• Salah, Rudal Iran Hantam Kilang Minyak Israel Saat Idul Adha

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim serangan rudal Iran menghantam kilang minyak Bazan di Haifa, Israel pada hari raya Idul Adha.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Riyatno Beng-beng” (arsip) pada Rabu (27/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan foto kilang minyak yang terbakar dengan kobaran api yang sangat besar.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Berita internasional. Kiriman Rudal IRAN di Hari Raya IDUL ADHA Presisi Menghantam Kilang Minyak Bazan Haifa ISRAEL,” begitu klaim tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (29/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 3 ribu likes, 333 komentar, dan 38 kali dibagikan. Kolom komentar diisi dengan harapan dan kepercayaan masyarakat terhadap kebenaran informasi tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Mantap iran sedikit demi sedikit israel lenyap dari palestina alhamdulillah,” begitu salah satu komentar dituliskan dalam unggahan.

    Tirto menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @putriwati907. Unggahan tersebut menampilkan gambar serupa dengan narasi yang berbeda “Israel umumkan status darurat nasional, sekolah, kerja diliburkan kini Iran serang kilang minyak Israel.”

    Lantas, benarkah kilang minyak Bazan milik Israel terkena serangan rudal Iran pada hari Raya Idul Adha?

    Baca juga:Netanyahu Perintahkan Tentara Israel Rebut 70 Persen Jalur Gaza

    Periksa Fakta Rudal Iran Saat Idul Adha. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarah pada YouTube iNews Jabar, sebuah rudal menghantam area kilang minyak di Haifa dan memicu kebakaran besar yang terlihat dari kejauhan pada Senin, 30 Maret 2026.

    Rekaman yang beredar memperlihatkan kobaran api dan asap tebal membumbung tinggi di salah satu fasilitas energi penting tersebut. Insiden ini langsung memicu kekhawatiran soal dampaknya terhadap pasokan energi dan situasi keamanan di kawasan.

    Lebih lanjut, Tirto menemukan beberapa kejanggalan pada foto dimana gambar pada video asli berbeda dengan unggahan yang beredar, bentuk api menjulang tinggi, dan tampak kurang alami, serta struktur bangunan yang kabur. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI). Narasi yang ditulis juga terlihat menimpa gambar biru di bawahnya seolah-olah baru ditambahkan dan menutup narasi asli.

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar yang digunakan dalam unggahan tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Kilang minyak Israel diserang saat lebaran Idul Adha” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Kompas. Pada laman tersebut, Kompas menyebutkan bahwa kilang minyak Bazan terdampak dua serangan rudal pada Maret 2026, bukan saat Idul Adha 1447 H. Salah satu serangan dikonfirmasi berasal dari Iran.

    Sebagaimana dalam akun Instagram Tirto, memperlihatkan rekaman video detik-detik serangan udara yang diduga berasal dari Iran-Hizbullah terhadap kilang minyak Bazan di Haifa, Israel utara, Senin (30/3/2026) waktu setempat.

    Gumpalan asap pekat terlihat membumbung tinggi dari atas fasilitas penyulingan terbesar di Israel tersebut, sementara kobaran api masih tampak menyala.

    Sebelumnya, Iran juga menyerang pusat kimia Israel di Beersheba, Minggu (29/3) waktu setempat. Serangan ini menyebabkan kebakaran dengan satu orang dilaporkan mengalami luka ringan di lokasi kejadian.

    Dilansir dari Viory, kilang Bazan merupakan salah satu dari dua fasilitas penyulingan minyak yang beroperasi di Israel dan sekaligus menjadi kompleks petrokimia terbesar di negara itu.

    Rudal Iran menyerang kompleks kilang minyak Bazan di Haifa, Israel, sebanyak dua kali pada bulan Maret 2026. Serangan pertama yang terdampak terjadi pada pertengahan bulan, disusul oleh serangan masif berikutnya pada 30 Maret 2026 yang memicu kobaran api besar.

    Dikutip dari Al Jazeera, media Israel melaporkan Kilang Minyak, yang juga dikenal sebagai kilang minyak Bazan, di Haifa dihantam pada hari Senin. Kebakaran terjadi di fasilitas tersebut dan kepulan asap hitam besar terlihat di atas area tersebut.

    Belum jelas apakah kebakaran tersebut disebabkan oleh serangan langsung atau puing-puing yang berjatuhan. Belum jelas juga apakah rudal tersebut ditembakkan dari Iran atau Lebanon. Namun, insiden tersebut telah sepenuhnya ditangani dan tidak ada korban jiwa.

    “The incident has been fully contained. There are no casualties, no hazardous materials risks and no danger to the public,” begitu keterangan Eitan Rifa, seorang komandan pemadam kebakaran dikutip Al Jazeera.

    Bazan Group, perusahaan yang mengelola kilang tersebut, juga mengatakan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa yang mereka gambarkan sebagai serangan rudal di atap tangki distilat.

    Melansir Tempo, Bazan, perusahaan kilang minyak terbesar di Israel, pada Senin malam waktu setempat mengumumkan bahwa seluruh fasilitasnya di Pelabuhan Haifa telah ditutup sepenuhnya akibat kerusakan yang disebabkan oleh serangan rudal Iran.

    Tiga karyawan perusahaan tewas dalam serangan sebelum fajar, yang memicu kebakaran di kompleks strategis tersebut. Rekaman video menunjukkan kobaran api yang terlihat jelas, dan tim pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api, menurut harian Israel Ha'aretz.

    “Akibat kerusakan fasilitas tersebut, pembangkit listrik rusak parah, dan karena itu semua fasilitas kilang dan anak perusahaan ditutup,” begitu keterangan Bazan Group dalam sebuah pernyataan kepada Bursa Efek Tel Aviv, menurut surat kabar Israel The Times of Israel seperti dilansir Anadolu.

    Dengan demikian, sampai saat ini tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim kilang minyak Bazan di Haifa Israel diserang Iran saat hari raya Idul Adha. Namun, kilang minyak Bazan memang pernah diserang pada 30 Maret 2026, jadi informasi tersebut merupakan informasi tidak utuh dan ada keterangan waktu yang dihilangkan.

    Baca juga:Harga Minyak Dunia Turun Tipis saat AS-Iran Hampir Sepakat Damai

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan yang mengklaim rudal Iran menghantam kilang minyak Bazan di Haifa, Israel pada hari raya Idul Adha adalah informasi yang tidak utuh dan perlu diluruskan (missing context).

    Rudal Iran memang menyerang kompleks kilang minyak Bazan di Haifa, Israel, sebanyak dua kali pada Maret 2026 yang memicu kobaran api besar. Namun, sampai artikel ini ditulis tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim Iran menyerang kilang minyak Bazan di Haifa, Israel pada hari raya Idul Adha.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Prabowo Segel Selat Malaka

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Mini Kawo” pada Sabtu (9/5/2026) yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto menyegel Selat Malaka dan memicu kemarahan Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat, bahkan disebut bisa membuat Singapura dan Malaysia bangkrut total. Berikut narasi lengkapnya:

    AMERIKA MARAH BESAR
    PRABOWO TNI SEGEL MALAKA
    MALAYSIA NANGIS KELAPARAN DAN TAK PERCAYA
    TNI BLOKADE MALAKA AMERIKA MARAH & PANIK

    PRABOWO BERANI!!

    SEGEL SELAT MALAKA YANG NOTABENE SINGAPURA DAN MALAYSIA JADI BANGKRUT TOTAL

    Hingga Kamis (28/5/2026) unggahan tersebut telah mendapat 567 tanda suka, menuai 35 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 259 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel periksa fakta tempo.co.

    Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan fitur pencarian gambar terbalik dan penelusuran informasi kredibel dari mesin pencari Google. Hasilnya, konten yang beredar tersebut merupakan gabungan dari video-video dari peristiwa dan konteks yang berbeda.

    Cuplikan video yang menampilkan Anwar Ibrahim marah merupakan peristiwa lama yang sebelumnya diunggah oleh media Malaysia, Astro Awani pada Selasa (19/9/2023). Saat itu, Anwar menunjuk-nunjuk anggota parlemen dari kubu oposisi, Radzi Jidin, yang menertawakannya dalam sebuah forum.

    Potongan video pada detik ke-13 yang memperlihatkan Prabowo berbaju safari krem dengan latar bunga sedap malam sebelumnya pernah dipublikasikan CNN Indonesia pada Senin (7/4/2025).

    Video utuh berdurasi 3 jam 41 menit itu merekam pertemuan Prabowo dengan enam petinggi media massa Indonesia. Pertemuan berlangsung di rumah pribadinya di Hambalang pada Minggu (6/4/2026).

    Hasil transkrip menggunakan Whisper dari OpenAI menunjukkan tidak ada pembahasan penutupan Selat Malaka dalam pertemuan tersebut. Hingga saat ini, tidak ada sumber informasi resmi ataupun berita kredibel yang menyatakan pertemuan itu membahas penutupan Selat Malaka.

    Klip pada detik ke-16 yang menampilkan Trump pernah diunggah beberapa media, termasuk ABC. Tayangan tersebut merupakan rekaman konferensi pers Trump mengenai perang Iran tersebut. Konflik ini diawali serangan Israel dan Amerika Serikat pada Senin (2/2/2026).

    Kesimpulan

    Faktanya, dalam video yang beredar tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan. Jadi, unggahan berisi klaim “Prabowo segel selat Malaka” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Tautan Pendaftaran Bantuan Modal Usaha dari Sandiaga Uno

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Bansos s4ndiaga uno” pada Sabtu (23/5/2026) yang mengeklaim Sandiaga Uno memberikan bantuan modal usaha. Berikut narasi lengkapnya:

    🔰 BANTUAN SOSIAL DARI PEMERINTAH UNTUK MEMBUKA USAHA BARU💥

    *** (  SANDIAGA SALAHUDDIN UNO  )***

    🦋 YANG MAU DI PROSES CEPAT DARI SAYA KLIK LINK WHATSAPP DI BAWAH INI⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️

    NO.WHATSAPP : 0823*7238*0115

    https://wa[dot]me/6282372380115 

    Hingga Kamis (28/5/2026) unggahan tersebut telah mendapat 8 tanda suka dan menuai 4 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan video tersebut ke alat pendeteksi AI hivemoderation.com. Diketahui audio konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,9 persen.

    TurnBackHoax juga mengunjungi akun Instagram pribadi Sandiaga Uno (@sandiuno). Dalam akun tersebut terdapat unggahan yang membantah informasi pembagian bantuan modal usaha yang beredar di media sosial tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya audio konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,9 persen. Jadi, unggahan berisi klaim “tautan pendaftaran bantuan modal usaha dari Sandiaga Uno” adalah konten tiruan (impostor content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Festival Berhadiah Bank Mandiri

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan tautan pendaftaran festival berhadiah dari Bank Mandiri. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 26 Mei 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Khusus  yang sudah mempunyai Livin' by Mandiri .Mandiri Festival Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah undian Bank Mandiri Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik lain nya tinggal klik,
    (𝐃𝐀𝐅𝐓𝐀𝐑 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴) Dibawah ini.
    Livin' by Mandiri Mobile Banking BELIMPAH HADIAH
      • 50 Unit Emas & Logam Mulia
      • 50 Unit Iphone 17 pro max
      • 10 Unit Mobil Alphard
      • 10 Unit Mobil Hyundai Palisade
      • 10 Unit Mobil Toyota raize
      • 10 Unit Mobil Wuling alvez
      • 10 Unit Mobil Pajero Sport
      • 10 Unit Mobil Innova Reborn
      • 10 Unit Mobil Fortuner Legender
      • 10 Unit Mobil HR-V RS
      • 50 Unit Rumah Gratis
      • 50 Unit Umroh Gratis
    Untuk Kepada pemenangnya akan diumumkan pada tanggal 30 Mei 2026  diseluruh indonesia Di sosial media,  Pendaftaran tidak dipungut biaya sepeserpun (GRATIS)"
    Unggahan itu juga disertai dengan tautan yang mengarah pada website tertentu.
    Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran festival berhadiah dari Bank Mandiri?
     
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka website yang disertakan pada tautan. Hasilnya website tersebut bukan website resmi Bank Mandiri.
    Website itu juga meminta sejumlah data pribadi dan juga nomor WhatsApp kita. Ini merupakan modus pencurian data dan bisa menghubungkan kita ke pinjaman online ilegal.
    Website resmi Bank Mandiri sendiri beralamat di www.bankmandiri.co.id.
    Selain itu Bank Mandiri juga pernah membuat pernyataan agar masyarakat mewaspadai modus penipuan yang mencatut nama bank tersebut.
    "Kami mengimbau masyarakat dan nasabah Bank Mandiri untuk lebih berhati-hati. Kami pastikan itu adalah penipuan. Kami tidak memiliki program undian berhadiah yang sedang berlangsung," kata Corporate Secretary Bank Mandiri yang saat itu dijabat Teuku Ali, Senin (6/5/2024) lalu.
    "Adapun, link resmi Bank Mandiri yang dapat diakses untuk mengetahui program-program Bank Mandiri yaitu https://bankmandiri.co.id/en/promo-mandiri atau klik fitur promo yang ada di superapp Livin’ by Mandiri."
    "Akun resmi Instagram Bank Mandiri adalah @bankmandiri, sedangkan Facebook resmi yaitu Bank Mandiri, dan twitter official ialah @bankmandiri dengan centang biru, hanya itu. Jadi selain itu, tolong jangan percaya," ujarnya.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan tautan pendaftaran festival berhadiah dari Bank Mandiri adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini