• Hoaks, Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Dinas Kesehatan

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim Dinas Kesehatan membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi terbaru bagi lulusan SMA/SMK hingga tenaga profesional.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “New Update” (arsip) pada Rabu (03/06/2026). Unggahan tersebut menuliskan macam-macam posisi yang tersedia dan pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan yang dicantumkan https://pendaftaran14.online-ri.com/.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “LOWONGAN KERJA DINAS KESEHATAN

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Dinas kesehatan membuka beberapa posisi terbaru untuk lulusan SMA/SMK hingga tenaga professional...🤵👰

    📌 Posisi tersedia

    * Tenaga kesehatan

    * Operator Data

    * Petugas pelayanan kesehatan

    *Cleaning service

    *Security

    📌 Kualifikasi: pria/wanita

    * Minimal SMK/SMA/S1

    * mampu bekerja individu maupun tim

    * Jujur dan bertanggungjawab

    📌 Fasilitas dan gaji pokok

    *BPJS KESEHATAN & ketanagakerjaan

    * Bonus & uang lembur

    * Jenjang karir...

    PENDAFTARAN GRATIS SECARA ONLINE.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (04/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 7 likes dan 4 komentar. Kolom komentar dipenuhi pertanyaan masyarakat terkait lokasi Dinas Kesehatan yang membuka lowongan kerja dan kebenaran informasi tersebut.

    Lantas, benarkah tautan tersebut resmi untuk mendaftar lowongan kerja Dinas Kesehatan?

    Baca juga:Lowongan Kerja PT Garam Danantara April 2026 dan Cara Daftar

    Periksa Fakta Pendaftaran Dinkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Di situ ditemukan informasi bahwa akun tersebut sering membagikan informasi terkait lowongan kerja dengan mengarahkan pengunjung untuk mendaftar pada tautan yang sama https://pendaftaran14.online-ri.com/, seperti lowongan kerja Le Minerale 2026 ini.

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukan akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Dinas Kesehatan. Adapun akun Facebook resmi milik Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta memiliki 67 ribu pengikut dan mencantumkan info kontak (021) 3451338, dinkes@jakarta.go.id, dan laman resminya https://dinkes.jakarta.go.id/.

    Lebih lanjut, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar Dinas Kesehatan yang dicantumkan pada bio profil akun. Tautan tersebut mengarahkan pengunjung ke laman bertuliskan “DAFTAR SEKARANG, FORM PENDAFTARAN. Silakan masuk dengan Telegram untuk melanjutkan pendaftaran. Tim kami akan mendampingi proses verifikasi Anda.” Pengunjung diarahkan untuk mengisi data diri berupa nama lengkap sesuai E-KTP, provinsi, jenis kelamin, dan nomor Telegram aktif.

    Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan nama-nama yang telah berhasil melakukan registrasi pada situs tersebut guna meyakinkan pengunjung untuk segera melakukan pendaftaran.

    Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phising.

    Selanjutnya, Tirto mencoba mengecek keaslian tautan yang diklaim untuk mendaftar lowongan kerja di Dinas Kesehatan pada akun Facebook tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukkan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah maupun Kementerian Kesehatan. Tautan tersebut milik CLOUDFLARENET, berlokasi di Ascension Island dengan domain pendaftaran14.online-ri.com, dibuat pada 18 April 2026, dan berlaku selama 3 bulan.

    Melansir laman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pendaftaran lowongan kerja Dinas Kesehatan pada tahun 2026 umumnya dilakukan secara daring melalui portal resmi instansi daerah terkait atau kementerian, seperti portal resmi rekrutmen pemerintah daerah, misalnya untuk wilayah Jakarta melalui Situs Resmi e-Rekrutmen Dinkes DKI atau portal ASN SSCASN untuk formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK.

    Adapun cara melamar pekerjaan di Dinas Kesehatan adalah dengan mendaftar secara online melalui akun masing-masing, caranya sebagai berikut:

    Harus memenuhi persyaratan dan memiliki semua dokumen yang harus diunggah sesuai yang tercantum pada pengumuman.Login jika sudah memiliki akun pada tautan https://rekrutmendinkes.jakarta.go.id/page/login.Jika belum memiliki akun, registrasi dilakukan pada tautan berikut: https://rekrutmendinkes.jakarta.go.id/page/registrasi. Akun akan digunakan selama proses rekrutmen berlangsung, panitia tidak bertanggung jawab terhadap kelalaian pelamar dalam mengelola akun yang mengakibatkan akun menjadi tidak dapat diakses.

    Adapun informasi rekrutmen kerja Dinas Kesehatan (Dinkes) tidak dibuka secara serentak. Pendaftarannya bergantung pada kebijakan masing-masing wilayah kota/kabupaten/provinsi atau instansi pusat seperti Kementerian Kesehatan. Lowongan untuk tenaga medis/kesehatan dan non-medis rutin dibuka sepanjang tahun untuk posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun tenaga honorer/BLUD.

    Dengan demikian, rekrutmen Dinas Kesehatan melalui tautan tidak resmi dan permintaan data pribadi adalah tidak benar dan terindikasi sebagai penipuan.

    Baca juga:Lowongan Kerja PT Garam Danantara April 2026 dan Cara Daftar

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim pendaftaran lowongan kerja Dinas Kesehatan melalui tautan tidak resmi bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tautan yang disertakan tidak berasal dari kanal resmi milik Dinas Kesehatan dan berujung pada permintaan data pribadi. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

    Proses pendaftaran dilakukan melalui portal pendaftaran resmi, sesuai dengan kebijakan masing-masing wilayah (kota/kabupaten/provinsi) atau instansi pusat (seperti Kementerian Kesehatan).

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Sebut Ekonomi Rakyat Makmur Jika Dia Presiden Lagi

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Jokowi menyebut ekonomi rakyat makmur jika dia jadi presiden lagi. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Mei 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
    "Joko Widodo: Jika Saya Jadi Presiden Lagi Ekonomi Rakyat Makmur Tidak Ada Lagi Rakyat Kelaparan Dan Buka 15 Juta Lapangan kerja Buat Rakyat"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Tongseng kata Orang Belanda Nggilani"
    Lalu benarkah postingan artikel Jokowi menyebut ekonomi rakyat makmur jika dia jadi presiden lagi?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah laman Gelora News dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "Negara Tidak Boleh Kalah dari Jokowi".
    Dalam artikel asli sama sekali tidak membahas pernyataan Jokowi jika dia menjadi presiden lagi. Artikel asli membahas opini dari pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah terkait kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel Jokowi menyebut ekonomi rakyat makmur jika dia jadi presiden lagi adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Eks Wamen Imigrasi Setor Uang Jatah Preman 80 Miliar ke Jokowi

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyetor uang jatah preman 80 miliar pada mantan Presiden Jokowi. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Juni 2026.
    Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
    "Wakil Menteri Imigrasi sebut Setor Uang Ke Mantan Presiden Joko Widodo Dua Milyar Dalam satu bulan Jatah Preman Total Semua Yang Sudah Saya Setor 80 Milyar Kaesang Ada Waktu itu di Solo Saksinya Saya Menyerahkan Uang"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Bernyanyi Dengan Merdu"
    Lalu benarkah postingan artikel eks Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim menyetor uang jatah preman 80 miliar pada mantan Presiden Jokowi? 
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah laman Gelora News dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "Dari Wamen hingga Kepala Imigrasi, Ini 8 Pejabat yang Jadi Tersangka OTT KPK".
    Dalam artikel asli sama sekali tidak membahas pernyataan Silmy Karim terkait pemberian uang pada mantan Presiden Jokowi. Artikel asli membahas daftar pejabat yang menjadi tersangka OTT KPK.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel eks Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim menyetor uang jatah preman 80 miliar pada mantan Presiden Jokowi adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran BLT UMKM 2026 Rp 5 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link atau tautan pendaftaran untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (BLT UMKM) 2026 sebesar Rp 5.000.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 1 Juni 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "BLT UMKM 2026"
    Postingan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "KEMENTERIAN UMKM
    BLT UMKM BANTUAN 5 JUTA
    UNTUK SEMUA PELAKU UMKM
    USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH
    Kabar gembira untuk para UMKM, tahun ini telah diluncurkan program BLT UMKM yakni bantuan terhadap seluruh pegiat UMKM dengan nominal sebesar Rp5.000.000-,
    TERBUKA LUAS UNTUK SELURUH MASYARAKAT INDONESIA
    DAFTARKAN & NIKMATI PROGRAM BLT"
    Unggahan disertai menu daftar. Saat menu tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama lengkap dan nomor telepon.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran BLT UMKM 2026 sebesar Rp 5 juta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BLT UMKM 2026 sebesar Rp 5 juta. Penelusuran mengarah pada unggahan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akun Instagram resminya yakni @kementerianumkm.
    Dalam unggahan dijelaskan, informasi berisi konten terkait BLT UMKM, bantuan Rp 5 juta untuk semua pelaku UMKM yang beredar di media sosial merupakan hoaks.
    "Unggahan tersebut tidak benar dan terindikasi penipuan," tulis Kementerian UMKM yang dikutip pada Jumat 5 Juni 2026.
    Kementerian UMKM tegas menyatakan, tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM ataupun dari pemerintah.
    Kementerian UMKM menyampaikan saat ini banyak beredar informasi palsu melalui berbagai saluran. Modus yang sering digunakan pelaku yakni meminta masyarakat mengisi data pribadi melalui formulir/link tidak resmi. Selain itu, menjanjikan bantuan, hibah, atau program pemerintah yang sebenarnya tidak ada.
    "Harap hati-hati dan bijak dalam menggunakan data pribadi. Informasi resmi hanya melalui kanal media sosial Kementerian UMKM dan website resmi umkm.go.id," demikian tulis Kementerian UMKM.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran BLT UMKM 2026 sebesar Rp 5 juta tidak benar dan merupakan hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini