[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja SiCepat Ekspres
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/05/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan lowongan pekerjaan sicepat ekspres” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi SiCepat Ekspres “sicepat_ekspres” pada Juni 2021. Perusahaan menegaskan bahwa informasi tentang rekrutmen hanya disampaikan melalui laman www.sicepat.com dan akun LinkedIn “SICEPAT EKSPRES INDONESIA”.
Sementara itu, dilansir dari laman career.sicepat.com, perusahaan saat ini membuka lowongan pekerjaan untuk sejumlah posisi di berbagai kantor cabang di Indonesia. Adapun informasi rekrutmen tidak menuliskan nominal gaji, berbeda dengan unggahan akun Facebook “Krisaki Sora Update”.
Kesimpulan
Rujukan
[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Kemitraan Aquviva
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/05/2026
Berita
Akun Facebook “Kemitraan Aquarius” pada Sabtu (9/5/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:
Telah Dibuka Peluang usaha Kemitraan AQUVIVA 💧
Tampa Modal, potensi keuntungan hingga Rp5–7 juta per bulan.
Cocok untuk pemula maupun yang sudah punya usaha 🚀
Jangan sampai ketinggalan!
Daftarkan Toko Anda Sekarang Juga & mulai usahamu hari ini klik link: https://mydaftar.newinformationhub.com/
Unggahan tersebut mendapatkan 20-an tanda suka per Selasa (26/5/2026).
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan kemitraan aquviva” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi AQUVIVA “aquviva_id” pada Mei 2025. Dalam unggahan tersebut, perusahaan menegaskan bahwa tidak pernah menyelenggarakan program kemitraan dan meminta imbalan dalam bentuk apapun.
Perusahaan mengimbau bagi masyarakat yang ingin menjadi agen Aquviva bisa menghubungi melalui Wings Customer Care (021-5095-7907) atau melalui akun media sosial resmi, yakni:
Instagram, X, TikTok “aquviva_id”
Facebook “AQUVIVA”
Kesimpulan
Rujukan
[PENIPUAN] Tautan Rekrutmen Karyawan RSCM
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/05/2026
Berita
Akun Facebook “Info Loker Indonesia” pada Rabu (20/5/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:
Lowongan kerja terbaik RSCM
Kualifikasi umum :
• minimal pendidikan SMK/SMA
• membuka lowongan 32 posisi dan menerima lowongan kerja 10.000 orang
• jika di Terima di RSCM dan posis jauh maka yang tanggung keberangkatan ke Jakarta management RSCM
Unggahan tersebut mendapatkan 270-an tanda suka per Selasa (26/5/2026).
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan rekrutmen karyawan rscm” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi Dr Cipto Mangunkusumo Hospital “rscm.official” pada Maret. Dalam unggahan tersebut, RSCM menegaskan bahwa proses rekrutmen RSCM hanya melalui laman resmi rscm.co.id dan kanal informasi resmi lain sebagai berikut:
Instagram “rscm.official”
X “rscm_official””
YouTube “RSCM
Sementara itu, dilansir dari laman karier.rscm.co.id, saat ini belum ada pengumuman lowongan pekerjaan yang tersedia.
Kesimpulan
Rujukan
[SALAH] Raja Malaysia Melarang Penggunaan Bahasa Indonesia di Malaysia
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 26/05/2026
Berita
Beredar video [arsip] dari akun YouTube “KajianOnline” pada Rabu (20/5/2026) berisi narasi:
“RAJA MALAYSIA RESMI LARANG BAHASA INDONESIA! TEKEN ATURAN USIR SIAPAPUN YANG TAK PAKAI BAHASA MELAYU”
Hingga Selasa (26/5/2026) unggahan ini telah mendapatkan 368 tanda suka, menuai 506 komentar, dan ditonton ulang lebih dari 23 ribu kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menyimak video berdurasi 14 menit 25 detik tersebut dari awal hingga akhir. Isi video hanya membahas tentang masyarakat Malaysia yang dinilai mulai jarang menggunakan Bahasa Melayu yang benar sebagai bahasa utama mereka. Tidak ada pemberitaan tentang Bahasa Indonesia dilarang digunakan di Malaysia.
Sebelumnya, Raja Malaysia memang pernah menyampaikan pernyataan tegas tentang penggunaan Bahasa Melayu. Pernyataan tersebut berbunyi “Bahasa Melayu harus menjadi bahasa utama karena merupakan bahasa kebangsaan. Kalau ada yang tidak terima Bahasa Melayu, lebih baik jangan duduk (tinggal) di Malaysia”.
Pernyataan tersebut itu beredar di sosial media, salah satunya diunggah akun Youtube “MalaysiaGazette TV” dalam video berjudul “Kalau Tak Terima Bahasa Melayu Jangan Duduk Malaysia - Sultan Ibrahim” yang tayang Senin (19/1/2026).
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks pembahasan sistem pendidikan di Malaysia. Sultan Ibrahim menegaskan bahwa apabila ada sistem pendidikan baru atau sistem pendidikan lain yang ingin diakui di Malaysia, maka sistem tersebut harus menerima Bahasa Melayu sebagai bahasa utama serta menghormati sejarah negara Malaysia.
Dengan demikian, Sultan Ibrahim hanya menekankan pentingnya Bahasa Melayu sebagai bahasa kebangsaan dan bahasa utama masyarakat Malaysia. Tidak ada pernyataan yang menyinggung pelarangan penggunaan Bahasa Indonesia maupun bahasa lain di Malaysia.



.jpg)