• Hoaks, Larangan Isi Pertalite Mobil Diatas 1400 CC, 1 Juni 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim adanya aturan bagi mobil dengan tipe 1400 cc akan dilarang mengisi pertalite mulai 1 Juni 2026.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Indra Nirwana” (arsip) pada Kamis (21/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar yang didalamnya dituliskan daftar merk dan tipe mobil yang akan dikenai larangan isi pertalite yaitu mulai dari mobil Toyota, Daihatsu, Honda, KIA, Wuling, Nissan, Suzuki, Mitsubishi, Mazda, Hyundai, Isuzu, dan BMW.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Ini daftar mobil yang TIDAK BOLEH menggunakan PERTALITE. MERK DAN TIPE MOBIL DIATAS 1400 CC YANG AKAN DILARANG ISI PERTALITE. Diberlakukan mulai Tgl 1 Juni 2026,” begitu narasi tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (26/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 20 likes, 28 komentar, dan 3 kali dibagikan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @syukri_masuti, @harisoewondo, Threads @andi_atthira, dan Facebook “Sugianoor” pada obrolan grup Avanza Xenia Community. Semua unggahan tersebut menampilkan gambar yang sama dengan klaim data tersebut merupakan daftar merek dan tipe mobil diatas 1400 cc yang akan dilarang mengisi pertalite.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Siap-siap Pertalite dan Solar Mau Dibatasi, Ini Bocoran DEN

    periksa fakta larangan isi pertalite.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya mengarah pada laman Kompas, yang menyatakan bahwa Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

    “Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, kepada Kompas.com (24/5/2026).

    Hingga saat ini belum ada aturan resmi yang melarang kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu membeli Pertalite di SPBU.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Mobil 1400 cc dilarang isi pertalite” pada mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah pada akun Instagram @pertaminapatraniaga.kalimantan yang menyatakan bahwa mobil diatas 1400 cc ke atas bisa mengisi pertalite dan masyarakat tetap dapat membeli BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

    Pertamina menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan bahwa kendaraan dengan kapasitas mesin diatas 1.400 cc dilarang mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026 adalah tidak benar.

    Senada dengan hal tersebut, dalam akun Instagram @jawapos, PT Pertamina Patra Niaga memastikan informasi yang beredar di media sosial terkait larangan penggunaan Pertalite untuk kendaraan merek tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah tidak benar alias hoaks.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun memastikan hingga saat ini, belum ada kebijakan maupun arahan resmi dari pemerintah terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan ataupun kapasitas mesin.

    “Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,” begitu keterangan Roberth dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).

    Melansir laman My Pertamina, BBM subsidi adalah BBM yang diberikan subsidi oleh pemerintah menggunakan dana APBN yang dijual dengan lebih murah. BBM subsidi memiliki jumlah yang terbatas sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah dan hanya diperuntukkan untuk konsumen tertentu. Jenis BBM yang termasuk BBM bersubsidi adalah Biosolar dan Pertalite.

    Adapun mobil pribadi termasuk konsumen yang berhak mendapatkan solar subsidi diatur sesuai Peraturan Presiden No.191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak dengan syarat, serta ketentuan yang telah ditetapkan.

    Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menggunakan BBM secara bijak, serta sesuai spesifikasi kendaraan dengan pembelian dalam jumlah wajar. Masyarakat juga diharapkan selalu memastikan mencari informasi resmi dan terpercaya mengenai kebijakan pengisian BBM melalui akun resmi Pertamina, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.

    Baca juga:Alasan Pemerintah Tak Naikkan Pertalite hingga Akhir Tahun

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan yang mengklaim bahwa sejumlah merek dan tipe mobil di atas 1400 cc akan dilarang mengisi pertalite mulai 1 Juni 2026 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    PT Pertamina membantah klaim tersebut dan menegaskan mobil 1400 cc ke atas bisa mengisi Pertalite dan masyarakat tetap dapat membeli BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Kemenag: Kyai dan Ulama adalah Orang yang Taat Agama, Tidak Mungkin Melakukan Pencabulan

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    Akun Facebook “Supri Gendut” pada Sabtu (9/5/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “KEMENAG menjelaskan “Kiyai dan Ulama itu orang2 ShOleh Taat Agama Tidak mungkin mereka C4BUL dan m3rud4l P4ksa;”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa di unggahan akun Instagram “selinaputri.id” [arsip] dan akun Threads “_mycie” [arsip].

    Per Selasa (26/5/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 35 tanda suka, menuai 194 komentar, dan dibagikan 3 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Kemenag: kyai dan ulama tidak mungkin melakukan pencabulan” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan berita, antara lain:

    • Artikel turnbackhoax.id “[SALAH] Kemenag: Pencabulan 50 Santri di Pati Itu Wajar, Nafsu Manusiawi”, tayang Selasa (12/5/2026). Artikel ini menyebut bahwa klaim Kementerian Agama (Kemenag) yang mewajarkan kasus pencabulan 50 santri di Pati adalah hoaks.

