster yang berisi foto Jusuf Kalla yang merupakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ditemani mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang kini menjadi pengurus PMI Hamid Awaluddin. JK dan rombongan terlihat duduk dan memakai sabuk pengaman.
"PERANG MASIH MEMANAS
JK DAN ROMBONGAN DIKABARKAN TERBANG KE IRAN UNTUK UPAYA PERDAMAIAN"
Lalu benarkah klaim mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Jusuf Kalla Tidak Terbang ke Iran" yang tayang pada 26 Maret 2026.
Dalam artikel ini, Palang Merah Indonesia (PMI) membantah kabar keberangkatan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla ke Iran untuk menjalankan misi perdamaian. Kepala Bidang Hubungan Internasional PMI, Hamid Awaluddin, memastikan tidak ada agenda kunjungan langsung Jusuf Kalla ke Iran dalam waktu dekat.
"Tidak ada rencana datang langsung ke Iran. Karena tidak mungkin ada orang luar masuk Iran karena airport tidak berfungsi," kata Hamid saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis 26 Maret 2026.
Meski demikian, Hamid membenarkan adanya rencana pengiriman bantuan kemanusiaan dari PMI ke Iran. Ia menyebutkan, saat ini PMI masih menyusun teknis penyaluran bantuan, termasuk jenis bantuan yang akan dikirimkan.
Sementara itu, Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah menyebut, Jusuf Kalla berangkat dalam lawatan ke berbagai negara pada Rabu, 25 Maret 2026. Jusuf Kalla dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 28 Maret 2026.
Dia juga memastikan Jusuf Kalla tidak terbang ke Iran dalam agenda dialog perdamaian tersebut.
"Tidak ke Teheran, tapi ke beberapa negara ASEAN," ucap Husain.
Husain mengatakan, JK mengunjungi beberapa negara ASEAN untuk menghadiri undangan bertopik dialog perdamaian.
Artikel ini juga menyertakan foto yang identik dalam klaim Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim unggahan Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian, tidak benar.
Rujukan
Cek Fakta: Tidak Benar Link Cek Bansos PKH dan BPNT yang Cair Maret-April 2026
Sumber:Tanggal publish: 30/03/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang cair Maret-April 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 26 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Bansos PKH dan BPNT cair Maret - April 2026 menjadi kabar yang paling ditunggu jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial unggulan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga berpenghasilan rendah"
Postingan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"DIGITALISASI BANSOS MULAI MARET 2026
KABAR GEMBIRA BUAT YANG BELUM DAPAT BANTUAN SOSIAL (BANSOS) PKH SAMA SEKALI BELUM DAPAT ATAU BELUM CAIR, RP2.500.000 PRIODE TAHUN 2026 INI LANGSUNG DAFTAR, TIDAK DI PUNGUT BIAYA SEDIKIT PUN
CEK NAMA ANDA DENGAN CARA
KLIK DAFTAR"
Unggahan disertai menu daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Cara Mudah Cek Bansos PKH BPNT: Panduan Lengkap Status Penerima" yang tayang pada 24 September 2025.
Dalam artikel ini dijelaskan, masyarakat dapat dengan mudah cek bansos PKH BPNT secara online melalui website resmi Kementerian Sosial. Metode ini merupakan cara paling umum dan efisien untuk mengetahui status penerimaan bantuan.
Langkah-langkah untuk melakukan pengecekan adalah dengan membuka peramban di ponsel atau komputer, lalu kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi bernama "Cek Bansos" yang dapat diunduh melalui Google Play Store atau App Store.
Sedangkan bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, pengecekan dapat dilakukan secara offline di kantor kelurahan, desa, atau dinas sosial setempat. Pastikan untuk membawa dokumen identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk proses verifikasi data.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026, tidak benar.
Rujukan
[SALAH] China Kirim Personel dan Alat Tempur untuk Iran
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 30/03/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Komang Wira” pada Kamis (12/3/2026). Unggahan beserta narasi :
“cina secara terbuka telah mengirimkanpersonil dan sejumlah peralatan tempur
untuk membantu iran”
Hingga Senin (30/3/2026) unggahan telah mendapatkan 1.100 tanda suka, 12 komentar dan telah dibagikan 21 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens serta alat pendeteksi kecerdasan (AI) Hive Moderation. Berikut hasilnya:
Klip video pertama yang memperlihatkan konvoi kendaraan dan bendera China mirip dengan unggahan kanal YouTube Guardian News pada tahun 2019. Peristiwa tersebut merupakan momen Presiden Xi Jinping melakukan inspeksi pasukan di Jalan Chang'an, Beijing dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video kedua yang memperlihatkan konvoi kendaraan rudal mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Peristiwa tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video ketiga yang memperlihatkan pasukan militer tersebut mirip dengan unggahan kanal YouTube New China TV pada tahun 2019. Video tersebut merupakan siaran langsung parade dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video keempat yang memperlihatkan iring-iringan tank baja mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Video tersebut juga berasal dari parade militer peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video kelima yang memperlihatkan pertemuan Khamenei, Putin dan Kim Jong Un merupakan hasil rekayasa AI. Berdasarkan analisis Hive Moderation, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,3 persen.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=7395qcF2MGA&t=17s
- https://www.youtube.com/watch?v=5JZCNhdKVvE
- https://www.youtube.com/watch?v=dit7zmnzAh0
- https://www.youtube.com/watch?v=5JZCNhdKVvE
- https://hivemoderation.com/
- https://archive.org/details/screenshot-40_202603
- https://web.facebook.com/reel/951593967419251
- https://archive.ph/wip/KpE0n
[SALAH] Video "Rudal Iran Ledakkan Bandara Israel"
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 30/03/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “emiarkan8” pada Kamis (5/3/2026). Unggahan beserta narasi :
“Rekaman Perang di Bandara Israel: Kenangan Penuh Api
Saksikan momen dramatis di bandara Israel saat Iran memperlihatkan kekuatannya”
Hingga Senin (30/3/2026) unggahan telah mendapatkan 279 tanda suka, 11 komentar dan telah dibagikan 16 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, HiveModeration.. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,2 persen.
Sementara itu, dilansir dari Kendari Pos, Bandara Internasional Ben Gurion dikabarkan hancur akibat serangan 12 rudal balistik Iran dalam waktu kurang dari dua menit. Sejumlah rudal disebut menghantam landasan pacu, area parkir pesawat, tangki bahan bakar, Terminal 3, hingga menara kontrol.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 89 orang, memicu kebakaran besar yang berlangsung hingga 18 jam, serta menyebabkan bandara tutup total tanpa penerbangan. Akibatnya, Israel disebut terisolasi dari ekonomi global karena tidak memiliki alternatif bandara yang sebanding.
.png)
.png)