• Tidak Benar, Vaksin TBC Mengandung Nanobots

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook mengklaim vaksin TBC mengandung nanobots dan bisa menyebabkan anak menjadi autis, bahkan cepat meninggal.

    Video tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Edward Fautngil” (arsip) pada Rabu (28/05/2025). Unggahan video berdurasi 1 menit 29 detik tersebut menampilkan beberapa potongan video yang disatukan. Video utama memperlihatkan seorang pendeta laki-laki berambut putih seolah-olah tengah berbicara terkait vaksin TBC tersebut, dan di bagian bawah ditambahkan video lain yang menampilkan gambar perempuan berhijab.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Sekarang kan ada vaksin TBC, sodara. Lah kok tiba-tiba di RW ini kok ada penyakit TBC? Aneh nggak? Pernah nggak sodara berpikir, eh keluar penyakit TBC? Katanya, katanya, sodara. Padahal itu supaya vaksinnya bisa dimasukkan pada orang. Saya katakan, jangan mau vaksin TBC. Dalamnya itu bukan obat TBC, bukan, sodara. Ada nanobotnya di dalam. Anak-anak sekolah sekarang sudah mulai diberitahu, siap-siap untuk menerima vaksin TBC. Kemudian yang di luar negeri, orang divaksin bisa berubah jadi autis. Bayangkan, sodara.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Orang dewasa divaksin jadi autis.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Wong negara-negara lain menolak kok Indonesia dijadikan kelinci percobaan kok mau. Terang-terangan lho. Bill Gates mengatakan Indonesia menjadi kelinci percobaan. Maka saya dalam grup siap-siap untuk terima vaksin, menyehatkan, biar cepet, cepet modar, sodara.” Begitu narasi yang diucapkan dalam video.

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (07/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 78 likes, 9 komentar, 16 kali dibagikan, dan 894 tayangan. Unggahan serupa juga ditemui pada akun Facebook berikut ini (arsip).

    Lantas, benarkah vaksin TBC mengandung nanobots?

    Baca juga:Tidak Benar, Vaksin COVID Sebabkan Kematian Mendadak

    Periksa Fakta Vaksin TBC. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Sebagai informasi, sebagaimana dirujuk dari laman UNAIR, nanobot atau nanorobot adalah mesin mikroskopis berukuran 1 hingga 100 nanometer yang dirancang untuk melakukan tugas medis spesifik di tingkat seluler atau molekuler di dalam tubuh manusia. Teknologi ini berpotensi merevolusi pengobatan melalui pengantaran obat terarah, penghancuran sel kanker, hingga regenerasi jaringan.

    Menurut dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, nanobot adalah teknologi yang masih dalam tahap penelitian dan belum digunakan secara luas di dunia medis, apalagi dimasukkan ke dalam vaksin. Vaksin TBC (baik yang lama seperti BCG maupun kandidat baru seperti M72) isinya bukan mesin kecil, tetapi komponen biologis seperti: bagian kecil dari bakteri TBC (yang sudah dilemahkan atau dimodifikasi), bahan tambahan (adjuvan) untuk membantu sistem imun bekerja lebih baik. Artinya, vaksin ini bertujuan melatih tubuh melawan penyakit, bukan memasukkan “alat” ke dalam tubuh.

    Kemudian Tirto mengetikkan kata kunci “Vaksin TBC mengandung nanobots” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan ke laman Tempo.co yang menyatakan bahwa klaim vaksin TBC berisi elemen nanobots adalah keliru. Narasi yang disebarkan tersebut tidak berdasarkan fakta dan bukti ilmiah.

    Kandidat vaksin TBC baru yang dibiayai oleh Bill Gates adalah M72/AS01E. Menurut Aliansi Vaksin (GAVI) dan ScienceDirect, vaksin ini dibangun berdasarkan protein fusi bernama M72 yang menggabungkan fragmen dari dua protein yang terdapat pada Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TB. Untuk meningkatkan respons imun tubuh, vaksin ini juga mengandung adjuvan bernama AS01E yang juga digunakan untuk meningkatkan respons imun terhadap vaksin malaria dan vaksin herpes zoster Shingrix. Tidak ada nanobots dalam komposisi bahan vaksin TBC.

    Adapun video yang beredar ditemukan pada akun YouTube Lukas Sutrisno pada 17 Mei 2025 berjudul Musuh yang Harus Kita Kalahkan. Potongan video yang menyebar tersebut terdapat pada menit ke-32.29 sampai 36.59. Video tersebut berisi nasihat dan khotbah Lukas kepada jemaatnya.

    Melansir laman Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Indonesia resmi memulai uji klinis fase 1 vaksin TBC berbasis inhalasi pertama di dunia. Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus (dr. Benny) menyebut langkah ini sebagai bagian dari program nasional pemberantasan TBC yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

    “Pemberantasan TBC adalah program hasil terbaik cepat dari Presiden Prabowo yang harus segera direalisasikan,” demikian keterangan dr. Benny saat meninjau pelaksanaan uji klinis di RS Islam Jakarta, Kamis (13/11).

    Dokter Benny menambahkan, kebutuhan anggaran untuk program pemberantasan TBC secara nasional diperkirakan mencapai Rp10–20 triliun, termasuk dukungan sosial bagi pasien dari keluarga miskin.

    “Karena kami bukan hanya mengobati pasien TBC, tapi nanti rumah pasien TBC yang miskin akan dibantu renovasi. Pemberian makanan bergizi dari Kementerian Sosial dan Kementerian Tenaga Kerja juga akan dilibatkan,” jelas dr. Benny.

    Pemerintah menargetkan penurunan kasus TBC dari 380 menjadi 65 kasus per 100 ribu penduduk, agar Indonesia sejajar dengan negara maju dalam pengendalian TBC. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan vaksin ini.

    “Bukti dukungan kami berupa persetujuan pelaksanaan uji klinis fase 1 yang sudah kami keluarkan dan sampaikan,” begitu keterangan Taruna.

    Senada dengan hal tersebut, dr. Wilson kepada Tirto menegaskan, “Indonesia bukan “kelinci percobaan.”

    “Dalam dunia medis, uji klinis vaksin dilakukan bertahap (fase 1, 2, 3) dan diawasi ketat oleh badan resmi seperti pemerintah dan BPOM, mengikuti standar internasional. Indonesia dipilih karena: kasus TBC masih tinggi sehingga penelitian di sini justru bertujuan mencari solusi untuk menyelamatkan banyak nyawa,” demikian keterangan dr. Wilson.

    Kementerian Kesehatan RI dalam akun Instagram resminya membantah klaim yang menyebutkan bahwa uji klinis vaksin TBC untuk membahayakan masyarakat. Informasi yang mengatakan bahwa uji klinis vaksin TBC M72 bertujuan untuk membunuh masyarakat Indonesia adalah tidak benar.

    Proses uji klinis vaksin ini telah melalui tahapan riset yang ketat dan pengawasan untuk memastikan vaksin aman. Indonesia dipilih karena tingginya angka kasus TBC dan vaksin ini bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan nyawa.

    Dokter Wilson menjelaskan, vaksin tidak membuat orang cepat meninggal. Justru kebalikannya: vaksin dibuat untuk mencegah penyakit berat dan kematian. Penyakit TBC sendiri adalah penyakit serius yang bisa merusak paru-paru dan menyebabkan kematian jika tidak dicegah atau diobati. Efek samping vaksin memang bisa terjadi (disebut KIPI), tetapi biasanya ringan (demam, nyeri di tempat suntikan) sangat jarang yang berat dan selalu diawasi oleh tenaga medis.

    Menurut BBC, pelaksanaan program uji klinis vaksin TBC yang disponsori The Gates Foundation memang menimbulkan kecurigaan publik perihal risiko dan dampak kesehatan yang mungkin dialami para pesertanya. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membantah tuduhan perihal "kelinci percobaan" ini dan menyebutkan bahwa vaksin yang diuji secara ilmiah terbukti aman.

    “Ini bukan kelinci percobaan. Justru harus nurut karena sudah terbukti bahwa Covid saja turun. Dulu juga banyak yang bilang ke teman-teman, kan. Ada chip-nya, ada apalah itu,” begitu keterangan Budi selepas peluncuran program pemberantasan TBC di kantor Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (09/05), seperti dikutip Tempo.

    Dalam laman National Library of Medicine, klaim bahwa vaksin bisa menyebabkan autisme juga sudah dibantah berkali-kali oleh penelitian ilmiah dari berbagai negara. Senada dengan rangkuman Tirto dalam “Salah, Vaksin Sebabkan Autisme,” sejumlah penelitian berskala besar justru membuktikan tidak ada kaitan antara vaksin dengan Autism Spectrum Disorder maupun penyakit lain, sebagaimana diklaim.

    KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisas) memang mungkin terjadi, namun umumnya ringan, dapat ditangani, dan tidak menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang. Sementara KIPI berat sangat jarang ditemukan serta bisa dikendalikan dengan penanganan medis yang tepat.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan vaksin TBC mengandung nanobots dan dapat menyebabkan autisme bahkan kematian adalah tidak benar dan tidak didukung oleh fakta ilmiah.

    Klaim tersebut adalah isu lama yang sudah diteliti berkali-kali di berbagai negara. Hasilnya konsisten, tidak ada hubungan antara vaksin dan autisme. Penelitian melibatkan jutaan anak dan hasilnya vaksin aman dari sisi ini.

    Baca juga:FDA Blokir Riset Soal Keamanan Vaksin Covid-19 & Herpes Zoster

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa vaksin TBC mengandung nanobots dan menyebabkan autisme sampai kematian adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil penelitian membuktikan bahwa vaksin M72/AS01E dibangun berdasarkan protein fusi bernama M72 yang menggabungkan fragmen dari dua protein yang terdapat pada Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TB, dan tidak mengandung nanobots.

    Kementerian Kesehatan RI membantah klaim tersebut. Proses uji klinis vaksin TBC M72 telah melalui tahapan riset yang ketat dan pengawasan untuk memastikan vaksin aman. Indonesia dipilih karena tingginya angka kasus TBC dan vaksin ini bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan nyawa.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks, Video Trump Tertidur dan Pingsan Saat Rapat

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump tertidur di atas kursinya saat rapat. Trump disebutkan membenturkan kepalanya ke meja Resolute dengan sangat keras, yang mengakibatkan Trump pingsan.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Fery” (arsip) Sabtu (25/04/2026). Cuplikan video tersebut menampilkan gambar Trump tengah duduk di kursinya dengan meja Resolute di depannya, sedangkan di belakangnya berdiri para pejabat tinggi pemerintahannya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “BREAKING: Kebanyakan Begadang. Trump tertidur saat acara langsung tentang keterjangkauan layanan kesehatan membenturkan kepalanya ke meja Resolute dengan sangat keras hingga membuat dirinya pingsan,” begitu narasi tertulis dalam gambar.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan keterangan waktu dan tempat kejadian tersebut, “Trump tertangkap kamera terlihat mengantuk, sedikit tertidur saat rapat bersama jajaran kabinet 23/04/2026 di Gedung Putih.”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (08/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 826 likes, 156 komentar, 124 kali dibagikan, dan 79 ribu kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan dan gurauan masyarakat terhadap informasi tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Threads @lisuver.alert dan X @PaulleyTicks yang menampilkan video dan klaim yang sama terkait Trump yang tertidur saat rapat.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Update Perang Iran vs AS: Trump Umumkan Setop Operasi di Hormuz

    Periksa fakta Trump Ketiduran. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasil penelusuran mengarah pada laman AFP Fact Check yang menyatakan bahwa rekaman resmi yang disiarkan langsung dari acara kesehatan tersebut menunjukkan presiden AS memejamkan mata di berbagai titik.

    Gambar yang beredar berasal dari video yang diedit oleh seorang seniman grafis yang mengatakan bahwa karya palsunya adalah parodi. Gambar tersebut menyebar luas di berbagai platform, diperkuat oleh unggahan tokoh publik terkemuka, termasuk mantan anggota Kongres Partai Republik Adam Kinzinger dan Rick Wilson, salah satu pendiri Lincoln Project, sebuah organisasi yang dibangun oleh mantan anggota Partai Republik yang menentang Trump.

    Beberapa unggahan yang dibagikan termasuk dari jurnalis independen Aaron Rupar tampaknya menunjukkan Trump menutup matanya di berbagai titik selama acara Gedung Putih pada 23 April yang mengumumkan kesepakatan harga obat dengan produsen farmasi Regeneron. Namun, gambar yang menyebar di berbagai platform itu palsu.

    Video yang menggambarkan Trump tertidur dalam rapat dengan wajahnya menempel di meja diunggah ke X oleh akun @PaulleyTicks, akun Facebook dan Instagram Tom Adelsbach, seorang seniman grafis dan satiris.

    Adelsbach mengatakan kepada AFP bahwa ia membuat video palsu yang gambarnya diambil tersebut, menggunakan perangkat lunak pengeditan Adobe yang dikombinasikan dengan program AI.

    "Of course it's meant to be parody," begitu keterangan Adelsbach pada April 24.

    Melansir laman C-SPAN, pada 23 April 2026 Trump memang menghadiri rapat. Adapun pidato Trump tentang keterjangkauan perawatan kesehatan dan Iran, Trump mengumumkan kesepakatan dengan raksasa farmasi Regeneron untuk menurunkan harga obat.

    Di video itu, memang ada momen Trump memejamkan mata, salah satunya bisa dilihat pada menit 26:05. Namun, tidak ada momen Trump tertidur di meja dengan lidah menjulur keluar.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada gestur Trump saat mengantuk, menjulurkan lidah dan ekspresi wajah orang di belakang nya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 83 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Dengan demikian, video yang mengklaim Trump tertidur bahkan pingsan saat rapat adalah tidak benar dan tidak didukung oleh informasi kredibel.

    Baca juga:Trump Sinyalkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Dunia Turun

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Trump tertidur dan pingsan saat rapat bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Pada 23 April 2026, Trump memang menghadiri rapat. Di video itu tidak ada momen Trump tertidur di meja dengan lidah menjulur keluar.

    Video yang menggambarkan Trump tertidur dalam rapat dengan wajahnya menempel pada meja dibuat oleh Tom Adelsbach, seorang seniman grafis dan satiris yang menyatakan bahwa ia membuat video palsu yang gambarnya diambil menggunakan perangkat lunak pengeditan Adobe yang dikombinasikan dengan program AI.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Salah, Kemenag Bolehkan Korupsi jika Sesuai Prosedur

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim Kementerian Agama RI menyebut korupsi aman saja asal sesuai prosedur dan syariat Islam.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Siti Aisyah” (arsip) pada Senin (13/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua gambar Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, bersama dengan beberapa tokoh lainnya. Pada gambar pertama, Nasaruddin mengenakan baju batik putih, dan pada gambar kedua menggunakan batik hijau.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Hukum korupsi aman asaja jika prosedur dan syariat Islam, selebihnya halal,” begitu narasi tertulis dalam gambar.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan keterangan pada unggahan, “🔊KEMENAG menegaskan, Korupsi Aman2 saja jika sesuai prosedur dan Syariat islam dan itu tidak melanggar hukum agama. KEMENAG menjelaskan "dalam Agama korupsi itu dilarang, ◀️Bukan berarti tidak boleh Kalau KORUPSI hasilnya besar yah Sah2 aja ,Soal dosa jalani masing2 ,ya beres!” Begitu keterangan pada unggahan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (06/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 298 likes, 1,5 ribu komentar, dan 53 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kritik dan kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @juriawaluddin dan @firdabintzaini. Kedua unggahan tersebut mengunggah foto yang berbeda, namun dengan klaim yang sama terkait Kemenag sebut korupsi aman saja jika sesuai prosedur dan syariat Islam.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:DPR Desak Kemenag Perketat Izin Ponpes Buntut Pelecehan di Pati

    periksa fakta Kemenag: Korupsi Halal.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan ke laman Sindonews. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa korupsi merupakan tindakan yang dilarang agama atau haram. Pasalnya, tindakan tercela itu berdampak luas pada masyarakat.

    “Korupsi jangan ragu bahwa itu adalah haram, itu paling haram artinya menyengsarakan masyarakat. Jadi, maka itu kita jauhilah korupsi itu karena memang selain tidak bermanfaat untuk diri sendiri juga menciptakan kerugian dalam masyarakat,” begitu keterangan Nazaruddin di Gedung Merah Putih KPK seusai beraudiensi dengan pimpinan KPK, Selasa (19/11/2024).

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Menag sebut korupsi aman asal sesuai prosedur” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan ke laman Kompas yang menyatakan tidak ada bukti Kemenag mengeluarkan pernyataan semacam itu. Narasi tersebut tidak benar dan telah dibantah Kemenag melalui akun Instagram resmi.

    Lewat akun Instagram resmi @kemenag_ri, Kementerian Agama RI pada Kamis (23/04/2026), membantah beragam hoaks terkait Kemenag yang banyak beredar di masyarakat. Salah satunya, termasuk narasi yang membolehkan korupsi. Kemenag menegaskan berbagai unggahan yang kerap beredar tersebut adalah hoaks, mulai dari isu dana LPDU sampai hoaks pengelolaan kas masjid, semuanya dipastikan 100 persen tidak benar.

    “Awas kegocek, #SahabatReligi! ? Makin banyak berita hoaks seliweran di medsos yang bawa-bawa nama Kemenag. Mulai dari isu dana LPDU sampai hoaks pengelolaan kas masjid, semuanya dipastikan 100% TIDAK BENAR. Jangan gampang kepancing narasi yang cuma mau bikin gaduh, ya. Biar nggak salah info, yuk biasakan cross-check faktanya langsung ke website resmi kemenag.go.id atau akun media sosial resmi Kemenag RI!” Begitu pernyataan Kemenag dalam akun Instagramnya.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Kemenag membolehkan korupsi aman saja asal sesuai prosedur dan syariat Islam adalah tidak benar dan tidak didukung oleh fakta ilmiah.

    Baca juga:Manipulasi Video Kemenag Mengadakan Program Berbagi

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Kemenag membolehkan korupsi asal sesuai prosedur dan syariat Islam adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Kementerian Agama RI pada Kamis (23/04/2026) membantah beragam hoaks tersebut melalui akun Instagram resmi mereka. Narasi yang membolehkan korupsi, isu dana LPDU sampai hoaks pengelolaan kas masjid, semuanya dipastikan 100 persen tidak benar.

    Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi yang membenarkan klaim tersebut.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks, Purbaya Cari 500 Orang Untuk Dapat Dana Bantuan

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/05/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial TikTok sebuah unggahan video mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menawarkan dana bantuan untuk 500 orang tercepat yang belum mendapatkan bantuan.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @bantuan.amel0003 (arsip) dengan nama akun "dana bantuan" pada Rabu (06/05/2026). Dalam unggahan menampilkan Purbaya tengah berbicara dikelilingi oleh wartawan, pada bagian atas video menampilkan logo Kemenkeu dan bagian bawah bertuliskan “PROGRAM BANTUAN DANA HIBAH TAHUN 2026.”

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Assalamualaikum, tanggal 5 Mei 2026, saya Menteri Keuangan Republik Indonesia sedang mencari 500 orang tercepat yang belum mendapatkan bantuan. Silahkan komen di video ini dan jangan lupa untuk mengklik semua tombol yang ada di samping. Terima kasih,” begitu narasi diucapkan Purbaya dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah mengklaim untuk mendapatkan bantuan 500 orang tercepat harus berkomentar dan menekan tombol pada unggahan, juga ditambahkan keterangan dalam video “Segera komentar di video ini, karena kouta terbatas.”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (07/05/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 37 likes, 42 komentar, dan 518 kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut, pengunggah juga membalas setiap komentar dan mengarahkan pengunjung untuk menghubungi nomor yang diberikan.

    “Info lebih lanjut Silahkan Hubungi konsumen +62 877-3472-8062,” begitu narasi balasan dari pengunggah.

    Lantas, benarkah Purbaya berikan bantuan dana kepada 500 orang melalui unggahan tersebut?

    Baca juga:Purbaya soal Tolak IMF: Ekonom Putar Omongan Saya Jadi Negatif

    Periksa Fakta Dana Hibah Purbaya 2026. foto/Hotline priska fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 407 pengikut dan menggunakan logo Kementerian Keuangan untuk profil akunnya. Dalam keterangan akun juga dituliskan “Info lebih lanjut Silahkan Hubungi konsumen Kami +62 877-3472-8062.”

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya ataupun Kemenkeu. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 473,1 ribu pengikut dengan centang biru, dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri. Adapun akun TikTok resmi Kemenkeu @kemenkeuri memiliki 298,4 ribu pengikut dan bercentang biru.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya dan wartawan disekitarnya tampak tidak natural dan berekspresi datar. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,2 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya tawarkan dana bantuan untuk 500 orang tercepat”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Instagram @kemenkeu.prime, yang menyatakan bahwa video yang beredar terkait Menteri Keuangan Purbaya yang menyatakan mencari 500 orang tercepat untuk mendapatkan dana bantuan merupakan video hoaks deepfake.

    Senada dengan hal tersebut, laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kemenkeu menyatakan bahwa video yang mengklaim Menteri Keuangan mencari 500 orang tercepat untuk mendapatkan bantuan adalah hoaks.

    Purbaya tidak pernah memberikan bantuan berbentuk uang langsung kepada masyarakat dengan cara menghubunginya atau berkomentar pada unggahan dalam akun tidak resmi. Akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan Purbaya biasanya meminta pengguna menghubungi melalui Messenger atau membayar sejumlah biaya sebagai syarat, yang merupakan indikasi phishing atau penipuan.

    Adapun bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) umumnya dilakukan melalui program pembiayaan UMKM (Ultra Mikro/UMi), hibah, atau beasiswa LPDP. Cara utamanya adalah mengajukan melalui lembaga penyalur resmi (seperti Pegadaian atau PNM untuk UMi), mendaftar via portal resmi Kemenkeu, atau melalui dinas terkait, dengan syarat utama WNI, memiliki NIK/KTP, dan memiliki usaha/izin yang sah.

    Melansir laman resmi Kementerian Keuangan RI, bantuan yang diberikan Kemenkeu adalah Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menuju kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro, yang berada di lapisan terbawah dan belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:Hoaks, Akun TikTok Mencatut Sekretariat Jenderal Kemenkeu

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya menawarkan dana bantuan untuk 500 orang tercepat bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya menyatakan mencari 500 orang tercepat untuk mendapatkan dana bantuan dengan berkomentar pada unggahan dan menghubunginya melalui nomor telepon tidak resmi adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini