• [SALAH] Indonesia Tutup Selat Malaka

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/05/2026

    Berita

    Akun Facebook "Fernando Tores" pada Senin (30/4/2026) mengunggah video [arsip] yang mengklaim Indonesia menutup Selat Malaka. Unggahan itu disertai narasi : 

    "Indonesia baru saja menantang Amerika dengan menutup Selat Malaka" 

    Hingga Senin (11/5/2026) unggahan itu telah dilihat lebih dari 1,1 juta, mendapat tanda suka lebih dari 31 ribu, dan menuai lebih dari 2,8 ribu komentar. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Indonesia tutup Selat Malaka” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang menyebut Indonesia akan menutup Selat Malaka.

    Penelusuran lebih lanjut justru mengarah pada pemberitaan terkait isu pungutan terhadap kapal yang melintas di Selat Malaka.

    Dilansir dari Kompas.com, Menteri Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia tidak dapat memungut pajak dari kapal yang melintas di Selat Malaka. Hal ini karena Selat Malaka merupakan selat internasional yang diatur oleh hukum laut internasional (UNCLOS), sehingga setiap kapal memiliki hak lintas tanpa hambatan (right of transit passage).

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang menyebut Indonesia akan menutup Selat Malaka. Unggahan dengan narasi “Indonesia tutup Selat Malaka” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Kartu Debit Seabank

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 11/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “debit card seabank” pada Selasa (5/2/2026). Unggahan beserta narasi :

    “𝘽𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙧𝙩𝙪 𝘼𝙏𝙈 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙩𝙧𝙖𝙣𝙨𝙖𝙠𝙨𝙞 𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙪𝙣𝙩𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙧𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙣𝙮𝙖

    𝙈𝙚𝙣𝙖𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙙𝙞 𝙎𝙚𝙖𝘽𝙖𝙣𝙠, 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝

    𝙘𝙖𝙨𝙝𝙗𝙖𝙘𝙠! 𝙎𝙞𝙢𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙠𝙖𝙣𝙞𝙨𝙢𝙚 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙮𝙖𝙧𝙖𝙩 &

    𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙠𝙪 𝙮𝙖 ??

    𝙋𝙏 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝙎𝙚𝙖𝙗𝙖𝙣𝙠 𝙄𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙯𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙖𝙬𝙖𝙨𝙞

    𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙊𝙩𝙤𝙧𝙞𝙩𝙖𝙨 𝙅𝙖𝙨𝙖 𝙆𝙚𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 (𝙊𝙅𝙆) 𝙙𝙖𝙣 𝘽𝙖𝙣𝙠

    𝙄𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖 (𝘽𝙄) 𝙨𝙚𝙧𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙪𝙥𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙣𝙠 𝙥𝙚𝙨𝙚𝙧𝙩𝙖

    𝙥𝙚𝙣𝙟𝙖𝙢𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙇𝙚𝙢𝙗𝙖𝙜𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙟𝙖𝙢𝙞𝙣 𝙎𝙞𝙢𝙥𝙖𝙣𝙖𝙣 (𝙇𝙋𝙎).”

    Hingga Senin (11/5/2026) unggahan telah mendapatkan 30 tanda suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pada unggahan akun Facebook ‘debit card seabank’. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi Seabank (www.seabank.co.id). Tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nomor handphone terdaftar, nama lengkap dan nomor rekening. 

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “kartu debit ATM Seabank” ke mesin pencari Google. Pencarian mengarah ke laman pusat bantuan seabank.co.id berjudul “Apakah saya mendapatkan fasilitas kartu debit?”.

    Dalam penjelasannya, Seabank Digital menyatakan tidak menyediakan fasilitas kartu debit bagi nasabahnya.

    Kesimpulan

    Seabank tidak menyediakan fasilitas kartu debit, sementara tautan yang dibagikan tidak mengarah ke situs resmi Seabank (www.seabank.co.id). Unggahan berisi klaim “tautan pendaftaran kartu debit Seabank” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Prabowo Bakal Tambahkan Pembangunan 1 Juta Kantor MBG

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/05/2026

    Berita

    Akun Facebook “Karim Sedunia” pada Selasa (5/5/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “Makin gede ni kepalanya🤬

    saya berterima kasih kepada bpk presiden yg putuskn mau nambah 1 jt kantor “MBG” bgt lah wawancara bpk badan gizi nasional pada awak media… menurtt klian gimn ❌️“MBG” gudangny para koruptor🤬”

    Unggahan disertai takarir:

    “🗣nih yg bakalan dapett untung besarrr 

    Per Senin (11/5/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 59 tanda suka, menuai 15 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 3 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Prabowo bakal bangun 1 juta kantor MBG” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:

    • Berita kumparan.com “Prasetyo: Prabowo Targetkan 2026 Ada 35 Ribu Dapur MBG Layani 82,9 Juta Penerima”, tayang Selasa (6/1/2026). Berita ini melaporkan bahwa Presiden Prabowo menargetkan pembangunan sekitar 35 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat.

    • Berita tempo.co “Prabowo Klaim MBG Ciptakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan”, tayang Selasa (3/2/2026). Berita ini melaporkan bahwa Presiden Prabowo mengklaim proyek makan bergizi gratis (MBG) telah menciptakan setidaknya satu juta lapangan kerja selama satu tahun pelaksanaan.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Presiden Prabowo bakal tambahkan pembangunan 1 juta kantor MBG”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “Presiden Prabowo bakal tambahkan pembangunan 1 juta kantor MBG” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Pendaftaran Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa Lewat WhatsApp

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran lowongan kerja Pendamping Lokal Desa lewat WhatsApp, informasi tersebut diunggah salah salah satu akun Facebook, pada 5 Mei 2026.
    klaim pendaftaran lowongan kerja Pendamping Lokal Desa lewat WhatsApp berupa tulisan sebagai berikut.
    "KABAR GEMBIRA!
    LOWONGAN PENDAMPING LOKAL DESA (PLD) 2026 RESMI DIBUKA!
    Panggilan bagi putra-putri terbaik bangsa! Kementerian Desa kembali membuka kesempatan emas untuk kamu yang ingin membangun desa dan berkontribusi langsung bagi Indonesia.
    Gaji Kompetitif: Hingga Rp15 Juta!
    Status Kepegawaian: Peningkatan status menjadi PPPK/P3K.
    Penempatan Strategis: Bertugas di daerah asal masing-masing📍
    Persyaratan Utama:
    Warga Negara Indonesia (WNI).Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat.
    Usia 24 - 45 tahun.
    Sehat jasmani dan rohani.
    Siap bekerja penuh waktu.
    ⚠️ PENTING:
    Pendaftaran 100% GRATIS (Tanpa dipungut biaya apa pun).Jangan lewatkan kesempatan untuk membangun tanah kelahiranmu sendiri! Bagikan info ini ke teman, saudara, atau keluarga yang membutuhkan.
    Ayo, saatnya membangun desa, membangun Indonesia!"
    Klaim pendaftaran lowongan kerja Pendamping Lokal Desa lewat WhatsApp menyertakan menu channel WhatsApp dalam unggahannya, jika diklik mengarah pada akun WhastApp.
    Benarkah klaim pendaftaran lowongan kerja Pendamping Lokal Desa lewat WhatsApp? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     
     
     
     
     
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran lowongan kerja Pendamping Lokal Desa lewat WhatsApp, penelusuran mengarah pada artikel berita dari Antara berjudul "Mendes Yandri tegaskan belum ada rekrutmen pendamping desa" yang tayang pada 3 Februari 2026.
    Dalam artikel ini, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pihaknya belum menyelenggarakan rekrutmen tenaga pendamping profesional desa atau pendamping desa.
    "Jadi, kami tegaskan di forum terhormat ini belum ada rekrutmen terhadap pendamping desa," kata Yandri dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 3 Februari.
    Hal tersebut disampaikan Yandri menanggapi pertanyaan mengenai rekrutmen pendamping desa yang disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI di rapat tersebut. Dia menambahkan, penegasan yang diberikan juga diharapkan dapat mencegah terjadinya penipuan terkait rekrutmen pendamping desa.
    "Penipuan melalui medsos (media sosial) banyak sekali sekarang, yang gaji Rp17 juta, Rp15 juta, akhirnya banyak yang tertipu," kata dia.
    Dia menambahkan, saat ini, yang dilakukan oleh Kemendes PDT adalah evaluasi terhadap kinerja pendamping desa. Dari total 34.000 pendamping desa, Mendes Yandri mengatakan sekitar 8.000 pendamping desa telah dievaluasi.
    "Nanti akan kita isi kalau nanti ada biaya dari Kemenkeu (Kementerian Keuangan) kami ajukan," ujar Yandri.
    Ke depan, kata dia, rekrutmen pendamping desa pun akan dilakukan oleh pihak perguruan tinggi. "Yang merekrut itu bukan Kemendes, melainkan perguruan tinggi. Jadi, ini adil dan transparan, pakai CAT dan sebagainya," kata Yandri.
    Penelusuran juga mengarah pada unggahan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui akun Instagram resminya @kemendespdt.
    "Kami mengingatkan seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun-akun palsu yang mengatasnamakan Kementerian Desa dan PDT," demikian tulis Kemendes PDT yang dikutip pada 8 Mei 2026.
    Kemendes menyatakan, akun-akun ini sering digunakan untuk penipuan, penyebaran informasi hoaks, dan tindakan merugikan lainnya. Pastikan hanya mengikuti akun resmi kami yang terverifikasi. Selain itu, jangan mudah percaya dengan permintaan data pribadi atau transfer uang.
    "Hati-hati penipuan, kami memperingatkan sobat desa untuk selalu waspada terkait info rekrutmen pendamping desa yang ada, selain dari website resmi Kemendes PDT itu hoax."
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pendaftaran lowongan kerja Pendamping Lokal Desa lewat WhatsApp tidak benar.
    Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal belum menyelenggarakan rekrutmen tenaga pendamping profesional desa atau pendamping desa.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini