• [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Manajer Koperasi Desa Merah Putih

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “yulianti sari” pada Jumat (17/4/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    Dibuka Lowongan kerja Manajer Kopdes,pemerintah membuka rekrutmen 35.476. Pendaftaran terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari semua jurusan.

    Unggahan tersebut telah mendapatkan 110-an tanda suka per Selasa (21/4/2026).

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “cara mendaftar manajer koperasi desa merah putih” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan cnbcindonesia.com “Link dan Cara Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Simak!”.

    Dari berita yang tayang pada Jumat (17/4/2026) itu diketahui bahwa pendaftaran manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hanya bisa diakses melalui laman phtc.panselnas.go.id. Pelamar harus mengisi semua data di formulir pendaftaran, mulai dari nomor induk kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga (KK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor HP aktif, email aktif, serta membuat kata kunci.

    Sebagai informasi, dilansir dari  kompas.com, pemerintah mulai Rabu (15/4/2026) hingga Jumat (24/4/2026) membuka 30.000 ribu lowongan untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kesempatan ini terbuka untuk lulusan D4, D3, dan S1 semua jurusan dengan usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.

    Sebagai informasi, Koperasi Merah Putih (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) adalah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo untuk membentuk lebih dari 80.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memutus rantai pasok yang merugikan petani atau nelayan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan manajer Koperasi Desa Merah Putih” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] BMKG: Kemarau 2026 Bakal Jadi yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Indonesia Terkini” pada Rabu (15/4/2026) yang memuat narasi :

    “BMKG ingatkan kemarau tahun 2026 di Indonesia bakal jadi kemarau terparah dalam 30 tahun terakhir.”

    Hingga Selasa (21/4/2026) unggahan telah mendapatkan 42 tanda suka, 22 komentar, dan dibagikan 30 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim tersebut melalui mesin pencari Google dengan kata kunci “BMKG kemarau 2026”. Hasil penelusuran mengarah pada unggahan di akun Instagram resmi BMKG, “infobmkg”, yang berisi klarifikasi bahwa BMKG tidak pernah menyatakan kemarau 2026 sebagai yang terparah dalam 30 tahun terakhir.

    Faktanya, informasi yang disampaikan oleh BMKG adalah curah hujan di musim kemarau 2026 ini diprediksi berada di bawah normal, yaitu lebih rendah dibanding rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir.

    Lebih lanjut, BMKG menegaskan justru musim kemarau yang terjadi pada tahun 1997, 2005, 2015 atau 2019 lalu jauh lebih kering dibandingkan dengan prediksi musim kemarau tahun 2026 ini.

    Kesimpulan

    BMKG telah membantah klaim tersebut melalui Instagram resmi mereka “infobmkg”. Unggahan tentang klaim “pernyataan BMKG kemarau 2026 menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Magang Nasional Kemnaker RI

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Mochammad Jafin Agusman” pada Sabtu (11/4/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    (PENDAFTARAN KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN PROGRAM MAGANG 2026)

    INFO PENDAFTARAN KLIK DAFTAR 👇

    Hingga Selasa (21/4/2026), unggahan tersebut mendapatkan 20-an tanda suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “cara mendaftar program magang 2026 dari kemnaker” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan detik.com “Panduan Lengkap Magang Hub Kemnaker 2026: Syarat, Dokumen, dan Cara Daftar”.

    Dari berita yang tayang pada Selasa (3/3/2026) itu diketahui bahwa pendaftaran program magang nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) hanya bisa diakses melalui laman maganghub.kemnaker.go.id

    Sebagai informasi, dilansir dari cnbcindonesia.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan program magang nasional untuk 150.000 orang. Pengajuan program magang sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo dan kini masih dalam proses pembahasan lintas kementerian.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran magang nasional Kemnaker RI” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Menlu China Menyatakan Israel Harus Dibubarkan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    Beredar sebuah unggahan [arsip] dari akun Facebook “Zahra Tasbatam” pada Kamis (16/4/2026) yang mengklaim Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan bahwa Israel harus dibubarkan dan sebut Israel akan memicu Perang Dunia III. Berikut narasi lengkapnya:

    MENTERI LUAR NEGERI CHINA, WANG YI, PADA 15 APRIL 2026 MENYAMPAIKAN PERNYATAAN KERAS DALAM FORUM PEMBAHASAN GEOPOLITIK KONFLIK TIMUR TENGAH. IA MENYEBUT BAHWA “NEGARA ISRAEL HARUS DIBUBARKAN SEBELUM TINDAKAN LICIKNYA MEMICU PECAHNYA PERANG DUNIA KETIGA.”

    DALAM PERNYATAANNYA, WANG YI JUGA MENYOROTI MENINGKATNYA ESKALASI KONFLIK DI KAWASAN, KHUSUSNYA YANG MELIBATKAN GAZA DAN NEGARA-NEGARA SEKITAR. IA MENEGASKAN BAHWA SITUASI SAAT INI DINILAI SEMAKIN TIDAK TERKENDALI DAN BERPOTENSI MENYERET KEKUATAN BESAR DUNIA KE DALAM KONFLIK TERBUKA.

    PERNYATAAN TERSEBUT LANGSUNG MEMICU REAKSI LUAS DARI BERBAGAI NEGARA, DENGAN SEBAGIAN PIHAK MENILAI UCAPAN ITU SEBAGAI BENTUK PERINGATAN SERIUS, SEMENTARA YANG LAIN MENGANGGAPNYA TERLALU PROVOKATIF DAN BERISIKO MEMPERKERUH SITUASI GLOBAL YANG SUDAH TEGANG.

    Hingga Selasa (21/4/2026) unggahan itu telah mendapat lebih dari 30 ribu tanda suka, menuai lebih dari 3 ribu komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 989 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta Kompas.com.

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri kebenaran klaim dengan menggunakan Google Search. Namun, tidak ditemukan informasi valid Wang Yi mengatakan Israel harus dibubarkan. 

    Penelusuran menggunakan mesin pencari buatan China, Baidu juga tidak menemukan informasi kredibel Wan Yi pernah menyatakan bahwa Israel harus dibubarkan. 

    Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan teknik reverse image search.  Hasilnya ditemukan foto serupa pada unggahan di laman Getty Image dan merupakan hasil jepretan jurnalis AFP, Greg Baker. 

    Dalam unggahan tersebut terdapat keterangan bahwa foto itu diambil ketika Wang Yi berbicara mengenai pertemuan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. 

    Hal itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) Lim Jock Hoi di Kantor Kementerian Luar Negeri China pada Selasa (12/6/2018).

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pemberitaan maupun informasi kredibel yang membenarkan Wang Yi pernah melontarkan pernyataan bahwa Israel harus dibubarkan. Unggahan berisi klaim “Menlu China menyatakan Israel harus dibubarkan” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini