Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial TikTok yang mengatasnamakan Pertamina mengeklaim bahwa masyarakat dapat mendaftar sebagai pangkalan atau subpangkalan LPG 3 kg dengan membayar sejumlah biaya tertentu serta diminta menghubungi nomor WhatsApp yang tertera di profil.
Namun, benarkah pendaftaran pangkalan LPG 3 kg dikenakan biaya?
Hoaks! Pendaftaran pangkalan LPG berbayar melalui TikTok
Sumber:Tanggal publish: 21/04/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah maupun keterangan dari Pertamina terkait pendaftaran pangkalan LPG berbayar.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dilansir dari ANTARA, menjelaskan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya diatur melalui mekanisme resmi dan harus tepat sasaran.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Ia juga menegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya alias gratis.
Informasi yang mencantumkan biaya tertentu serta mengarahkan pendaftaran melalui kontak tidak resmi dipastikan bukan berasal dari pihak Pertamina.
Dengan demikian, klaim yang menyebut pendaftaran pangkalan LPG 3 kg bersubsidi dikenakan biaya merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Rating: Pendaftaran pangkalan LPG berbayar melalui TikTok
Klaim: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dilansir dari ANTARA, menjelaskan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya diatur melalui mekanisme resmi dan harus tepat sasaran.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Ia juga menegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya alias gratis.
Informasi yang mencantumkan biaya tertentu serta mengarahkan pendaftaran melalui kontak tidak resmi dipastikan bukan berasal dari pihak Pertamina.
Dengan demikian, klaim yang menyebut pendaftaran pangkalan LPG 3 kg bersubsidi dikenakan biaya merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Rating: Pendaftaran pangkalan LPG berbayar melalui TikTok
Klaim: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! Menlu Iran sebut Prabowo pecundang
Sumber:Tanggal publish: 21/04/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa Menteri Luar Negeri Iran menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai “pecundang”.
Unggahan tersebut menampilkan tangkapan layar siaran televisi dengan foto pejabat Iran, disertai narasi yang menyudutkan Prabowo.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Iran! Prabowo pecundang Amerika dan Israel seperti”
Namun, Namun, benarkah Menteri Luar Negeri Iran menyebut Prabowo sebagai pecundang?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan tersebut menampilkan tangkapan layar siaran televisi dengan foto pejabat Iran, disertai narasi yang menyudutkan Prabowo.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Iran! Prabowo pecundang Amerika dan Israel seperti”
Namun, Namun, benarkah Menteri Luar Negeri Iran menyebut Prabowo sebagai pecundang?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan dari media kredibel yang menyebut bahwa pejabat Iran tersebut pernah mengeluarkan pernyataan menghina Presiden Indonesia.
Selain itu, unggahan tersebut identik dengan postingan Arab News berjudul “Russia’s Lavrov arrives in Iran for talks” yang diunggah pada tanggal 25 Februari 2026 terkait video pertemuan Araghchi dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Teheran, Iran.
Dalam unggahan tersebut membahas berbagai isu penting, mulai dari konflik di Timur Tengah seperti di Suriah dan Yaman, hingga masa depan kesepakatan nuklir Iran yang sejak lama menjadi perhatian dunia.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Menteri Luar Negeri Iran menyebut Presiden Prabowo sebagai pecundang adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Menlu Iran sebut Prabowo pecundang
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selain itu, unggahan tersebut identik dengan postingan Arab News berjudul “Russia’s Lavrov arrives in Iran for talks” yang diunggah pada tanggal 25 Februari 2026 terkait video pertemuan Araghchi dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Teheran, Iran.
Dalam unggahan tersebut membahas berbagai isu penting, mulai dari konflik di Timur Tengah seperti di Suriah dan Yaman, hingga masa depan kesepakatan nuklir Iran yang sejak lama menjadi perhatian dunia.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Menteri Luar Negeri Iran menyebut Presiden Prabowo sebagai pecundang adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Menlu Iran sebut Prabowo pecundang
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! Trump resmi dipenjara usai dilengserkan parlemen Amerika Serikat
Sumber:Tanggal publish: 21/04/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial YouTube mengeklaim bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump ditangkap oleh Pengadilan Manhattan, New York City, setelah dilengserkan dan dinyatakan melakukan kejahatan perang.
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa Trump terancam dimakzulkan meskipun telah menyepakati gencatan senjata dengan Iran.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Trump terancam dimakzulkan meski sepakati gencatan senjata dengan Iran
Donald Trump resmi ditangkap usai dilengserkan! Trump terbukti lakukan kejahatan perang”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah Donald Trump dipenjara setelah dilengserkan oleh parlemen Amerika Serikat?
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa Trump terancam dimakzulkan meskipun telah menyepakati gencatan senjata dengan Iran.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Trump terancam dimakzulkan meski sepakati gencatan senjata dengan Iran
Donald Trump resmi ditangkap usai dilengserkan! Trump terbukti lakukan kejahatan perang”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah Donald Trump dipenjara setelah dilengserkan oleh parlemen Amerika Serikat?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun laporan media kredibel yang menyatakan bahwa Donald Trump ditangkap, dipenjara, atau dilengserkan terkait tuduhan tersebut.
Faktanya, video yang beredar identik dengan siaran resmi dari The White House yang menampilkan konferensi pers Donald Trump pada 6 April 2026, yang berisi pernyataan terkait situasi geopolitik dan peringatan terhadap Iran, bukan tentang penangkapan atau pemakzulan.
Selain itu, pembahasan terkait kewenangan presiden dalam operasi militer diatur dalam The War Powers Resolution of 1973, yang membatasi penggunaan kekuatan militer tanpa persetujuan Kongres, namun tidak berkaitan dengan klaim penangkapan seperti yang beredar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim yang menyebut Donald Trump ditangkap dan dipenjara setelah dilengserkan merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Rating: Trump resmi dipenjara usai dilengserkan parlemen AS
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Faktanya, video yang beredar identik dengan siaran resmi dari The White House yang menampilkan konferensi pers Donald Trump pada 6 April 2026, yang berisi pernyataan terkait situasi geopolitik dan peringatan terhadap Iran, bukan tentang penangkapan atau pemakzulan.
Selain itu, pembahasan terkait kewenangan presiden dalam operasi militer diatur dalam The War Powers Resolution of 1973, yang membatasi penggunaan kekuatan militer tanpa persetujuan Kongres, namun tidak berkaitan dengan klaim penangkapan seperti yang beredar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim yang menyebut Donald Trump ditangkap dan dipenjara setelah dilengserkan merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Rating: Trump resmi dipenjara usai dilengserkan parlemen AS
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Keliru, Menlu China Sebut Israel Harus Dibubarkan
Sumber:Tanggal publish: 21/04/2026
Berita
tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Instagram mengklaim Menteri Luar Negeri China menyebut Israel harus dibubarkan karena bertindak licik dan dapat memicu Perang Dunia III.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram bernama @warta.dotcom (arsip) pada Jumat (17/04/2026). Unggahan menampilkan dua gambar, yaitu Wang Yi (kiri) dan Benjamin Netanyahu (kanan), yang digabungkan secara digital.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Menlu China: Israel Harus Dibubarkan Sebelum Tindakan Licik Mereka Picu Perang Dunia III,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga disebutkan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada 15 April 2026 menyampaikan pernyataan keras dalam forum pembahasan geopolitik konflik Timur Tengah. Ia menyebut bahwa “Negara Israel harus dibubarkan sebelum tindakan liciknya memicu pecahnya Perang Dunia Ketiga.”
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Wang Yi juga menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di kawasan, khususnya yang melibatkan Gaza dan negara-negara sekitar. Ia menegaskan bahwa situasi saat ini dinilai semakin tidak terkendali dan berpotensi menyeret kekuatan besar dunia ke dalam konflik terbuka.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi luas dari berbagai negara, dengan sebagian pihak menilai ucapan itu sebagai bentuk peringatan serius, sementara yang lain menganggapnya terlalu provokatif dan berisiko memperkeruh situasi global yang sudah tegang.
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (20/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 8,4 ribu likes, 386 komentar, dan 375 kali dibagikan ulang. Kolom komentar terbagi dua, sebagian masyarakat berkomentar terkait keadaan Israel terkini dan sebagian lainnya mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Andik Kcb” dan “Satria Perdana” yang disebarkan pada grup obrolan “grup salafi,” pada akun Instagram @egaputri2014 dan @abi.dzar_alghifary. Semua unggahan tersebut juga menampilkan gambar Wang Yi dan Netanyahu dengan narasi bahwa Israel harus dibubarkan karena memicu terjadinya perang.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, IDF Selidiki
Periksa Fakta Menlu China: Israel Harus Dibubarkan. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram bernama @warta.dotcom (arsip) pada Jumat (17/04/2026). Unggahan menampilkan dua gambar, yaitu Wang Yi (kiri) dan Benjamin Netanyahu (kanan), yang digabungkan secara digital.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Menlu China: Israel Harus Dibubarkan Sebelum Tindakan Licik Mereka Picu Perang Dunia III,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga disebutkan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada 15 April 2026 menyampaikan pernyataan keras dalam forum pembahasan geopolitik konflik Timur Tengah. Ia menyebut bahwa “Negara Israel harus dibubarkan sebelum tindakan liciknya memicu pecahnya Perang Dunia Ketiga.”
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Wang Yi juga menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di kawasan, khususnya yang melibatkan Gaza dan negara-negara sekitar. Ia menegaskan bahwa situasi saat ini dinilai semakin tidak terkendali dan berpotensi menyeret kekuatan besar dunia ke dalam konflik terbuka.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi luas dari berbagai negara, dengan sebagian pihak menilai ucapan itu sebagai bentuk peringatan serius, sementara yang lain menganggapnya terlalu provokatif dan berisiko memperkeruh situasi global yang sudah tegang.
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (20/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 8,4 ribu likes, 386 komentar, dan 375 kali dibagikan ulang. Kolom komentar terbagi dua, sebagian masyarakat berkomentar terkait keadaan Israel terkini dan sebagian lainnya mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Andik Kcb” dan “Satria Perdana” yang disebarkan pada grup obrolan “grup salafi,” pada akun Instagram @egaputri2014 dan @abi.dzar_alghifary. Semua unggahan tersebut juga menampilkan gambar Wang Yi dan Netanyahu dengan narasi bahwa Israel harus dibubarkan karena memicu terjadinya perang.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, IDF Selidiki
Periksa Fakta Menlu China: Israel Harus Dibubarkan. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli.
Hasil penelusuran mengarah pada laman Ministry of Foreign Affairs People's Republic of China.Laman tersebut menulis bahwapada 19 Desember 2013, Wang Yi bertemu dengan Benjamin Netanyahu di Jerusalem. Dalam pertemuan itu Netanyahu menyatakan bahwa Israel dan Tiongkok adalah peradaban kuno dengan sejarah yang panjang dan memiliki prospek yang cerah.
Israel mengagumi Tiongkok atas pencapaian-pencapaiannya yang besar. Israel bersedia menggabungkan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologinya sendiri dengan pasar yang besar dan modal yang melimpah di Tiongkok, untuk mewujudkan tujuan menggandakan volume perdagangan bilateral dalam waktu dekat dan memperkuat kerja sama di bidang pengelolaan sumber daya air, perawatan kesehatan, pertanian, dan energi hijau. Pihak Israel sangat serius dalam pembicaraan perdamaian dengan Palestina dan berkomitmen untuk mempromosikan proses perdamaian.
Sementara itu, Wang Yi mengatakan bahwa hubungan Tiongkok-Israel memiliki fondasi yang kokoh, pertumbuhan yang pesat, dan potensi yang besar. Tiongkok selalu menghargai hubungan dengan Israel dan China bersedia mendorong implementasi konsensus penting yang dicapai antara para pemimpin negara kedua negara selama kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke China pada bulan Mei, untuk memperkuat persahabatan tradisional China-Israel dan memperdalam kerja sama praktis di semua bidang sehingga mendorong perkembangan hubungan China-Israel yang lebih besar dari titik awal yang baru.
China siap untuk melakukan lebih banyak pertukaran tingkat tinggi dengan Israel, untuk sepenuhnya memanfaatkan peran kepemimpinan dan koordinasi mekanisme kerja sama antar pemerintah China-Israel, untuk mengeksplorasi keunggulan sumber daya kedua negara dan untuk membangun poin-poin penting baru bagi kerja sama saling menguntungkan China-Israel di era baru.
Wang Yi mengatakan, mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina sesuai dengan kepentingan fundamental dan jangka panjang Israel. Ia berharap, Israel akan mengambil keputusan yang tepat pada saat perundingan perdamaian, mendorong proses perundingan perdamaian untuk meletakkan dasar yang kokoh bagi perdamaian di Timur Tengah.
Lebih lanjut, penelusuran Tirto juga sampai pada laman AFP Fact Check. Tirto menemukan unggahan yang identik dengan gambar pada unggahan di atas yang merupakan potongan video saat Menlu China Wang Yi dan PM Israel, Benjamin Netanyau bertemu di Israel pada 19 Desember tahun 2013. Video tersebut juga diunggah di channel Youtube resmi PM Israel. Menurut AFP, dalam pertemuan itu Wang sempat mengatakan bahwa ia sangat senang dapat mengunjungi Israel untuk pertama kalinya sebagai menteri luar negeri.
"Banyak kolega saya mengatakan kepada saya, bahwa begitu mereka mengunjungi Israel, mereka akan jatuh cinta dengan negara ini. Tujuan kunjungan saya kali ini adalah untuk menemukan rahasia di balik itu," ujar Wang. Ia juga menyoroti "persahabatan yang mendalam dan tradisional" antara rakyat Tiongkok dan Israel. Namun, Wang Yi tidak menyebutkan bahwa Israel harus bubar karena bertindak licik dan memicu terjadinya Perang Dunia ke-3.
Baca juga:Gedung Putih: Cina Pastikan ke Trump Tidak Pasok Senjata ke Iran
Hasil penelusuran mengarah pada laman Ministry of Foreign Affairs People's Republic of China.Laman tersebut menulis bahwapada 19 Desember 2013, Wang Yi bertemu dengan Benjamin Netanyahu di Jerusalem. Dalam pertemuan itu Netanyahu menyatakan bahwa Israel dan Tiongkok adalah peradaban kuno dengan sejarah yang panjang dan memiliki prospek yang cerah.
Israel mengagumi Tiongkok atas pencapaian-pencapaiannya yang besar. Israel bersedia menggabungkan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologinya sendiri dengan pasar yang besar dan modal yang melimpah di Tiongkok, untuk mewujudkan tujuan menggandakan volume perdagangan bilateral dalam waktu dekat dan memperkuat kerja sama di bidang pengelolaan sumber daya air, perawatan kesehatan, pertanian, dan energi hijau. Pihak Israel sangat serius dalam pembicaraan perdamaian dengan Palestina dan berkomitmen untuk mempromosikan proses perdamaian.
Sementara itu, Wang Yi mengatakan bahwa hubungan Tiongkok-Israel memiliki fondasi yang kokoh, pertumbuhan yang pesat, dan potensi yang besar. Tiongkok selalu menghargai hubungan dengan Israel dan China bersedia mendorong implementasi konsensus penting yang dicapai antara para pemimpin negara kedua negara selama kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke China pada bulan Mei, untuk memperkuat persahabatan tradisional China-Israel dan memperdalam kerja sama praktis di semua bidang sehingga mendorong perkembangan hubungan China-Israel yang lebih besar dari titik awal yang baru.
China siap untuk melakukan lebih banyak pertukaran tingkat tinggi dengan Israel, untuk sepenuhnya memanfaatkan peran kepemimpinan dan koordinasi mekanisme kerja sama antar pemerintah China-Israel, untuk mengeksplorasi keunggulan sumber daya kedua negara dan untuk membangun poin-poin penting baru bagi kerja sama saling menguntungkan China-Israel di era baru.
Wang Yi mengatakan, mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina sesuai dengan kepentingan fundamental dan jangka panjang Israel. Ia berharap, Israel akan mengambil keputusan yang tepat pada saat perundingan perdamaian, mendorong proses perundingan perdamaian untuk meletakkan dasar yang kokoh bagi perdamaian di Timur Tengah.
Lebih lanjut, penelusuran Tirto juga sampai pada laman AFP Fact Check. Tirto menemukan unggahan yang identik dengan gambar pada unggahan di atas yang merupakan potongan video saat Menlu China Wang Yi dan PM Israel, Benjamin Netanyau bertemu di Israel pada 19 Desember tahun 2013. Video tersebut juga diunggah di channel Youtube resmi PM Israel. Menurut AFP, dalam pertemuan itu Wang sempat mengatakan bahwa ia sangat senang dapat mengunjungi Israel untuk pertama kalinya sebagai menteri luar negeri.
"Banyak kolega saya mengatakan kepada saya, bahwa begitu mereka mengunjungi Israel, mereka akan jatuh cinta dengan negara ini. Tujuan kunjungan saya kali ini adalah untuk menemukan rahasia di balik itu," ujar Wang. Ia juga menyoroti "persahabatan yang mendalam dan tradisional" antara rakyat Tiongkok dan Israel. Namun, Wang Yi tidak menyebutkan bahwa Israel harus bubar karena bertindak licik dan memicu terjadinya Perang Dunia ke-3.
Baca juga:Gedung Putih: Cina Pastikan ke Trump Tidak Pasok Senjata ke Iran
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan Menlu China Wang Yi mengatakan Israel harus dibubarkan karena bertindak licik dan memicu terjadinya perang bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Gambar tersebut merupakan gambar dari potongan video lawas saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Benjamin Netanyahu bertemu di Jerusalem pada Desember 2013.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Gambar tersebut merupakan gambar dari potongan video lawas saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Benjamin Netanyahu bertemu di Jerusalem pada Desember 2013.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/DXOAo7pjwvA/
- https://archive.today/Je4K9
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=318__cb=4f216d1ed8__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=319__cb=0656c36ae0__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://www.facebook.com/andik.kcb.10/posts/menteri-luar-negeri-china-wang-yi-menyampaikan-pernyataan-keras-dalam-forum-pemb/2026904104912383/
- https://web.facebook.com/groups/2858083994521024/posts/4310284542634288/?_rdc=1&_rdr#
- https://www.instagram.com/reel/DXQDW2zk4q7/
- https://www.instagram.com/p/DXM3eu5EliL/
- https://tirto.id/tentara-israel-hancurkan-patung-yesus-di-lebanon-idf-selidiki-huBm
- https://www.fmprc.gov.cn/eng/gjhdq_665435/2675_665437/2828_663646/2830_663650/202406/t20240607_11408827.html
- https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.36PX4FA
- https://www.youtube.com/watch?v=kRgJp_n2MSI
- https://tirto.id/gedung-putih-cina-pastikan-ke-trump-tidak-pasok-senjata-ke-iran-hun8
Halaman: 27/8346