    • Berita bbc.com “Kasus dugaan kekerasan seksual Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, izin operasional ponpes dicabut”, tayang Selasa (5/5/2026). Berita ini melaporkan bahwa Kemenag telah menutup operasional Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati, usai mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan pengasuh ponpes.

    Melalui laman kemenag.go.id, Kemenag telah menegaskan bahwa pihaknya tidak memberi toleransi terhadap segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

    Kesimpulan

    Faktanya, Kemenag telah menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Unggahan berisi klaim “Kemenag: kyai dan ulama adalah orang yang taat agama, tidak mungkin melakukan pencabulan” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Zulhas: Rakyat Itu Aib Pemerintah

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    Akun Facebook “Nana Wiryo” pada Selasa (12/5/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “zulhas menjelaskan “rakyat terlalu banyak mengkritik tapi isinya kosong, rakyat itu aib bagi pemerintah”.... netizen” jika rakyat adalah aib pantas kenapa pada saat pemilu kalian justru saling berlomba mencari simpati rakyat dan suara rakyat…..”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa pada unggahan akun Threads “_mychie” [arsip] dan akun TikTok “mario.morinawa” [arsip].

    Per Selasa (26/5/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 121 tanda suka, menuai 899 komentar, dan dibagikan ulang 18 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Zulhas: rakyat itu aib pemerintah” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Berita jpnn.com “Catut Nama Menko Pangan, Akun Penyebar Kutipan Palsu Zulhas Dipolisikan”, tayang Selasa (21/4/2026). Berita ini melaporkan bahwa seorang warga bernama Nadhima yang mengagumi sosok Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Jawa Timur atas dugaan penyebaran informasi bohong yang mencatut nama Zulhas.

    • Berita rmol.id “Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako”, tayang Sabtu (28/3/2026). Berita ini melaporkan bahwa pemerintah menggelar pasar murah dengan menyalurkan ratusan ribu paket sembako dan produk UMKM lokal dalam kegiatan yang digelar di Lapangan Monas.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Zulhas sebut rakyat adalah aib pemerintah”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan berisi klaim “Zulhas sebut rakyat adalah aib pemerintah” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Jokowi Dinobatkan Jadi Salah Satu Alumni Terbaik UGM

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Herman Syachh” pada Selasa (10/5/2026). Unggahan beserta narasi :

    “BERITA PERTAMA

    JOKOWI DINOBATKAN MENJADI SALAH SATU ALUMNI TERBAIK UNIVERSITAS GAJAH MADA

    MASIH AJA ADA YANG GAK PERCAYA IJAZAHNYA”

    Hingga Selasa (26/5/2026) unggahan telah mendapatkan 366 tanda suka, 489 komentar dan telah dibagikan ulang 4 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Jokowi dinobatkan jadi alumni terbaik UGM” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan publikasi resmi dari Universitas Gajah Mada (UGM) terkait penobatan Jokowi sebagai salah satu alumni terbaik.

    Penelusuran justru mengarah ke pemberitaan tvonenews.com “Jokowi Dinobatkan Sebagai Alumnus UGM Paling Memalukan oleh BEM KM UGM, Banner Besar Terpampang di Kampus” yang tayang Sabtu (9/12/2023). Dalam aksi tersebut, mahasiswa memberikan predikat simbolik “alumnus UGM paling memalukan” kepada Jokowi sebagai bentuk kritik terhadap kondisi demokrasi dan dinamika politik nasional saat itu. 

    Dilansir dari suara.com, Ketua BEM KM UGM Gielbran Muhammad Noor secara simbolik menyerahkan sertifikat bertuliskan “alumnus UGM paling memalukan” kepada sosok yang mengenakan topeng Jokowi dalam acara di Bundaran UGM.  

    Sementara itu, foto dalam unggahan akun Facebook “Herman Syachh” berasal dari pemberitaan harianjogja.com. Foto tersebut merupakan momen Presiden ke-7 Joko Widodo ditemui seusai menghadiri Rapat Senat Terbuka Fakultas Kehutanan UGM Dies Natalis pada Jumat (17/10/2025) di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM. 

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan pernyataan resmi yang menyebut Jokowi dinobatkan sebagai salah satu alumni terbaik UGM.

    Kesimpulan

    Faktanya, tidak ditemukan pernyataan resmi yang menyebut Jokowi dinobatkan sebagai salah satu alumni terbaik UGM. Unggahan dengan klaim “Jokowi dinobatkan jadi salah satu alumni terbaik UGM” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini