• [PENIPUAN] Program Dana Hibah dari Purbaya

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun TikTok “bantuan.amel0003” pada Minggu (3/5/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Assalamualaikum, tanggal 5 Mei 2026, saya Menteri Keuangan Republik Indonesia sedang mencari 500 orang tercepat yang belum mendapatkan bantuan. Silahkan komen di video ini dan jangan lupa untuk mengklik semua tombol yang ada di samping. Terima kasih”

    Hingga Selasa (26/5/2026) unggahan telah mendapatkan 30-an tanda suka, 40-an komentar dan telah dibagikan ulang 30 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri akun TikTok “bantuan.amel0003”, diketahui akun tersebut bukan merupakan akun milik Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Akun TikTok resmi Purbaya bernama "menkeuri" dan telah bercentang biru. 

    TurnBackHoax kemudian memeriksa video menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Diketahui, video yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan probabilitas 99,2%.

    Kesimpulan

    Faktanya, akun tersebut bukan merupakan akun resmi Purbaya, video merupakan hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99,2%. Unggahan dengan klaim “Program dana hibah dari Purbaya” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Gibran Dinyatakan Tidak Sah Menjadi Wapres

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Bailey Miles” pada Selasa (19/5/2026). Unggahan beserta narasi :

    “GIBRAN DIVONIS BERSALAH JABATAN WAPRES

    RESMI DINYATAKAN TIDAK SAH”

    Hingga Selasa (26/5/2026) unggahan telah mendapatkan 1.9 ribu tanda suka, 740 komentar dan telah dibagikan ulang 115 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Gibran dinyatakan tidak sah menjadi wakil presiden” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang menyatakan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka tidak sah. 

    Dilansir dari kompas.id, MK dalam putusan sengketa hasil Pilpres 2024 menyatakan pencalonan Gibran sebagai calon wakil presiden sah secara hukum dan tidak terbukti terdapat intervensi Presiden dalam proses pencalonannya.

    Selain itu, dilansir dari Makamah Konstitusi RI, hingga Mei 2026 tidak terdapat putusan MK maupun lembaga peradilan lain yang membatalkan status Gibran sebagai Wakil Presiden RI. Beberapa gugatan terkait syarat capres-cawapres yang diajukan ke MK pada 2026 juga berakhir dengan putusan “tidak dapat diterima”.

    Kesimpulan

    Faktanya, MK menyatakan pencalonan Gibran sah secara hukum. Unggahan dengan klaim “Gibran dinyatakan tidak sah menjadi wapres” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Prabowo: MBG dan Koperasi Desa Itu dari Uang Sitaan Korupsi, Bukan Pajak Rakyat

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “TruthSpeaker M” pada Selasa (5/5/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Presiden Prabowo: Dana MBG

    dan KDMP bersumber dari Sita'an Uang Korups1 Bukan

    dari Pajak Raky4t

    Jadi MBG harus Tetap Lanjut”

    Hingga Selasa (26/5/2026) unggahan telah mendapatkan 140-an tanda suka, 90 komentar dan telah dibagikan ulang 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “MBG dan Koperasi Desa dari uang sitaan korupsi, bukan pajak rakyat” ke mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan kompas.tv “Prabowo Soal MBG dan Koperasi Desa: Dari Sitaan Korupsi ke Rakyat” yang tayang pada Rabu (29/4/2026).

    Dalam pemberitaan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih dibiayai melalui efisiensi anggaran serta dana hasil sitaan kasus korupsi. Prabowo menyebut dana yang sebelumnya dinikmati para koruptor akan dikembalikan kepada rakyat melalui berbagai program pemerintah.

    Prabowo memang pernah menyatakan bahwa MBG dan Koperasi Desa  Merah Putih didanai salah satunya dari uang sitaan korupsi. Akan tetapi, ia juga menyebut sumber pendanaan program berasal dari efisiensi anggaran negara.

    Kesimpulan

    Faktanya, Prabowo memang menyebut dana sitaan korupsi sebagai salah satu sumber pembiayaan program. Namun, ia juga menyatakan bahwa program tersebut didanai melalui efisiensi anggaran negara yang berasal dari penerimaan pemerintah, termasuk pajak rakyat. Unggahan dengan klaim “Prabowo : MBG dan Koperasi Desa Itu dari Uang Sitaan Korupsi, Bukan Pajak Rakyat” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Video Purbaya Bagi Bantuan Dana Hibah Idul Adha

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagi bantuan dana hibah Idul Adha, informasi tersebut diunggah sejumlah akun Facebook.
    Klaim video Menteri Keuangan Purbaya bagikan bantuan dana hibah Idul Adha berupa video diunggah salah satu akun Facebook pada pada 23 Mei 2026 yang menampilkan Purbaya sedang berbicara, berikut transkripnya.
    "Berhubung Idul Adha sudah dekat saya membuka pendaftaran 100 orang tercepat segera daftarkan diri anda mendapat bantuan dana hibah"
    Klaim video lainnya diunggah pada 21 Mei 2026, menampilkan video Purbaya sedang berbicara dengan narasi sebagai berikut.
    "Di hari kamis yang penuh berkah ini saya mencari 800 orang tercepat untuk saya bantu, mohon dibantu viralkan caranya cukup tekan semua tombol yang di samping".
    Unggahan video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "Klarifikasi kementerian keuangan Indonesia Pak Purbaya yusika dewa meresmikan bantuan dana hibah karena dekatnya idul Adha yang berminat langsung hubungi WhatsApp yang tercantumkan di video".
    Benarkah klaim video Menteri Keuangan Purbaya bagikan bantuan dana hibah Idul Adha? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagi bantuan dana hibah Idul Adha, penelusuran mengarah pada tulisan berjudul "[HOAKS] Menteri Keuangan Purbaya Mencari 200 Orang untuk Diberikan Bantuan" yang dimuat situs e-ppid.kemenkeu.go.id.
    Situs e-ppid.kemenkeu.go.id menyebutkan, video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya menyatakan mencari 200 orang untuk diberikan bantuan bertepatan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Adha, merupakan video hoaks deep fake.
    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagi bantuan dana hibah Idul Adha tidak benar.
    video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya menyatakan mencari 200 orang untuk diberikan bantuan bertepatan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Adha, merupakan video hoaks deep fake.
     

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini