• Tidak Benar, Bahlil Sebut PLN Merugi Karena Rakyat Tidak Hemat

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia menyebut PLN merugi karena masyarakat tidak bisa belajar menghemat listrik.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Riyan Iplit” (arsip) dalam obrolan grup “Info BMKG Wilayah Indonesia” pada Senin (30/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan Bahlil tengah berbicara ditemani oleh Menkeu RI dan beberapa orang lainnya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Menteri ESDM BAHLIL : PLN MERUGI Karena Masyarakat Tak Bisa Belajar Hemat Listrik,” begitu narasi tertulis dalam unggahan. Pengunggah juga menambahkan narasi yang menggiring opini publik: “Ini orang enaknya d apain ya…”

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (14/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 258 likes, 1,1 ribu komentar, dan 29 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kritik negatif terhadap pemerintah dan Bahlil.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Lantas, benarkah Bahlil sebut PLN merugi karena rakyat tak hemat listrik?

    Baca juga:Bahlil Akui Kerepotan Urusi Impor LPG, Cadangan Sempat Kurang

    Periksa Fakta PLN Rugi Karena Rakyat Tidak Hemat Listrik.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Bahlil menyebut PLN merugi karena rakyat tidak bisa menghemat listrik.

    Kami justru diarahkan pada laman Antara yang menyatakan bahwa klaim yang menyebut Bahlil mengatakan PLN rugi karena rakyat tidak hemat listrik adalah tidak benar. Gambar yang digunakan dalam unggahan tersebut diketahui berasal dari pemberitaan lain terkait rencana pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas), bukan terkait pernyataan tentang kerugian PLN.

    Melansir laman Kumparan, gambar tersebut merupakan dokumentasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai pelantikan Dirjen Migas di kantor Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025). Bahlil menyampaikan terkait tambahan target jaringan gas (jargas) rumah tangga sebesar 1 juta sambungan pada tahun 2026 dan melanjutkan untuk membangun 1 juta jargas rumah tangga mulai 2026 dengan anggaran Rp5,8 T.

    Dalam berbagai kesempatan, Bahlil justru mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak tanpa menyalahkan masyarakat sebagai penyebab kerugian PLN. Bahlil tidak pernah menyebutkan bahwa PLN rugi karena masyarakat tidak hemat listrik.

    Kemudian Tirto mencoba mengetikkan kata kunci “Bahlil sebut PLN rugi karena masyarakat tak hemat listrik.” Hasil penelusuran mengarahkan ke laman TurnBack Hoaks.Laman tersebut mengarahkan Tirto pada pemberitaan Radio Republik Indonesia berjudul “Menteri Bahlil Sebut Salah Satu Faktor PLN Merugi” yang dirilis Sabtu (25/1/2025).

    Dalam pemberitaan tersebut, Bahlil memang menyampaikan ketidaksinkronan antara pembangunan pembangkit listrik dan jaringan distribusi. Hal tersebut berpotensi menimbulkan inefisiensi. Namun, tidak terdapat pernyataan yang menyebut masyarakat sebagai penyebab kerugian PLN.

    PLN pernah merugi hingga Rp29 triliun pada 2013. Di semester I 2025, PLN mencatat laba sekitar Rp30 triliun karena oversupply listrik, kewajiban pembayaran ke pembangkit swasta (take or pay), serta bahan subsidi dan investasi. Kerugian tersebut tidak disebabkan oleh masyarakat yang tidak menghemat listrik.

    Dalam rilis Kompas, pada awal Januari 2026, lini masa media sosial X ramai membahas kabar utang PT PLN (Persero) yang disebut mencapai Rp711 triliun. Angka tersebut memicu perdebatan warganet, terutama soal kinerja dan pengelolaan keuangan perusahaan listrik pelat merah tersebut.

    Executive Vice President (EVP) Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa angka Rp711 triliun merupakan total liabilitas perusahaan, bukan sekadar utang yang mencerminkan kerugian. Ia menjelaskan bahwa liabilitas adalah kewajiban keuangan yang timbul dari aktivitas masa lalu dan harus diselesaikan di masa mendatang.

    Dalam konteks PLN, liabilitas tersebut berkaitan dengan aktivitas operasional serta pembiayaan investasi jangka panjang. Investasi ini meliputi pembangunan pembangkit listrik, jaringan transmisi dan distribusi, serta penguatan sistem kelistrikan nasional, termasuk upaya memperluas akses listrik ke wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

    Senada dengan hal tersebut, dalam rangkuman Tirto, berdasarkan data dalam Laporan Keuangan Kekonsolidasian Perusahaan Perseroan PT PLN Semester 1 2025 dan tahunan 2024, Tirto mendapati bahwa laba tahun berjalan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp17,7 triliun. Sebagai perbandingan, laba tahun berjalan pada 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp22 triliun.

    Sementara angka Rp711,2 triliun yang banyak disebut dalam unggahan media sosial merujuk pada nilai jumlah liabilitas (utang) PLN tanggal 31 Desember 2024. Berdasarkan laporan tersebut, nilainya tercatat Rp711.215.031 juta atau Rp711,2 triliun jika dibulatkan.

    Sebagai perbandingan, jumlah liabilitas (utang) PLN pada 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp655 triliun. Sementara itu, Laporan Keuangan PLN Semester 1 2025 mencatat liabilitas berada di angka Rp734,2 triliun.

    Dengan demikian, narasi yang mencatut nama Bahlil menyebutkan bahwa PLN merugi karena rakyat tidak menghemat listrik adalah klaim tidak berdasar. Narasi nilai utang PLN yang disebut di media sosial benar, tetapi klaim kerugian tidak tepat jika merujuk pada laporan keuangan perseroan.

    Baca juga:Tidak Benar, Bahlil Wajibkan Masyarakat Pakai Motor Listrik

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan Bahlil mengatakan PLN merugi karena masyarakat tidak menghemat listrik adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar yang beredar merupakan dokumentasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai pelantikan Dirjen Migas di kantor Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025). Bahlil tidak pernah mengatakan PLN merugi karena masyarakat tidak hemat listrik, justru mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak tanpa menyalahkan masyarakat sebagai penyebab kerugian PLN

    PLN menegaskan bahwa kerugian yang dialami tersebut tidak disebabkan oleh masyarakat yang tidak menghemat listrik.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Undian Berhadiah Bank NTB Syariah

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 14/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Program terbaru bpd ntb menandai anda sebagai pemenang hadiah” pada Minggu, (29/03/2026) mengunggah informasi [arsip] mengenai undian berhadiah dari Bank NTB Syariah. Informasi itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Khusus Nasabah Bank NTB Syariah Yang Sudah Aktif Menggunakan Mobile Banking.  𝗥𝗶𝗻𝗷𝗮𝗻𝗶 𝗺𝗼𝗯𝗶𝗹𝗲 𝗯𝘆 𝗯𝗮𝗻𝗸 𝗻𝘁𝗯

    Ayo Buruan daftar sekarang Gebyar Hadiah Bank NTB Syariah. Jangan lewatkan kesempatan anda untuk memenangkan hadiah mewah dibawai ini.!!

    𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗨𝗻𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗡𝗧𝗕 𝗦𝘆𝗮𝗿𝗶𝗮𝗵 𝟮𝟬𝟮𝟲

    - 5 Unit Mobil BMW 520i Sport

    - 5 Unit Mobil Fortuner

    - 5 Unit Mobil Pajero Sport

    - 5 Unit Mobil Brio

    - 20 Unit Motor Nmax

    - 30 Unit i-Phone 15Pro-Max

    - 20 Unit Tiket Haji & Umroh

    - Uang Chas Sebesar Rp.100Juta

    Dan masih banyak lagi hadiah lainnya.!!

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri informasi tersebut melalui situs resmi Bank NTB Syariah. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa Bank NTB Syariah memang pernah mengadakan program undian berhadiah paket umrah pada tahun 2024. Namun, mekanisme keikutsertaan dalam program tersebut dilakukan secara resmi melalui aplikasi mobile banking Bank NTB Syariah, bukan melalui tautan eksternal, akun Facebook, ataupun pesan berantai seperti yang beredar.

    Lebih lanjut, tidak ditemukan informasi resmi terkait adanya program undian berhadiah Bank NTB Syariah untuk periode Maret - April 2026. Seluruh program dan pengumuman resmi bank umumnya dipublikasikan melalui kanal resmi seperti website, aplikasi, serta akun media sosial terverifikasi.

    Melalui akun Facebook dan Instagram resminya, Bank NTB Syariah juga secara berkala mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan digital, termasuk phishing yang sering memanfaatkan tautan palsu, formulir tidak resmi, atau permintaan data pribadi. Bank menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta informasi sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP melalui pihak ketiga maupun media sosial.

    Kesimpulan

    Program undian resmi hanya dilakukan melalui kanal resmi, seperti aplikasi mobile banking, dan tidak ada program undian untuk periode Maret–April 2026. Dengan demikian, informasi mengenai “undian berhadiah bank NTB Syariah” merupakan kontentiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Netanyahu Tantang Indonesia Perang di Gaza

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 14/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Bang Napi Napi” pada Sabtu, (04/04/2026) mengunggah video [arsip] yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menantang Indonesia untuk berperang di Gaza, Palestina. Informasi itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Kabar terbaru, setelah lebih dari 100jam serangan pasukan Israel dan AS menyerang ke Iran kini ada kabar terbaru yang di sampaikan Mentri Benjamin Netanyahu dari Israel, dalam pidatonya Netanyahu tantang TNI perang di Gaza. Dana apa restpon presiden kita Prabowo..simak di vidio selanjutnya ya guys #iran #AS #israel #perang_dunia_3 #kabar_terbaru_perang #viral #fyp


    Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah dilihat lebih 115 ribu kali, mendapatkan 1.550 reaksi, 454 interaksi komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 134 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan melakukan pencarian gambar serupa pada bagian awal yang menampilkan wajah Benjamin Netanyahu menggunakan Google Image Search. Hasil penelusuran mengarah pada klip serupa yang diunggah di saluran YouTube NBC News. Dari sumber tersebut diketahui bahwa potongan video yang beredar merupakan bagian dari pidato Netanyahu dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 26 September 2025.

    Setelah ditelusuri lebih lanjut, narasi yang beredar tidak sesuai dengan isi pidato aslinya. Dalam pidato tersebut, Netanyahu tidak pernah menyampaikan pernyataan yang menantang Indonesia untuk berperang di Gaza. Sebaliknya, ia justru menyinggung dan mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada Sidang Majelis Umum PBB tanggal 23 September 2025.

    Dalam pidato itu, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia membuka kemungkinan hubungan diplomatik dengan Israel apabila terjadi penghentian serangan dan pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina.

    Kesimpulan

    Video yang beredar telah dipelintir karena pernyataan Benjamin Netanyahu tidak sesuai dengan konteks aslinya. Ia tidak pernah menantang Indonesia untuk berperang di Gaza, melainkan merujuk pada pidato Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB. Dengan demikian, informasi dengan klaim “Netanyahu tantang Indonesia perang di Gaza” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video "Serbuan Kawanan Burung di Tel Aviv"

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 14/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Agiel Laksamana Putra” pada Rabu, (25/03/2026) mengunggah video [arsip] yang memperlihatkan ribuan gagak memadati Kota Tel Aviv, Israel. Informasi itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Dalam beberapa kepercayaan, gagak sering dikaitkan sebagai pertanda hal buruk akan datang, termasuk kematian

    Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 215 ribu kali, mendapat 3.045 reaksi, menuai 439 interaksi komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 161 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap video tersebut dengan memanfaatkan fitur pencarian gambar serupa melalui Google Image Search. Hasilnya mengarah pada unggahan di Instagram milik akun “ouiouicheffybirdie” yang diunggah pada Senin (22/04/2024), menampilkan video dengan konteks asli berbeda.

    Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa fenomena kerumunan burung gagak terjadi di Texas. Hal ini juga diperkuat dengan kemunculan pelat nomor pada mobil Chevrolet yang terlihat jelas dalam video, yang teridentifikasi sebagai pelat kendaraan dari Texas, sehingga menguatkan bahwa lokasi pengambilan gambar berada di negara bagian tersebut.

    Selain itu, dilansir dari (AFP), dilakukan pencocokan lokasi menggunakan Google Maps. Hasilnya menunjukkan bahwa area parkir, lampu jalan, serta tampilan depan toko dalam video identik dengan pusat perbelanjaan Best Buy Waco jika dibandingkan dengan citra Google Street View.

    Kesimpulan

    Video yang beredar sebenarnya merupakan rekaman lama yang diambil di Texas, tepatnya di area sekitar Best Buy Waco, dan bukan peristiwa terbaru. Video tersebut bahkan telah beredar sejak 2023 dan 2024 dan tidak berkaitan dengan situasi konflik apa pun di Timur Tengah. Dengan demikian, unggahan video dengan klaim “serbuan kawanan burung di Tel Aviv” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini