Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan sekelompok orang yang tampak seperti sedang melakukan demonstrasi dengan tuntutan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis atau bantuan uang tunai bulanan.
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa penggantian program MBG menjadi bantuan lain dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Setuju tidak jika MBG diganti menjadi BPJS gratis atau diganti uang tunai Rp300 ribu perbulan, karena itu lebih bermanfaat”
Namun, benarkah program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hoaks! MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan dari media kredibel yang menyebut bahwa program MBG akan digantikan dengan BPJS Kesehatan gratis.
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.
Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.
Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan sekelompok orang yang tampak seperti sedang melakukan demonstrasi dengan tuntutan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis atau bantuan uang tunai bulanan.
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa penggantian program MBG menjadi bantuan lain dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Setuju tidak jika MBG diganti menjadi BPJS gratis atau diganti uang tunai Rp300 ribu perbulan, karena itu lebih bermanfaat”
Namun, benarkah program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa penggantian program MBG menjadi bantuan lain dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Setuju tidak jika MBG diganti menjadi BPJS gratis atau diganti uang tunai Rp300 ribu perbulan, karena itu lebih bermanfaat”
Namun, benarkah program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan dari media kredibel yang menyebut bahwa program MBG akan digantikan dengan BPJS Kesehatan gratis.
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.
Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.
Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan sekelompok orang yang tampak seperti sedang melakukan demonstrasi dengan tuntutan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis atau bantuan uang tunai bulanan.
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa penggantian program MBG menjadi bantuan lain dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Setuju tidak jika MBG diganti menjadi BPJS gratis atau diganti uang tunai Rp300 ribu perbulan, karena itu lebih bermanfaat”
Namun, benarkah program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa penggantian program MBG menjadi bantuan lain dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Setuju tidak jika MBG diganti menjadi BPJS gratis atau diganti uang tunai Rp300 ribu perbulan, karena itu lebih bermanfaat”
Namun, benarkah program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan dari media kredibel yang menyebut bahwa program MBG akan digantikan dengan BPJS Kesehatan gratis.
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.
Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.
Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! Bahlil wajibkan seluruh masyarakat ganti ke motor listrik
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan narasi yang seolah-olah menyatakan bahwa masyarakat Indonesia wajib menggunakan motor listrik.
Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa masyarakat yang tidak mau beralih ke motor listrik dipersilakan keluar dari Indonesia.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Bahlil: Rakyat Indonesia Wajib Pakai Motor Listrik Yang Ga Mau Ganti Silahkan Keluar Dari Indonesia”
Unggahan tersebut juga diberi narasi:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Aneh tapi nyata inilah inilah kebijakan pejabat di negeri ini sulit untuk di terima akal sehat.
Rakyat Indonesia harus wajib pakai motor listrik jika GK mau silahkan kluwar dari negeri ini,, salam waras”
Namun, benarkah Bahlil mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan motor listrik?
Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa masyarakat yang tidak mau beralih ke motor listrik dipersilakan keluar dari Indonesia.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Bahlil: Rakyat Indonesia Wajib Pakai Motor Listrik Yang Ga Mau Ganti Silahkan Keluar Dari Indonesia”
Unggahan tersebut juga diberi narasi:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Aneh tapi nyata inilah inilah kebijakan pejabat di negeri ini sulit untuk di terima akal sehat.
Rakyat Indonesia harus wajib pakai motor listrik jika GK mau silahkan kluwar dari negeri ini,, salam waras”
Namun, benarkah Bahlil mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan motor listrik?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Kementerian ESDM maupun pihak Istana yang menyatakan kewajiban penggunaan motor listrik bagi seluruh masyarakat.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pemerintah, dilansir dari ANTARA, memang mendorong percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE), terutama di tengah dinamika global seperti konflik di Timur Tengah yang berdampak pada distribusi energi.
Namun, kebijakan tersebut bersifat imbauan dan strategi jangka panjang, bukan kewajiban yang memaksa masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga memastikan stok BBM tetap aman serta menerapkan berbagai langkah efisiensi energi, seperti kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi ASN, pembatasan perjalanan dinas, hingga penguatan program energi alternatif seperti biodiesel B50.
Tidak ada kebijakan yang mewajibkan masyarakat mengganti kendaraan menjadi motor listrik.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Bahlil mewajibkan masyarakat menggunakan motor listrik dan mengancam yang tidak patuh adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.
Klaim: Bahlil wajibkan seluruh masyarakat ganti ke motor listrik
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pemerintah, dilansir dari ANTARA, memang mendorong percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE), terutama di tengah dinamika global seperti konflik di Timur Tengah yang berdampak pada distribusi energi.
Namun, kebijakan tersebut bersifat imbauan dan strategi jangka panjang, bukan kewajiban yang memaksa masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga memastikan stok BBM tetap aman serta menerapkan berbagai langkah efisiensi energi, seperti kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi ASN, pembatasan perjalanan dinas, hingga penguatan program energi alternatif seperti biodiesel B50.
Tidak ada kebijakan yang mewajibkan masyarakat mengganti kendaraan menjadi motor listrik.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Bahlil mewajibkan masyarakat menggunakan motor listrik dan mengancam yang tidak patuh adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.
Klaim: Bahlil wajibkan seluruh masyarakat ganti ke motor listrik
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Halaman: 106/8352

